PELAYANAN TERPADU NAGARI,MENDEKATKAN WARGA DENGAN BPJS KESEHATAN

Iklan Semua Halaman

PELAYANAN TERPADU NAGARI,MENDEKATKAN WARGA DENGAN BPJS KESEHATAN

Admin Minangkabau
14 February 2019

Solok  -- BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Solok melaksanakan kegiatan Pelayanan Terpadu Nagari di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, melalui MCS (Mobile Customer Service) yang parkir di Kantor Walinagari mulai pukul 9.00 WIB - 15.00 WIB, Rabu (13/02).

Kegiatan ini dilakukan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat nagari terkait pelayanan BPJS Kesehatan di 4 Pelayanan yaitu , Pendaftaran Peserta, Penerimaan Pembayaran Iuran, Pemberian Pelayanan Informasi dan Sosialisasi serta WTA (Walk Through Audit) kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yg berobat di Puskesmas.

“Sebelum kunjungan ke sini, Pihak BPJS Kesehatan memberikan data peserta yang menunggak untuk diinformasikan ke warga agar membayar serta memberikan syarat-syarat mendaftar Mandiri dan memberikan data peserta yang datanya belum lengkap berupa NIK atau nomor HP, ” ujar Walinagari Paninggahan, Yoserizal.

Yoserizal mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan ini  karena langsung terjun ke lapangan jemput bola pada masyarakat.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Solok, Neri Eka Putri menyampaikan pada kegiatan yang berlangsung selama 5 jam ini, disambut masyarakat dengan cukup antusias untuk mendaftar. Namun banyak terkendala karena belum mempunyai buku tabungan untuk autodebet, atau Kartu Keluarga (KK) yang belum tersinkronisasi ke  Dinas Pencatatan Sipil (Capil).

“Banyak yang balik lagi untuk membuat buku tabungan terlebih dahulu, atau malah tabungannya tidak cukup saldo. Tapi ada juga 5 KK atau 14 jiwa yg berhasil mendaftar, dan ada 5 KK juga yg datang utk melakukan pembayaran,” ujar Neri.

Selain 3 kegiatan tersebut,  Pelayanan Terpadu Nagari ini juga disinergikan dengan kegiatan WTA kepada peserta yang mendapatkan pelayanan di Puskesmas Paninggahan.

“Kami juga memberikan pelayanan informasi langsung berupa sosialisasi singkat pada warga yang berkumpul sambil menunggu antrian, sekitar 38 orang yang ikut PIL tersebut,” ujar Neri sambil menyusun berkas pendaftaran.

Walinagari Paninggahan juga menyampaikan akan segera mendaftarkan perangkatnya beserta keluarga yang berjumlah 20 pegawai ke BPJS Kesehatan apabila anggaran tahun 2019 sudah turun, selambatnya Maret 2019 ini.

“Perangkat Nagari juga harus didaftarkan JKN- KIS sebagai Peserta Penerima Upah (PPU), nanti akan kita daftarkan  ke BPJS Kesehatan Kabupaten Solok,” ujar Yoserizal.

Salah seorang warga Nagari Paninggahan, Syafrudin, yang datang untuk pendaftaran juga sangat senang dengan adanya BPJS Kesehatan hadir di Kantor Walinagari.

“Sudah lama saya mau mendaftar BPJS ini, tapi jarak yang cukup jauh ke kantornya jadi mengurungkan niat saya mendaftar karena kendaraan tidak ada, angkutan umum pun susah. Alhamdulillah dengan hadirnya BPJS disini, kami warga sangat terbantu, sudah saya siapkan buku tabungan saya untuk autodebet, termasuk warga banyak terbantu dalam hal membayar tidak perlu jauh-jauh ke Kantor Pos,” begitu ungkapnya.

Walinagari Paninggahan berharap agar kegiatan Pelayanan Terpadu Nagari ini rutin dilaksanakan dan berkesinambungan untuk semua nagari di wilayah Kabupaten Solok, karena memudahkan warga dalam mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan.

Hal ini juga sejalan dengan salah satu fokus utama BPJS Kesehatan Cabang Solok untuk meningkatkan kepuasan peserta JKN-KIS. (Nal)