Padangpanjang Canangkan GNSTA dan Launching Aplikasi TAMBO

Iklan Semua Halaman

Padangpanjang Canangkan GNSTA dan Launching Aplikasi TAMBO

14 March 2019


Padangpanjang – Bangun kesadaran seluruh elemen dalam pengelolaan arsip, Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) dan launching aplikasi TAMBO (Penataan Arsip Masyarakat dan OPD Berbasis Online), di Auditorium Mifan Waterpark & Resort, Kamis (14/3).

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Dr. Mustari Irawan, MPA yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa gerakan itu guna membangun kesadaran tentang pentingnya tertib mengelola arsip. 

“Penyimpanan dan pengelolaan arsip yang baik merupakan bagian penting dari pencapaian kinerja instansi atau organisasi, selain itu juga untuk melihat hasil kinerja pada masa sebelumnya,” ucap Mustari Irawan.

Untuk Kota Padangpanjang, sebut Mustari Irawan, arsiparis masih terbilang kurang. Karena saat ini Kota Padangpanjang hanya memiliki satu arsiparis. Kedepan pihaknya berharap, arsiparis harus dimiliki disetiap OPD.

“Arsiparis di Kota Padangpanjang saat ini masih kurang, karena baru memiliki satu arsiparis. Dengan itu kedepan, kami berharap arsiparis itu tidak hanya satu melainkan juga harus dimiliki di setiap OPD," paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Padangpanjang H. Fadly Amran, BBA mengatakan bahwa pihaknya akan berkomitmen menaikkan level dan standar kearsipan di Kota Padangpanjang. Dimana pada kesempatan itu, ditandai dengan penandatanganan komitmen seluruh OPD untuk membenahi pengarsipan di lingkungan Pemko Padangpanjang.

“Hal ini tidak sebatas komitmen diatas kertas saja, tetapi ini sebuah pemahaman bagi kita, bahwa Kota Padangpanjang siap untuk menaikkan level dan standar kearsipan di Kota Padangpanjang,” papar Fadly.

Sementara itu, terkait aplikasi TAMBO, Fadly mengatakan, untuk penyampaian arsip-arsip oleh OPD akan lebih dipermudah, yakni dengan tidak perlu datang ke dinas untuk meyampaikan arsip-arsipnya. “Dengan pengolahan dan pemaksimalan pemakaian dari aplikasi ini, kita berharap kearsipan kita lebih baik kedepannya,” jelasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padangpanjang Alvi Sena, ST, MT menambahkan bahwa pada bulan Desember 2018 lalu, pihaknya telah melakukan penilaian terhadap OPD mengenai tata kelola arsip secara internal.

"Alhamdulillah ada tiga OPD yang kami beri penghargaan melalui penilaian tersebut meskipun nilai yang diharapkan belum memuaskan," sebutnya.

Tiga OPD tersebut yakni, terbaik pertama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan kategori cukup, peringkat kedua Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan kategori kurang, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan kategori kurang.

Usai memberikan penghargaan kepada 3 OPD tersebut, Kepala ANRI didampingi Wakil Walikota Padangpanjang, Drs. Asrul dan rombongan meninjau RSUD Padangpanjang peraih terbaik pertama dalam pengelolaan arsip. (Del)