Berantas Pungli

Visit Minangkabau

Aliansi Media Online Indonesia

Aliansi Media Online Indonesia

Literasi Sekolah

Danny Dan Putri Didaulat Menjadi Uda - Uni Duta Wisata Kota Sawahlunto

Diposkan oleh On Sunday, July 15, 2018



Sawahlunto - Malam Puncak pemilihan Uda-Uni Sawahlunto 2018 digelar di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), Sabtu (14/7). Danny Herisma Putra (24) dan Putri Nurhasanah (19) didaulat menjadi Uda dan Uni Duta Wisata Kota Sawahlunto terpilih.

"Diluar Ekspektasi saya, saya tidak menyangka akan terpilih, karena mendaftar saja sudah dihari terakhir," ujar Danny Uda Sawahlunto kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Putri Nurhasanah Uni Sawahlunto terpilih mengaku sangat terkejut serta bersyukur akan penghargaan yang diraihnya. "Alhamdulillah, bersyukur sekali bisa menjadi Uni Sawahlunto 2018, semoga bisa membanggakan orang tua dan Kota Sawahlunto kedepannya", ungkap Mahasiswa tingkat 2 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Bunghatta ini.

Sebelumnya, pada malam grand final tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Sawahlunto, Efriyanto dalam sambutannya, menyampaikan, ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan generasi yang positif nan terhindar dari pengaruh negatif perkembangan zaman.

"Saya harap dengan terpilihnya Uda Uni Sawahlunto tahun 2018 ini dapat menjadi teladan yang baik pada generasi berikutnya," ujarnya.

Ditambahkan Sekretaris Daerah Sawahlunto, Rovanly Abdams dalam sambutannya mengharapkan pada Uda Uni Sawahlunto terpilih untuk bisa menguasai seluruh wisata Sawahlunto agar dapat mempromosikan pada orang luar, baik Nasional maupun Internasional.



"Nilai jual yang cukup tinggi di Sawahlunto ini adalah dengan banyaknya peninggalan sejarahnya yang tidak dipunyai daerah lain. Saya harap uda uni terpilih dapat menguasainya untuk bisa mempromosikan pada orang luar," harap Sekda. 

Ditegaskan, jadilah uda uni yang tidak hanya menjadi duta wisata saja namun bisa menjadi bagian dari seluruh OPD yang ada di Sawahlunto.

Ada lima orang juri dalam pemilihan tersebut diantaranya, Wulan Maya Sari anggota Dewan Sawahlunto, Yogi Afriandi ketua ikatan Uda Uni Sumbar, Alamsyah Damara Fajar Ketua Asosiasi Duta Wisata Nasional, Yusmanto juri Agama Adat dan Istiadat dan Susilo Abdi Piliang juri bagian Public Speaking. (Dyko)

TAJUK PASBANA : " Hari Pertama Sekolah, Momentum Emas Untuk Masa Depan Anak "

Diposkan oleh On Sunday, July 15, 2018

Mengantar anak di hari pertama sekolah ( foto : istimewa)

PASBANA.com -- Hari pertama masuk sekolah untuk Tahun Ajaran baru secara nasional dilaksanakan mulai Senin besok ( 17/07 ) . Dan tahun 2018 ini , Kemdikbud mensosialisasikan sebuah  tema dalam tahun ajaran 2018/2019 yaitu " Kita Indonesia Kita Berkarakter Sejak Hari Pertama Sekolah."


Tema ini sesuai dengan program pendidikan berkarakter yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Dan untuk memudahkan pelaksanaanya, Kemdikbud menuangkan protapnya dalam Permendikbud RI Nomor 18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.

Kita sama-sama berharap banyak dengan Hari pertama mengenal lingkungan sekolahnya, dapat menekan angka kenakalan di kalangan remaja secara signifikan. Dan ini butuh peranan dari orang tua dan seluruh elemen masyarakat.
Sekolah adalah wasilah atau sarana. Perhatian, dukungan dan empati seluruh elemen pendidikan bangsa sangat diperlukan.

Orang tua memiliki andil besar dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter. Wujud yang sederhana adalah meluangkan waktu untuk mengantar anak di hari pertama nya sekolah setelah liburan panjang, besok hari.

Komunikasi perlu dijalin antara orang tua dan guru serta pihak sekolah. Memang ada sarana komunikasi yang mudah saat seperti halnya dengan menggunakan grup WhatsApp atau telegram,  yang didalamnya menampung ortu / wali murid dengan sang guru.

Namun pertemuan tatap muka tetap belum bisa digantikan sepenuhnya dengan kemudahan teknologi tadi.

Dengan meluangkan waktu untuk mengantar anak sekolah di hari pertama sekolah, Kita telah memulai momentum emas bagi masa depan anak-anak kita.

Dan orang tua bisa memastikan bahwa anak-anaknya telah mendapatkan hak pendidikan seperti yang dijamin UU.

Begitu pula sebaliknya, secara hubungan manusiawi guru juga mendapatkan chemistry-nya dengan orang tua dan wali murid. Sehingga bisa mengevaluasi sejauh mana keberhasilan dari proses belajar mengajar dengan sang murid selama di sekolah.

Memandang pentingnya memaksimalkan momentum di hari pertama sekolah ini, Kepala Daerah dan pihak-pihak terkait hendaknya bisa ikut mendukung dengan kebijakan dalam bentuk semacam edaran atau dispensasi terbatas bagi orang tua murid untuk mengantar anaknya ke sekolah.

Dukungan nyata telah ditunjukkan oleh Gubernur DKI Anis Baswedan dengan menghimbau orang tua murid untuk meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah di hari pertama sekolah.

Inyong Budi



Berikut video Gubernur DKI Anis Anis Baswedan bagi Orang tua murid agar mengantar anak ke sekolah di hari pertama sekolahnya ;

PSBS Lolos Babak Berikutnya, Setelah  Tekuk PS Batang Anai 2- 0

Diposkan oleh On Sunday, July 15, 2018


BATUSANGKAR -- Bertindak sebagai tuan rumah, PSBS langsung mengambil inisiatif menyerang semenjak menit awal. Batang Anai yang juga harus menang untuk lolos, melayani permainan terbuka PSBS.

Silih berganti serang dibangun kedua tim baik dari sisi tengah maupun memanfaatkan lebar lapangan, namun selalu kandas di pertahanan masing-masing tim.

Menit ke 30 babak pertama, peluang emas diraih PSBS dari sepakan keras mendatar yang dilesatkan Frans Naldi berhasil ditangkap dengan sempurna kiper Batang Anai.

Mendapat peluang itu, PSBS semakin bernafsu untuk mencetak gol, dibuktikan 3 menit berselang, Frans kembali mendapat peluang dalam kotak pinalti Batang Anai, sayang tendangannya masih menyamping di sisi kanan gawang Ravi Alvarez.

Akhirnya, 2 menit menjelang babak pertama usai, melalui umpan terukur pemain nomor 7 Anggel Prakastia kepada Wiraya Aria dan berhasil mengelabui dua bek Batang Anai, dengan tenang menceploskan si kulit bundar ke sisi kiri gawang tanpa berhasil dijangkau kiper Batang Anai.

Di babak kedua, usai mendapat suntikan moril Bupati Irdinansyah pada masa jeda, PSBS tetap mengambil inisitaif serangan sejak menit awal.

Serangan yang dibangun anak-anak PSBS dari sisi kanan pertahanan Batang Anai kembali mengancam gawang Batang Anai. Tendangan keras striker PSBS Aria dengan nomor punggung 18 ini melambung tinggi melewati mistar gawang dan skor tetap tidak berubah.

Perjuangan dan usaha keras anak asuh Rahman Ardi akhirnya terbayar lunas, melalui aksi pemain pengganti Ramzil Huda dalam kotak pinalti terpaksa dihentikan pemain belakang Batang Anai, tanpa ragu wasit Alex Sandra meniup pluit untuk memberi pinalti untuk PSBS.

Ramzil yang langsung menjadi algojo pinalti menunaikan tugas dengan baik, tendangan keras ke sudut kiri tak bisa dijangkau Ravi Alvarez. Skor berubah 2-0, dan tidak berubah hingga wasit meniup pluit.

Pelatih PSBS Rahman Ardi yang didampingi Manajer Tim Pitondri kepada Humas menyampaikan hasil positif diraih berkat semangat dan perjuangan yang tidak kenal lelah yang ditujukkan anak asuhnya di lapangan.

“Alhamdulillah hari ini kita lolos, kami bangga melihat semangat dan perjuangan anak-anak yang tidak kenal lelah,” sampai Rahman.

Untuk target selanjut Rahman katakan akan mempersiapkan tim lebih baik lagi, menutup sisi-sisi yang masih lemah. “Melihat semangat dan daya juang yang luar biasa, Insya Allah target masuk ke babak final akan bisa diraih,” ucapnya optimis.

Sementara Bupati Irdinansyah sampaikan ucapan selamat kepada tim PSBS atas kemenangan yang mengantarkan ke babak berikutnya. “Selamat atas kemenangan yang diraih, terus persiapkan diri lebih baik lagi untuk menghadapi perjuangan yang lebih berat,” pesan bupati yang juga langsung mengucurkan bonus kepada tim.

Di pertandingan sebelumnya Gasliko Lima Puluh Kota berhasil mengandaskan perlawanan Pasaman Barat dengan skor 3-0, sehingga meraih poin 6 dan juga lolos sebagai salah satu tim dari 2 tim terbaik di bawah juara grup A Semen Padang dan runner grup A PSBS Batusangkar.

Dari grup B, melaju Juara Grup Persiju dan Runner up Persepak dan Persikopa peringkat ketiga, serta PSP grup C Juara dan Runner up PSKA. (Hp/eri)

Pastikan Efisiensi Pembangunan, Bupati Irdinansyah Lakukan Monev Pelaksanaan Pembangunan Triwulan II

Diposkan oleh On Sunday, July 15, 2018


Tanah Datar -- Guna memastikan pelaksanaan kegiatan pembangunan kondisi Triwulan II tahun anggaran 2018 berjalan sesuai rencana, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Wakil Bupati Zuldafri Darma memimpin rapat monitoring evaluasi yang dilaksanakan di Aula kantor Bupati, Jum’at (13/07/2018).

Bupati sampaikan dalam rangka efisiensi dan efektifitas proses pembangunan dan penggunaan anggaran di Kabupaten Tanah Datar, yang perlu mendapat perhatian adalah proses pelaksanaan dan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan.

“Saat ini kita sudah memasuki triwulan III sehingga perlu percepatan dalam pelaksanaan kegiatan fisik maupun non fisik terutama kegiatan yang bersifat strategis,” harapnya kepada seluruh kepala OPD, Kabag dan Camat yang hadir.

Menanggapi laporan Sekda Hardiman tentang realisasi anggaran sampai triwulan II yang sudah memakai aplikasi e-monev dari Bagian Adiministrasi Pembangunan, di mana angka kumulatif realiassi belanja, fisik sebesar 45,90 persen dan keuangan 29,2 persen, bupati sampaikan secara umum kemajuannya sudah cukup baik.

Namun untuk realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) masih jauh dari target yang ditetapkan, realisasi fisik sebesar 19,87 persen dan realisasi keuangan masih 3,27 persen  (Rp. 3,586 Milyar), hal ini disebabkan beberapa kegiatan masih tahap tender ataupun sudah ada pemenang tender tapi belum tanda-tangan kontrak.

“Kepada kepala OPD pengelola Dana DAK saya ingatkan bahwa DAK ini dialokasikan untuk membantu daerah mendanai kebutuhan fisik sarana dan prasarana dasar yang merupakan prioritas nasional, maka perlu menjadi perhatian untuk percepatan penyerapan anggaran apalagi capaian DAK tahun ini akan berdampak pada program DAK tahun mendatang,” tegas bupati.

Dipesankan juga sesuai Permenkeu 112/PMK.07/2017 tentang perubahan atas Permenkeu 50/PMK.07/2017 tentang pengelolaan trasfer ke daerah dan dana desa, bahwa penyaluran DAK fisik perbidang untuk tahap I paling lambat 21 Juli 2018 dengan persyaratan Perda APBD, laporan Realisasi Output TA/triwulan sebelumnya, kontrak kegiatan dan rencana Kegiatan (RK).

Bupati juga ingatkan kepada seluruh OPD dan semua pihak yang terlibat dalam proses pelaksanaan kegiatan, PA/KPA, PPK, Bendaharawan, PPTK,  Pokja ULP, Pejabat Pengadaan harus mempedomani peraturan yang berlaku dan aturan yang mengikat lainnya.

Lebih lanjut disampaikan, “Kepala OPD harus lakukan monitoring dan evaluasi di masing perangkat daerah untuk antisipasi permasalahan dan jika ada permasalahan segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait dan pimpinan secara berjenjang,” ucap bupati lagi.

Sementara Wakil Bupati Zuldafri Darma harapkan koordinasi dan kerjasama antar OPD berjalan dengan baik dan lancar. “Tanpa koordinasi dan kerjasama yang baik antar OPD, mustahil program/kegiatan yang telah direncanakan dalam akan tercapai baik sesuai target akhir tahun maupun akhir RPJMD Tanah Datar 2016-2021,” ucap Wabup.

Tidak kalah pentingnya Wabup Zuldafri ingatkan perlu dijalin komunikasi dan kerjasama yang baik di masing-masing OPD. “Mustahil pelaksanaan program/kegiatan di masing OPD akan berjalan sesuai target jika tidak didukung suasana kondusif dan kuncinya terbangun komunikasi yang lancar serta terjalinnya hubungan baik pimpinan OPD bersama dengan seluruh pejabat dan staf di lingkungan masing-masing,” tegasnya lagi.

Turut hadir pada kesempatan itu Staf Ahli Bupati dan Asisten di lingkungan pemerintah Kabupaten Tanah Datar. (Hp/Eri)

Bupati Irdinansyah dan Wabup Zuldafri Berikan Tanggapan Terkait LPj APBD 2017

Diposkan oleh On Sunday, July 15, 2018


BATUSANGKAR -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanah Datar membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tetang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2017 untuk dijadikan Peraturan Daerah.

Proses pembahasan Ranperda  kali ini dengan agenda jawaban dan tanggapan dari Bupati Tanah Datar terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Tanah Datar atas penyampaian Nota Penjelasan Bupati Tanah Datar tetang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017.

Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Anton Yondra dan dihadiri Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wakil Bupati  Zuldafri Darma beserta Kepala OPD,  Camat dan Wali Nagari se Tanah Datar, Ormas dan lainnya, di ruang sidang DPRD setempat, Jum’at (137) di Pagaruyung.

Bupati Irdinansyah Tarmizi sebelum menyampaikan jawaban atas pemandangan sembilan fraksi yang disampaikan pada sidang terdahulu, ia sampaikan ucapan  terima kasih kepada pimpinan sidang yang telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan terhadap masukan dan sumbangan pemikiran maupun pertanyaan terhadap rancangan Perda tentangPertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017.

Selanjutnya Irdinansyah menyampaikan, setelah mempelajari pernyataan, pertanyaan, harapan dan saran yang dikemukakan oleh sembilan fraksi pada sidang sebelumnya, ia akan menyampaikan tanggapan ataupun jawaban Bupati Tanah Datar yang termuat dalam 38 halaman.

Menjawab pertanyaan tentang realisasi pendapatan daerah, bupati sampaikan pada tahun 2017 pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1.263 milyar, dengan realisasi sebesar Rp1.224 milyar (96,62%), terdiri dari Pendapatan Asli Daerah  yang ditargetkan sebesar Rp166.564 milyar dengan realisasi sebesar Rp172.812 milyar (103,75%), jelas bupati.
Selanjutnya menjawab pertanyaan dari fraksi Partai Hatinurani Rakyat tentang rendahnya realisasi belanja modal khususnya belanja tanah. Ia jelaskan secara umum belanja pada tahun anggaran 2017 yang ditargetkan sebesar Rp1.176 milyar direalisasikan sebesar Rp1.052 miliyar atau sebesar 89,48%.

“ Khusus untuk belanja tanah dari yang ditagetkan Rp3.566 miliyar teralisasi Rp672.490 miliyar (18,86%) dapat dijelaskan bahwa belanja modal tersebut terdapat pada dua perangkat daerah yaitu Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga yang berlokasi di samping Istano Basa Pagaruyung  yang masih terkendala kesepakatan harga dengan pemilik tanah dan Kantor Camat X Koto yang direncanakan untuk pembanguan kantor camat berlokasi di Jorong Koto Tuo Nagari Panyalaian yang tekendala dengan lokasi tersebut merupakan kawasan lahan pertanian pangan berkelanjutan," jelasnya.

Selanjutnya Wabup Zuldafri membacakan jawaban tertulis bupati yaitu dari   fraksi partai Gerindra Afrizal Moetwa, fraksi partai PPP dengan Hafitrizal, dari fraksi partai Demokrat, Nurhamdi Zahari, fraksi partai PDIP Afriman, fraksi partai PAN dengan Ali Muhar, fraksi partai PKS dengan juru bicara Istiqlal dan fraksi partai Bintang Nasdem dengan juru bicara Rasman.

Diakhir jawaban dari kesembilan fraksi bupati juga sampaikan kami sudah berupaya seoptimal mungkin menyajikan dalam bentuk data dan informasi yang valid dengan mengacu kepada kondisi objektif yang ada dan sebaliknya kami menyadari mungkin masih terdapat kelemahan dan kekurangan dalam memberikan jawaban dan keterangan ini.

Sementara itu Ketua DPRD Anton Yondra katakan, untuk lebih efesien dan efektifnya pembahan ranperda tersebut, sesuai dengan rekomendasi badan musyawarah DPRD pembahasan dilanjutan dengan kajian analisa sesuai PP Nomor 12 tahun 2018 tentang Penyusunan Tata tertib DPRD kabupaten Kota, dengan waktu yang belum ditentukan, ucapnya. (Hp/Eri)

Dicintai Rakyat, Inilah Sosok Kapolda Sumbar Menurut BPI KPNPA RI

Diposkan oleh On Sunday, July 15, 2018



Solok – Tidak memposisikan dirinya sebagai pimpinan, tapi menempatkan diri sebagai mitra bagi seluruh jajaran di Polda Sumbar, publik Sumbar memberikan apresiasi positif terhadap kinerja Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Drs. Fakhrizal. M.Hum


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar Jum'at (13/7) kemarin, di Mapolda Sumbar. “Selain itu, Irjen Pol Fakhrizal juga berhasil menjaga situasi kamtibnas di Sumbar, ini prestasi yang luar biasa,” kata Sukendar.

Menurut Sukendar, Irjen Pol Fakhrizal merupakan pribadi yang tegas terutama dalam penegakan hukum, baik kepada masyarakat maupun anggotanya yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum.

“Karena ia pernah menjadi Karo (Kepala Biro) Paminal Divisi Propam Mabes Polri. Pengalaman ini membentuk sikapnya yang tanpa pandang bulu dalam melakukan penegakan hukum sesuai dengan Program Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) Kapolri,” tegas Sukendar. 

Sukendar menambahkan, Irjen Pol Fakhrizal juga gemar turun ke lapangan untuk mendengar, melihat dan menyikapi secara tegas dan cepat semua persoalan yang terjadi di wilayah hukum Polda Sumbar.

“Jadi tidak heran kalau banyak permasalahan hukum yang menahun tidak tuntas, bisa tuntas di tangan Irjen Pol  Fakhrizal, apalagi permasalahannya menyangkut masyarakat kecil, ini bisa dibuktikan,” kata Sukendar.


Rahmad Sukendar mengungkapkan, bahwa survey yang telah dilakukan oleh Tim BPI KPNPA RI, banyak masyarakat Sumatera Barat di pedesaan dan perkotaan malah justru mengharapkan sosok Irjen Pol Fakhrizal nantinya dapat melanjutkan tugasnya sebagai Gubernur Sumatera Barat periode ke depan. Namun, sepertinya figur perwira polisi itu masih sangat diperlukan di Institusi Polri.

“Masyarakat beralasan karena beliau dekat dengan rakyat kecil, sering juga membantu masyarakat kecil.  Jarang seorang kapolda bisa seperti beliau yang membuka ruang untuk dapat dijumpai semua lapisan masyarakat,” sambung Sukendar.

Lebih lanjut Sukendar mengatakan, irjen Pol Fakhrizal merupakan salah satu penerima BPI KPNPA RI Award yang di selenggarakan di Hotel Santika Pada awal januari 2017 lalu, dalam hal kecakapan dan kinerjanya, serta bersih dari Korupsi selama menjabat sebagai Pimpinan Polri di Polda Kalimantan Tengah dan Sumatra Barat.

Kapolres Solok Kota, AKBP. Dony Setiawan SIK, MH juga menyampaikan. “Intinya Irjen  Pol Fakhrizal M.Hum adalah sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan menjadi tempat masyarakat mengadu, dicintai masyarakat dan bawahannya,” pungkas Dony melalui pesan singkatnya di handphone (15/7). (Del/Nal)

Wine Coffee , Sensasi Kopi Bercitarasa Anggur

Diposkan oleh On Sunday, July 15, 2018

Foto : Gloopic
  
Pasbana.com --. “Sangat menakjubkan! Serasa bukan minum kopi karena rasa buah seperti berry muncul dalam setiap seruputannya,” ujar Irfan Rahadian . 

Penggemar kopi di Bandung, Jawa Barat, itu mengatakan baru saat itu, 2016 menemukan cita rasa minuman kopi yang unik dan eksklusif. Tak heran banyak orang yang menjuluki minuman yang baru saja ia habiskan itu sebagai wine coffee alias kopi bercita rasa anggur.

Keberadaan kopi bercita rasa anggur itu tak terlepas dari Sabirin RB. Sabirin mengatakan, sensasi rasa ini berasal dari kulit kopi yang terfermentasi selama masa pengolahan. Kulit kopi yang tumbuh di ketinggian di atas 1.500 meter di atas permukaan laut itu lebih tebal dan lebih banyak mengandung nutrisi dibanding dengan kulit kopi yang tumbuh di daerah yang lebih rendah. 

Sensasi rasa anggur dari kulit kopi yang terfermentasi itulah yang meresap ke dalam biji kopi olahan sabirin. Sebab, biji kopi memang sangat sensitif pada aroma di lingkungannya.
 
Sebenarnya wine coffee bukanlah suatu yang baru untuk industri kopi. Tapi banyaknya pertanyaan mengenai kopi jenis ini membuat saya akhirnya menulis sekilas tentang wine coffee. 

WINE dan kopi adalah dua hal yang sangat berbeda. Wine terbuat dari anggur sedangkan kopi adalah kopi. Kemudian apa pula wine coffee itu? Wine coffee sendiri adalah jenis proses pascapanen yang dialami kopi tersebut dan melahirkan sebuah (yang katanya) cita rasa unik menyerupai aroma wine

Dengan kata lain wine coffee juga bisa disebut dengan coffee fermented atau kopi yang mengalami proses fermentasi sebelum menjadi biji kopi.


Lalu apakah semua kopi bisa diproses menjadi wine coffee? 

VBerdasarkan ngobrol singkat dengan seorang petani asal Takengon (yang meminta tak disebutkan namanya), menurutnya kopi yang baik untuk diproses menjadi wine coffee adalah kopi yang ditanam di atas ketinggian at least 1500 mdpl. 

Kenapa harus di ketinggian tertentu, karena (katanya) semakin tinggi kopi ditanam maka akan semakin banyak getahnya. 

Sedangkan jenis kopinya bisa apa saja peaberry juga bisa asal kualitasnya baik. Ceri kopi yang dipilih haruslah ceri merah penuh dan memang harus siap panen betul.

foto : supplement-geek.com


Setelah pemilihan ceri merah kopi, selanjutnya ceri kopi ini akan mengalami dry process yang hampir mirip dengan natural process yaitu penjemuran langsung hingga ceri kopi tersebut mengering secara alami. 

Jika natural process kira-kira memakan waktu penjemuran selama dua minggu, maka wine coffee memakan waktu 30 – 60 hari (tergantung cuaca juga). 

Proses penjemurannya memang sengaja lebih panjang karena petani percaya bahwa semakin lama dijemur, maka ceri akan semakin melekat dengan biji kopi. Dan itulah yang kelak mengeluarkan rasa dan aroma wine.

Di Indonesia sendiri sudah banyak perkebunan kopi yang menerapkan proses wine coffee ini. Tak hanya di Nanggroe Aceh Darussalam dan sekitarnya, di Sumatera Utara, di Jawa dan pulau-pulau lain sudah ada wine coffee. 

Menurut petani, harga wine coffee ini lebih tinggi dari harga kopi lain karena memang prosesnya yang terbilang sulit dan memakan waktu yang lama. Wine coffee ini punya penikmat sendiri dan banyak penggemarnya juga.

Lalu bagaimana dengan rasanya?Men Menurut yang pernah mencoba wine coffee dari Takengon dan menurutnya rasanya cukup unik meski tak terlalu mirip wine beneran. Segar, asam dan berbeda saja sensasinya. Mungkin kamu punya pengalaman minum wine coffee juga?


Dihimpun dari berbagai sumber (*


HUKRIM

Lowongan Kerja

OPINI KITA

Video Moment

INSPIRASI KEHIDUPAN

MEDIA PARTNER