Notification

×

Iklan

Iklan

Dharmasraya Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Asap Masih Mengganggu Warga

Jumat, 11 September 2026 | 09:14 WIB


Dharmasraya, pasbana - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai 10 hingga 24 September 2026. Kebijakan ini diambil ketika kualitas udara di sejumlah wilayah masih berada dalam kategori tidak sehat akibat kabut asap.

Keputusan tersebut disepakati dalam rapat Forkopimda pada Kamis (10/9/2026), sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas. Pemkab mencatat 64 titik hotspot di Dharmasraya sejak Agustus hingga 9 September 2026.

Kondisi udara menjadi perhatian serius. Pada 9 September, hasil pemantauan ISPU menunjukkan kategori tidak sehat sehingga Pemkab mengalihkan pembelajaran PAUD hingga SMP ke sistem daring pada 10–11 September. 

Di Pulau Punjung, kualitas udara juga masih tercatat tidak sehat pada 10 September. Pemantauan menunjukkan kabut asap masih menyelimuti kawasan tersebut.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengatakan pemerintah tidak ingin menunggu situasi memburuk sebelum bertindak. Karena itu, Satgas Karhutla diperkuat hingga tingkat nagari, termasuk 52 satgas nagari, untuk melakukan patroli dan deteksi dini.

Respons lapangan juga diperkuat dengan penambahan peralatan pemadaman serta koordinasi lintas sektor. Sementara itu, aparat kepolisian menyelidiki karhutla yang membakar sekitar 30 hektare lahan di Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh. 

Selain pemadaman dan penegakan hukum, pemerintah menyiapkan rehabilitasi kawasan terbakar agar lahan tidak kembali dimanfaatkan secara ilegal setelah kebakaran.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update