Padang Panjang, pasbana— SMP Muhammadiyah Padang Panjang menghadirkan terobosan baru dalam pelaksanaan pembagian rapor Asesmen Tengah Semester (ATS) genap tahun ajaran 2025/2026. Untuk pertama kalinya, kegiatan yang lazim digelar di lingkungan sekolah itu dipindahkan ke Hotel Muhammadiyah A. Muin Saidi, Selasa (28/4), guna menciptakan suasana yang lebih representatif dan berkesan bagi siswa maupun orang tua.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan wali murid dengan antusias tinggi. Suasana hotel yang nyaman, tertata rapi, serta didukung fasilitas yang memadai memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pembagian rapor pada umumnya.
Kepala SMP Muhammadiyah Padang Panjang, Abril, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi sekolah dalam menghadirkan inovasi di bidang layanan pendidikan sekaligus meningkatkan citra institusi di tengah persaingan yang semakin dinamis.
“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang sederhana, tetapi dengan pendekatan yang berbeda. Ini juga menjadi upaya kami memperkenalkan SMP Muhammadiyah kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk kalangan profesional, bahwa sekolah ini siap bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Abril.
Pemilihan Hotel Muhammadiyah A. Muin Saidi sebagai lokasi kegiatan tidak terlepas dari dukungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pabasko. Sekretaris PDM Pabasko, Ayahanda Yandri Naga, menegaskan bahwa fasilitas hotel tersebut memang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas positif, termasuk sektor pendidikan.
“Hotel Muhammadiyah ini diperuntukkan bagi kemaslahatan umat. Kegiatan pendidikan seperti ini sangat relevan, apalagi tetap mengusung konsep syariah yang menjadi nilai utama Muhammadiyah,” jelasnya.
Secara terpisah, Ketua PDM Pabasko, Suharman, berharap inovasi tersebut mampu mendorong peningkatan daya tarik SMP Muhammadiyah di tengah masyarakat, khususnya di Kota Padang Panjang.
“Kami ingin SMP Muhammadiyah tidak lagi dipandang sebagai pilihan alternatif, tetapi menjadi sekolah tujuan utama yang diminati masyarakat,” katanya.
Dari sisi internal, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Candra, mengungkapkan bahwa pihak sekolah saat ini masih terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana. Namun, memasuki tahun kedua kepemimpinan Kepala Sekolah Abril, fokus pengembangan mulai diarahkan pada peningkatan jumlah peserta didik tanpa mengabaikan kualitas pendidikan.
“Perbaikan fasilitas tetap berjalan, tetapi kami juga mulai menargetkan peningkatan kuantitas siswa seiring dengan upaya menjaga mutu pembelajaran,” ujarnya.
Respons positif juga datang dari wali murid. Salah seorang orang tua siswa kelas VII asal Dharmasraya mengaku terkesan dengan konsep kegiatan yang dinilai berbeda dan memberi pengalaman baru.
“Kami tidak menyangka pembagian rapor bisa dilakukan di hotel. Ini pengalaman yang luar biasa dan menunjukkan keseriusan sekolah dalam memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Langkah inovatif ini sejalan dengan tren transformasi pendidikan nasional yang menekankan pentingnya pengalaman belajar yang holistik, tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada kenyamanan, interaksi, dan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan.
Dengan terobosan tersebut, SMP Muhammadiyah Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai institusi pendidikan yang adaptif, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus menghadirkan pengalaman pendidikan yang lebih bermakna bagi siswa dan masyarakat.(*)







