Notification

×

Iklan

Iklan

ESDM Pastikan B50 Aman untuk Mesin Diesel, Uji Jalan Tunjukkan Hasil Positif

20 Juli 2026 | 20:34 WIB Last Updated 2026-07-20T13:34:30Z


JAKARTA , pasbana– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa penggunaan biodiesel B50 aman untuk kendaraan bermesin diesel. Kepastian tersebut disampaikan setelah pemerintah menyelesaikan serangkaian pengujian laboratorium dan uji jalan sebagai bagian dari persiapan penerapan mandatori B50 secara nasional.

Pemerintah menyebut seluruh hasil pengujian menunjukkan performa mesin tetap sesuai spesifikasi pabrikan. Temuan itu diharapkan mampu menjawab keraguan masyarakat dan pelaku industri terkait dampak peningkatan kadar biodiesel terhadap keandalan kendaraan diesel. 

Uji Berlapis Sebelum Implementasi

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa pengembangan B50 tidak dilakukan secara instan. Tahapan pengujian dimulai dari laboratorium, kemudian dilanjutkan dengan pengujian mesin diesel di berbagai sektor sejak akhir 2025, termasuk otomotif, alat berat, perkeretaapian, pertanian, pelayaran, hingga pembangkit listrik. 

Menurut Eniya, hasil sementara menunjukkan performa mesin tetap memenuhi standar teknis. "Kalau performa mesin, tadi dari laporannya tim teknis itu sesuai spesifikasi," ujarnya saat menyampaikan perkembangan uji jalan B50.

Selain performa mesin, pemerintah juga memastikan kualitas bahan bakar memenuhi parameter yang telah ditetapkan, termasuk kandungan air dan stabilitas bahan bakar selama pengujian berlangsung.
 

Dukung Ketahanan Energi Nasional

Implementasi B50 merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi melalui peningkatan pemanfaatan biodiesel berbasis minyak sawit. Kebijakan ini juga ditujukan mengurangi ketergantungan terhadap impor solar sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas sawit dalam negeri.

Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dampak penggunaan B50 pada kendaraan diesel. Seluruh proses implementasi disebut telah melalui kajian teknis, evaluasi, serta pengujian yang komprehensif sebelum diberlakukan secara luas.

Dengan hasil uji yang dinilai memuaskan, pemerintah optimistis penggunaan B50 dapat berjalan tanpa mengorbankan keandalan mesin kendaraan sekaligus mendukung target kemandirian energi nasional. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update