Notification

×

Iklan

Iklan

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang untuk Perkuat Pasokan MBG dan Petani

23 Juli 2026 | 20:21 WIB Last Updated 2026-07-23T13:21:41Z


PAYAKUMBUH, pasbana– Pemerintah Kota Payakumbuh mulai menggerakkan penanaman 3.000 bibit pisang varietas barangan di lima kecamatan sebagai langkah memperkuat pasokan buah lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan petani.

Gerakan Tanam Pisang Serentak dipusatkan di lahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Talang Saiyo, Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (23/7/2026). Sebanyak 29 kelompok tani di 23 kelurahan menerima bantuan bibit yang didanai melalui APBD Kota Payakumbuh.

Mewakili Wali Kota Payakumbuh, Staf Ahli Irwan Suwandi mengatakan pisang barangan dipilih karena memiliki nilai gizi tinggi dan berpotensi menjadi sumber buah lokal untuk memenuhi kebutuhan MBG. Selain meningkatkan produksi, program tersebut juga ditujukan agar kebutuhan pangan bergizi dapat dipenuhi dari hasil pertanian daerah.

Pemerintah turut menyalurkan 30 ton pupuk kompos atau 10 kilogram untuk setiap bibit guna mendukung pertumbuhan tanaman sejak awal. Menurut Irwan, pendampingan budidaya juga akan dilakukan secara berkelanjutan agar hasil panen optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani.

Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna, menjelaskan varietas barangan dipilih karena lebih tahan terhadap serangan hama sehingga dinilai cocok dikembangkan secara luas. Ke depan, pengembangan pisang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lokal, tetapi juga diproyeksikan menjadi komoditas unggulan yang memasok daerah lain serta bahan baku produk olahan.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Pertanian Kota Payakumbuh menandatangani perjanjian kerja sama dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh untuk memperkuat pengembangan agribisnis pisang melalui pendampingan teknologi, peningkatan kapasitas petani, hingga penguatan hilirisasi dan pemasaran.

Pemkot berharap kolaborasi tersebut mampu membangun ekosistem agribisnis pisang yang terintegrasi sehingga pasokan buah bagi Program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga, sekaligus meningkatkan daya saing komoditas hortikultura dan kesejahteraan petani di Payakumbuh.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update