Notification

×

Iklan

Iklan

Photon Counting Detector, Teknologi Baru CT untuk Citra Lebih Detail dan Radiasi Lebih Rendah

Selasa, 22 September 2026 | 20:36 WIB


Pasbana - Teknologi Photon Counting Detector (PCD) menjadi salah satu perkembangan penting dalam sistem detektor pada perangkat Computed Tomography (CT). Berbeda dari detektor konvensional berbasis scintillator dan photodiode, PCD menggunakan sensor semikonduktor untuk mendeteksi foton sinar-X secara langsung.

Pada detektor konvensional, foton sinar-X terlebih dahulu diubah menjadi cahaya oleh material scintillator, seperti GOS atau CsI. Cahaya tersebut kemudian dikonversi menjadi sinyal listrik. Energi foton yang diterima pada akhirnya diintegrasikan sebagai sinyal total.

Sementara itu, Photon Counting Detector menggunakan material semikonduktor, antara lain Cadmium Telluride (CdTe) atau Cadmium Zinc Telluride (CZT). Foton sinar-X yang mengenai sensor secara langsung menghasilkan pasangan elektron-hole. Sinyal tersebut kemudian diproses oleh rangkaian elektronik khusus untuk menghitung foton secara individual sekaligus mengelompokkan energinya (energy bins).

Perbedaan mekanisme ini membuka sejumlah potensi keunggulan. PCD dapat menghasilkan resolusi spasial sangat tinggi, mengurangi pengaruh electronic noise melalui mekanisme thresholding, serta menyediakan informasi spektral dari satu akuisisi melalui kemampuan pengukuran energi foton.

Dalam materi tersebut, penggunaan PCD pada pemeriksaan CT juga dikaitkan dengan potensi pengurangan dosis radiasi, termasuk pada pemeriksaan pediatrik, thoraks, jantung, dan tulang. 

Besarnya pengurangan dosis tetap bergantung pada jenis pemeriksaan, protokol pemindaian, sistem CT, dan kondisi pasien.

Teknologi PCD kini mulai diterapkan pada sejumlah sistem CT klinis, menandai pergeseran teknologi detektor menuju pencitraan yang lebih informatif dan efisien.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update