Notification

×

Iklan

Iklan

Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil, Sejarah Baru Tercipta di Piala Dunia 2026

06 Juli 2026 | 14:09 WIB Last Updated 2026-07-06T07:09:44Z
 


Pasbana - Norwegia menciptakan kejutan terbesar pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Brasil dengan skor 2-1. Dua gol Erling Haaland pada menit-menit akhir pertandingan memastikan tim Skandinavia melangkah ke perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut. 

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri langkah Brasil lebih cepat dari yang diperkirakan. Tim berjuluk Selecao gagal memanfaatkan sejumlah peluang penting, termasuk penalti Bruno Guimaraes yang mampu digagalkan kiper Norwegia. Gol hiburan Neymar melalui titik putih pada masa injury time tidak cukup untuk menghindarkan Brasil dari kekalahan. 

Haaland Jadi Pembeda

Laga berlangsung ketat sepanjang babak pertama dengan Brasil lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, perubahan strategi pelatih Ståle Solbakken selepas jeda menjadi titik balik pertandingan. Masuknya Andreas Schjelderup terbukti krusial karena dua umpan matang yang ia kirim sukses dikonversi Haaland menjadi gol. 

Gol pertama lahir lewat sundulan tajam Haaland setelah memenangi duel udara melawan Gabriel Magalhaes. Penyerang bertubuh jangkung itu kemudian memastikan kemenangan Norwegia melalui sepakan keras dari luar kotak penalti pada masa tambahan waktu. 

Selecao Pulang, Norwegia Ukir Rekor

Pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, menyebut kemenangan tersebut sebagai pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola negaranya.

"Ini adalah malam terbesar dalam sejarah sepak bola Norwegia. Semua pemain menjalankan perannya dengan luar biasa," ujar Solbakken. 

Sementara itu, Haaland mengaku kemenangan tersebut menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi rakyat Norwegia.

"Semua warga Norwegia harus menikmati momen ini. Ini adalah salah satu hari paling luar biasa dalam sejarah negara kami," kata Haaland. 

Di kubu Brasil, pelatih Carlo Ancelotti mengakui timnya kecewa dengan hasil tersebut. Meski demikian, ia menegaskan kekalahan ini harus menjadi awal dari proses regenerasi Selecao menuju masa depan yang lebih kompetitif. Kekalahan tersebut juga memperpanjang puasa gelar Brasil di Piala Dunia yang telah berlangsung sejak edisi 2002. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update