Pasaman -- Dalam rangka bulan Bhakti Agraria dan Tata Ruang, Pemerintah Pusat yang diikuti oleh 31 Provinsi dan 200 Kabupaten/Kota se Indonesia termasuk Kabupaten Pasaman, melaksanakan kegiatan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), acara tersebut serentak dilaksanakan secara virtual dari Istana Negara. Senin (09/11/2020).
Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pasaman, Ardinal Yulti, S.SiT menyebutkan, sebanyak 3.000 bidang pemetaan yang berlokasi di Kecamatan Lubuk Sikaping dan 750 bidang sertifikat tanah diserahkan kepada warga Kabupaten Pasaman di aula kantor Bupati Pasaman, sertifikat tersebut dibagikan setelah tertunda akibat pandemi Covid-19.
Ardinal Yulti menyampaikan kepada awak media bahwa penyerahan sertifikat hak atas tanah ini dengan mengusung tema "Penyerahan Sertipikat Tanah Untuk Rakyat Se Indonesia" Alhamdulillah Kabupaten Pasaman meraih peringkat pertama dalam pencapaian Realisasi Pensertifikatan Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) Se Sumbar tahun 2020,"tuturnya.
Sementara itu, secara virtual Presiden RI Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat se-Indonesia, namun kali ini dalam jumlah yang cukup besar dengan jumlah total 1 juta sertifikat tanah yang dibagikan.
“Hari ini saya membagikan satu juta sertifikat tanah pada masyarakat di 31 provinsi dan 200 kabupaten/kota, satu juta sertifikat ini adalah jumlah yang sangat besar,” kata Jokowi.
Bupati Pasaman, H Yusuf Lubis dalam sambutannya menyampaikan, penyerahan kepemilikan sertifikat tanah ini tidak sekadar terpenuhinya syarat administrasi dan bukti secara formal, namun juga menjadi jaminan kepastian hukum.
“Kami mengucapkan terima kasih atas program penyerahan sertifikat tanah ini kepada bapak Presiden Joko Widodo,"ujar Yusuf Lubis.
Dan kami juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Pasaman atas dukungannya dalam program penyerahan 1 juta sertifikat ini,” ujarnya Bupati mengakhiri. (dim)




