PADANG PANJANG, pasbana— Komitmen mendorong kesetaraan bagi penyandang disabilitas kembali mengemuka dalam kegiatan buka puasa bersama antara Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC PPDI) Kota Padang Panjang dengan pimpinan DPRD Padang Panjang, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut digelar di rumah dinas pimpinan DPRD Padang Panjang dan dihadiri sekitar 110 peserta dari kalangan penyandang disabilitas, keluarga pendamping, serta pengurus organisasi disabilitas di kota tersebut.
Selain menjadi ajang silaturahmi Ramadan, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk membahas langkah konkret dalam memperkuat perlindungan hak-hak penyandang disabilitas di tingkat daerah. Salah satu isu yang mengemuka adalah percepatan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas sebagai turunan dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Ketua DPRD Padang Panjang, Imbral, dalam sambutannya menegaskan bahwa lembaga legislatif terbuka untuk memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada penyandang disabilitas. Ia juga menyampaikan bahwa rumah dinas pimpinan DPRD dapat menjadi ruang terbuka bagi komunitas disabilitas untuk berdialog.
“Kami ingin memastikan bahwa sahabat disabilitas memiliki ruang yang sama untuk menyampaikan aspirasi. Rumah dinas ini terbuka untuk berdiskusi kapan pun, termasuk saat momentum open house Lebaran nanti,” ujar Imbral.
Sementara itu, Sekretaris DPC PPDI Padang Panjang Silvina Marta, yang mewakili Ketua DPC PPDI Ilham, M.Sn, menilai pertemuan tersebut sebagai langkah penting dalam membangun komunikasi antara penyandang disabilitas dengan pembuat kebijakan.
Menurut Silvina, percepatan Perda Disabilitas menjadi kebutuhan mendesak agar berbagai hak penyandang disabilitas, seperti akses pendidikan, pekerjaan, dan fasilitas publik yang ramah disabilitas, dapat diimplementasikan secara nyata di daerah.
Apresiasi juga disampaikan Fadli, perwakilan DPC Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Padang Panjang. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat silaturahmi sekaligus ruang dialog kebijakan.
“Kami sangat menghargai undangan dan perhatian dari pimpinan DPRD. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun,” katanya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana Ramadan itu ditutup dengan tausiah singkat menjelang waktu berbuka. Lebih dari sekadar acara kebersamaan, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Padang Panjang yang lebih inklusif bagi seluruh warganya.(ilh)







