Padang Panjang, pasbana - Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah komoditas pangan di Kota Padang Panjang tercatat mengalami penurunan harga. Data pemantauan minggu keempat Februari 2026 menunjukkan tren positif pada beberapa bahan pokok strategis.
Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, Minggu (1/3/2026), menyebutkan penurunan harga terjadi pada cabai hijau, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, kacang tanah, bawang daun, seledri, hingga minyak goreng kemasan sederhana. “Penurunan ini didukung ketersediaan pasokan yang cukup di tingkat konsumen. Stabilitas suplai penting untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.
Harga cabai merah turun signifikan Rp10.700 menjadi Rp49.484 per kilogram. Cabai hijau turun Rp6.000 menjadi Rp36.667/kg, sementara cabai rawit menjadi Rp45.000/kg. Bawang merah turun menjadi Rp36.334/kg, bawang daun Rp8.600/kg, seledri Rp18.700/kg, dan minyak goreng kemasan sederhana Rp15.700/liter.
Namun, peningkatan permintaan selama Ramadan mendorong kenaikan harga gula pasir menjadi Rp18.334/kg dan daging ayam broiler Rp34.000/kg. Telur ayam kampung naik ke Rp59.033/kg, ikan kembung Rp80.000/kg, ikan asin teri Rp95.000/kg, serta jeruk Rp18.000/kg.
Sementara itu, komoditas lain relatif stabil, di antaranya beras premium Rp16.500/kg, beras medium Rp16.000/kg, daging sapi Rp141.667/kg, telur ayam ras Rp29.602/kg, dan minyak goreng premium Rp22.000/liter.
Pemerintah daerah menegaskan akan terus memantau distribusi dan ketersediaan stok guna memastikan harga tetap terkendali sepanjang Ramadan. (*)




