Notification

×

Iklan

Iklan

Husnal Petra, M.Pd Gelar Rajo Bilang Resmi Dinobatkan Sebagai Cadiak Pandai Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang

29 Mei 2026 | 23:25 WIB Last Updated 2026-05-29T16:33:19Z


Solok Pasbana.com -  Panghulu Pucuak Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang secara resmi mengukuhkan Mamak Rumah dan  Cadiak Pandai Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang  Jum'at, 29 Mei 2026 di rumah Kaum Suku Dalimo Batu Galansia Jorong Balai Okak Nagari Taruang Taruang Kec.IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok. 

Drs. Yon Hardi Datuak Panghulu Sati. Panghulu Pucuak Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang secara resmi mengukuhkan  Husnal Petra, M.Pd  Gelar Rajo Bilang sebagai Cadiak Pandai Suku Dalimo di Nagari Taruang Taruang,  Ilham Saputra  Gelar Pakia Malano Sebagai Mamak Rumah Dalimo Batu Galansia. dan Dedi Usman Gelar Endah Kayo Sebagai Mamak Rumah Dalimo Botiah Botiah.



Prosesi malewakan gala ini diawali dengan pemakaian baju kebesaran adat, kemudian pemasangan Deta di kepala dan diakhiri pembacaan sumpah dan janji untuk menjadi seorang Cadiak Pandai dan  Mamak Rumah.

Datuak Panghulu Sati mengatakan pasca pengukuhan ini diharapkan dapat membangkitkan nilai-nilai agama, adat, dan budaya. sebagai payuang panji bagi anak kemenakan serta selalu memegang teguh  filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,  untuk itu para Datuak harus memahami dan mengamalkan agama, adat dan budaya yang ada, serta  mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan menjaga sumpah yang telah diucapkan," 



Dengan telah dikukuhkan dan lewakan cadiak pandai dan mamak rumah, 
maka Panghulu serta seluruh Mamak Rumah yang Sembilan di Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang tersebut adalah sebagai berikut.

Panghulu Pucuak : Drs. Yon Hardi Datuak Panghulu Sati.
• Monti : -
• Dubalang : Syamsuardis Datuak Talangik.
• Malin : M Nasir Malin Malano.
• Cadiak Pandai: Husnal Petra, Rajo Bilang




Demikian juga nama-nama  Mamak Rumah Nan Sambilan di Suku Dalimo, meliputi.

  • Dalimo Batu Galansia Ilham Saputra Pakia Malano.
  •  Dalimo Ambacang ardison Sampono Marajo 
  •  Dalimo Sari Kaduak Suherman Malintang Sati.
  • Dalimo Kapalo Koto Bakrizal Sampono Mudo. 
  • Dalimo Bukik Kili Ilie Pen Suardi Pito Malano.
  • Dalimo Kampuang Dalam Ayusar Sutan Malano.
  • Dalimo Botiah Botiah dedi endah kayo
  • Dalimo Bukik Kili Mudiak Yandri Rangkayo Bosa.
  • Dalimo Tasopik Harmonis  Malin Manogah

Pada kesempatan itu Datuak Panghulu Sati juga menjelaskan seorang Panghulu (Datuk atau Ninik Mamak) memikul tanggung jawab besar sebagai pemimpin kaum.



Terdapat empat kesalahan besar seorang panghulu yang dapat menjatuhkan wibawa dan gelarnya, dikenal dengan istilah "Ampek Ka Ampoan" atau kesalahan-kesalahan yang tidak dapat ditoleransi: dan dapat dijatuhi sanksi hingga pencopotan gelar (dibuang sepanjang adat) dari  empat kesalahan tersebut adalah 

1.Tapasuntiang di Bungo Kambang 
Artinya menikahi atau mengambil seorang perempuan yang masih berstatus istri orang lain, atau perempuan yang masih dalam masa iddah.

2. Tamandi di Pincuran Gadiang 
Artinya melakukan perkawinan dengan perempuan yang berada dalam satu lingkungan kerabat dekatnya (satu suku) yang dilarang oleh adat.

3. Tapanjek di Lansek Masak 
Artinya mengambil atau merampas hak orang lain, seperti merampas harta pusaka tinggi kaum atau melakukan tindakan tercela untuk memperkaya diri menggunakan jabatannya.

4. Takuruang di Biliak Dalam 
Artinya bersikap tertutup atau tidak mampu menyelesaikan masalah kaumnya sendiri, bersifat egois, dan tidak memedulikan penderitaan atau kesusahan anak kemenakan.” tutupnya 

Rangkaian acara secara keseluruhan berjalan aman, lancar dan hikmat kegiatan ditutup dengan pembacaan do'a oleh Harmonis,SE Malin Manogah  (Nal)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update