Notification

×

Iklan

Iklan

Pemko Padang Dorong Warga Pilah Sampah dari Rumah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:18 WIB
 


PADANG, pasbana — Pemerintah Kota Padang mulai mengubah pola pengelolaan sampah dengan mendorong masyarakat memilah sampah sejak dari rumah. Langkah tersebut dijalankan melalui Program Penggerak Pilah (Pe’Lah), yang menjadi bagian dari upaya mengaktifkan sistem pengelolaan sampah terpadu di tingkat masyarakat.

Program ini tidak hanya menempatkan sampah sebagai persoalan pengangkutan menuju tempat pemrosesan akhir. Pemko Padang ingin mengurangi sampah yang berakhir di TPA Aie Dingin dengan memisahkan material yang masih dapat diolah, dimanfaatkan, atau didaur ulang sejak dari sumbernya. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan perubahan sistem tersebut perlu dimulai dari kebiasaan masyarakat sehari-hari.
“Pengelolaan sampah terpadu tidak lagi hanya berfokus pada kegiatan pengumpulan dan pengangkutan sampah menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi dimulai dari bagaimana sampah dikelola sejak dihasilkan oleh masyarakat,” kata Fadelan, Selasa (6/10/2026). 

Dalam skema Pe’Lah, rumah tangga diminta memisahkan sampah menjadi dua kelompok utama, yakni sisa makanan dan sampah non-sisa makanan.

Sisa makanan seperti nasi, lauk, sayuran, buah, dan kulit buah dapat dimanfaatkan untuk pengomposan, budidaya maggot, maupun pengolahan organik lainnya. Adapun plastik, kertas, kardus, logam, kaca, serta material bernilai lainnya diarahkan ke bank sampah atau kegiatan daur ulang. 

Program Penggerak Pilah telah berjalan sejak 18 September 2026. Petugas pendamping membantu operator Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dalam pelayanan pengumpulan dari rumah ke rumah sekaligus memberikan edukasi kepada warga.

Fadelan menilai LPS menjadi ujung tombak layanan persampahan, sedangkan masyarakat merupakan penentu keberhasilan pemilahan dari sumber. Karena itu, Pemko Padang melibatkan camat, lurah, RT/RW, pengelola bank sampah, LPS, dan masyarakat untuk menjalankan program tersebut secara bersama.

Melalui pola ini, Pemko Padang menargetkan pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA Aie Dingin sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah melalui pengolahan dan daur ulang. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update