Notification

×

Iklan

Iklan

​Siap Berkiprah di Koto Tangah, Benni, S.H Tancap Gas Wujudkan Trilogi Zuzema

Minggu, 01 November 2026 | 22:28 WIB



​Payakumbuh, pasbana — Usai dilantik dalam mutasi dan penyegaran birokrasi yang melibatkan 114 pejabat, terdiri dari 14 Administrator, 11 Kepala Sekolah, 86 Pengawas, serta 3 Fungsional, Benni, S.H langsung tancap gas mengemban amanah baru sebagai Lurah Koto Tangah, Kecamatan Payakumbuh Barat.

​Pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di Aula Jozrizal Zain, Balaikota, baru-baru ini, turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, serta Kepala BKPSDM. Pelantikan ini digulirkan sebagai langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.

​Dalam arahannya, Wali Kota Zulmaeta menegaskan kompas moral dan aturan main baru melalui penerapan Trilogi Zuzema bagi seluruh pejabat yang baru dilantik. Trilogi ini meliputi kejujuran untuk menjauhi segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, loyalitas yang tegak lurus pada aturan dan kepentingan masyarakat, bukan sekadar menyenangkan atasan, serta profesionalisme dalam bekerja berbasis data dengan prinsip the right man on the right place. Wali Kota Zulmaeta juga mengingatkan agar para pejabat tidak bekerja secara sektoral atau membentuk kubu-kubu di dalam pemerintahan.

​"Jabatan ini adalah amanah, bukan sekadar kenaikan status. Junjung tinggi kode etik dan bersinergilah untuk saling melengkapi dalam satu sistem pelayanan publik yang utuh demi kemajuan Kota Payakumbuh," tegas Zulmaeta.

​Membawa semangat baru dari gerbong birokrasi tersebut, Benni, S.H langsung bergerak cepat menyelaraskan komitmen kerjanya dengan arahan sang Wali Kota. Saat ditemui di kantor kelurahan, ia menegaskan kesiapannya untuk mewujudkan Trilogi Zuzema secara nyata di tengah masyarakat Koto Tangah.

​Benni menyatakan komitmen penuhnya untuk mendedikasikan diri, merangkul seluruh elemen masyarakat, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis. 

"Pelayanan publik tidak akan berjalan optimal tanpa sinergi yang utuh antara stakeholder," tegas Benni. (Bayu)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update