Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai Ketaping Pariaman Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Iklan Semua Halaman

Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai Ketaping Pariaman Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Admin Minangkabau
07 June 2019
Jenazah korban Ikfal Handoko (20) berhasil ditemukan setelah dinyatakan hilang karena tenggelam di Pantai Ketaping Kabupaten Padang Pariaman, Jum'at ( 7/6) ( foto : Dok. Tribun  Sumbar)

PADANG PARIAMAN- Korban tenggelam terseret ombak di Pantai Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat akhirnya ditemukan.Korban yang bernama Ikfal Handoko (20), ditemukan tak bernyawa pada hari Jumat (7/6/2019) sekitar pukul 13.50 WIB.

Korban dinyatakan hilang sejak Kamis (6/6/2019) saat berenang di pantai Ketaping.
Penemuan ini berawal saat warga melihat ada sosok mengambang di tengah laut. Keluarga serta warga lainnya langsung bersorak melihat itu.Ternyata benar, sosok tersebut adalah jasad korban.

Seketika keluarga korban beserta warga langsung berlarian berenang ke laut tempat korban ditemukan.Lokasi ditemukannya korban persis di lokasi di mana ia dikabarkan hilang terseret ombak.

Korban pun langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka menggunakan mobil.

Kalaksa BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya menjelaskan, korban teridentifikasi bernama Ikfal Handoko (20), seorang mahasiswa yang beralamat di Korong Pauh, Nagari Katapiang, Padang Pariaman.

"Korban pada saat kejadian sedang mandi-mandi berempat orang di Pantai Ketaping, Korong Simpang Kataping Nagari Kataping, Kecamatan Batang Anai.

Sewaktu mandi-mandi korban melihat adiknya bernama Fajri (10) terseret arus ombak.


Pencarian terhadap korban dilakukan hingga Jumat (7/6/2019) siang. Dan sejak Kamis sore , keluarga korban sudah datang ke lokasi kejadian.Termasuk ibu kandung korban yang bernama Ida Royani.

Sang ibu belum bisa tenang sejak mendengar kabar anaknya terseret ombak.
Bahkan, dia tak ingin pulang dari lokasi kejadian sebelum anaknya ditemukan.
"Saya tidak pulang-pulang sejak kemarin, sejak saya mengetahui anak saya tenggelam di sini," kata Ida Royani, Jumat (7/6/2019).

"Dari kemarin saya belum tidur. Kalau belum bertemu, mata ini tidak bisa dibawa tidur," ungkapnya.

Bahkan, muncul pula keinginan dirinya untuk ikut bersama tim melakukan pencarian ke tengah laut.

"Rasanya, saya ingin ikut ke dalam untuk mencarinya," sebutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa anaknya biasanya juga mandi-mandi di lokasi ia tenggelam sejak kecil.Ciri-ciri fisik sang anaknya, kata Ida Royani, memiliki tubuh tinggi kurus.

Sang ibu juga menceritakan sosok korban.
Dalam keseharian, kata Ida, anaknya sangat ceria.Korban juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.Yang paling membuat orang tuanya bangga, anaknya sangat rajin ibadah.

"Anaknya baik, ibadahnya rajin. Saya sudah ikhlas, saya ikhlas lillahita'ala melepaskannya," katanya.

Ternyata, Ikfal Handoko (20), pria yang tenggelam ini punya optik di Bangkinang Riau.Selain menjalankan bisnis optik di Bangkinang, Ikfal Handoko juga tengah kuliah di Akademi Refraksi Optisi Kacamata (ARO) di Padang.

Menikmati libur lebaran, Ikfal Handoko pulang kampung di Korong Pauh, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Naas, ia harus kehilangan nyawa saat berenang di Pantai Ketaping. ( Ril/Sumbar).