Berantas Pungli

Aliansi Media Online Indonesia

Aliansi Media Online Indonesia
Meterialisme dan Empirio-Criticsm

Diposkan oleh On Sunday, May 27, 2018

Ditulis oleh : Wawan Setiawan



Materialisme dan Empirio-Criticsm adalah salah satu karya dari Vladimir Ilyich Lenin, sang bapak revolusi proletar Russia yang cukup fenomenal diantara 55 karya buku lainnya.

Didalam hidupnya, Vladimir Lenin banyak sekali menulis, terutama tentang Marxisme dan Leninisme, bahkan jujur saja, saya lebih banyak membaca karya Vladimir Lenin dibanding karya Karl Marx sendiri. Ini tak lain karena ketertarikan saya terhadap negeri Russia sejak masih kecil, atau tepatnya ketika masih SMP.

Saya bermain Tetris, game Puzzle buatan salah seorang Programmer Uni Soviet dengan latar belakang, banyak menampilkan gambar situs-situs Russia seperti Gereja Katedral Moscow, bentuknya mempunyai kubah sehingga menyerupai Mesjid, sepertinya dulu memang sebuah Mesjid.

Vladimir Lenin, tokoh bolshevik revolusioner dari Russia boleh dibilang sebagai tokoh politikus langka, selain berhasil menuliskan 55 karya jilid buku, salah-satunya mengulas tentang gerakan perlawanan kolonialisme di Indonesia, yakni artikel berjudul “The Awakening of Asia," Lenin mendapatkan. informasi dari agen komintern Belanda yaitu Van Ravesteyn.

Van Ravesteyn, mengulas tentang perlawanan organisasi-organisasi masyarakat/kepemudaan terhadap kolonialisme Belanda, diantaranya adalah Syarikat Islam, konon ketika mengadakan pertemuan di Surabaya, dihadiri oleh 100.000 anggota.

Tulisannya,  selain mengulas tentang progresive pergerakan anti kolonialisme di Hindia Belanda, juga menyoroti tentang kemajuan pergerakan di China, India, Turki, dan negara Asia lainnya.

Namun diantara banyak karya paling “mencerahkan” bagi saya adalah berjudul “Materialism and Empirio-Criticsm."

Tulisan ini, berusaha menangkis pengetahuan para Fisikawan dunia yang terjebak kepada pengetahuan takhyul dunia, dan juga mengulas para Philosopher yang pro terhadap rasionalisme, terutama aliran Kantian.

Mereka yang masih menganggap bahwa pengetahuan didapatkan melalui proses Transenden, sangat bertentangan dengan paham Empirisme yang diusung oleh David Hume, John Locke, Thomas Hobbes, dkk.

Yang menganggap, seluruh pengetahuan kita didapatkan melalui panca Indra atau secara Empirik.

Di sisi lain, Vladimir Lenin juga berusaha meng-counter kemajuan zaman, dengan ditemukan partikel penyusun atom, juga menjelaskan bahwa para Fisikawan belum mengetahui dialektika yang di teori kan oleh filsuf Yunani.

Bahwa didalam Dialektika, materi/partikel akan selalu tersusun oleh materi/partikel yang lebih kecil, partikel penyusun terkecil adalah Quark, namun teori String, menyebutkan bahwa gelombang adalah penyusun terlembut/terkecil dari segala partikel.

Vladimir Lenin, dengan asumsi rumus Newton, F = MA, menjelaskan bahwa gerak, atau gerakan hanya mungkin terjadi jika ada materi atau partikelnya.

Vladimir Lenin menulis “tiada materi tanpa gerakan dan tiada gerakan tanpa materi, Fisikawan yang mempercayai adanya gerak tanpa materi adalah fisikawan pemburu hantu."

Buku Materialism dan Empirio-Criticsm, karya Vladimir Lenin memberi banyak pencerahan, khususnya terhadap Weltanschauung--Alam Semesta menurut pandangan dari ilmu fisika Newtonian Mechanic.

Saya sendiri, menyarankan kepada Anda untuk menyempatkan diri membaca buku ini, karena bagi saya ini salah satu buku terbaik yang pernah saya baca. Vladimir Lenin sendiri sebagai politikus jenius lulusan Ilmu Hukum, dari ayah adalah seorang guru Fisika.

Untuk referensi penambah khasanah berpikir, saya menyarankan untuk membaca juga Reason in Revolt, buah karya Ted Grant dan Alan Wood.

Buku ini, sudah mengadopsi kemajuan Ilmu Pengetahuan, khususnya Mekanika Quantum pada  abad 21, sehingga weltanschauung atau cara pandang anda terhadap alam menjadi modern.

Buku-buku tersebut, akan memberikan warna baru bagi cara pandang anda terhadap cara berpikir di alam yang kian maju dan modern. 

Ternyata Dirumah Wanita Berkerudung Polisi Berhasil Amankan 3 Paket Ganja Siap Edar

Diposkan oleh On Saturday, May 26, 2018



Pasaman - Setelah mengamankan seorang wanita berkerudung berinisial SH (39) karena diduga membawa Narkoba Jenis Ganja di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Sabtu (26/5/2018).

Selanjutnya Sat Resnarkoba Polres Pasaman berkerjasama dengan Sat Resnatkoba Polres Pasaman Barat untuk melakukan pengembangan ke rumah tersangka di Jorong Pinagar, Nagari Aur Kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, ujar Iptu Roni Kasat Narkoba Pasaman kepada pasbana.com

Dikatakan, usai melakukan penggeledahan di rumah tersangka Satres Narkoba Pasaman Barat ditemukan barang bukti (BB) 3 (tiga) paket besar Narkotika jenis ganja kering yg dibungkus Lakban warna kuning. Selanjutnya BB barang bukti tersebut dibawa ke Sat Resnarkoba Polres Pasaman Barat.

Sebelumnya dikabarkan, Satuan Reserse Narkoba Polres Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat,  mengamankan Wanita berkerudung hitam karena diduga memiki Narkoba jenis Ganja kering di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Sabtu (26/5/2018).

Baca berita terkait di :



Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin, SAg melalui Kasatres Narkoba, Iptu Roni mengatakan, dari tangan pelaku berhasil diamankan tiga paket besar Ganja dengan berat sekitar 3 Kg.

Kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi Ganja kering di daerah Lubuk Sikaping. Kemudian kami melakukan pengintaian terhadap pelaku dari kemarin. Namun pelaku baru bisa ditangkap di Pasar Lama jalan Jendral Sudirman Nomor 227 jorong Kampung Taji, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, sekitar pukul 14.30 WIB," terang Iptu Roni.

"Pelakunya seorang janda berinisial SH(39) warga Kampung Pinagar, Jorong Pinagar, Nagari Aur kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan Barang Bukti (BB) jenis Ganja kering dalam tas hitam yang dibawa pelaku tiga paket besar dengan berat sekitar 3 Kg. Kemudian satu unit handphone," tambah Iptu Roni.

Lebih lanjut kata Iptu Roni, pihaknya masih melakukan pengembangan tentang adanya keterkaitan pelaku lain.

"Tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mako. Saat ini kami sedang mem-BAP tersangka. Untuk sementara barang bukti ganja yang diamankan sejumlah tiga paket besar,  yang di bungkus kertas sampul warna kuning. (Gani)

Dandim 0311/Pessel Gelar Buka Bersama Warga Binaan

Diposkan oleh On Saturday, May 26, 2018



Painan - Menjalin tali silaturrahmi dengan warga binaan lapas kelas II B Painan, Dandim 0311/Pessel gelar buka bersama, Sabtu (26/5)

Dalam sambutanya, Dandim 0311/Pessel Letkol Arh Wahyu Akhadi, S.H menyebutkan, kegiatan buka puasa bersama ini kita laksanakan merupakan wujud dari Komunikasi Sosial(Komsos) dengan dengan Seluruh lapisan masyarakat tidak terkecuali warga binaan.

"Saya merasa gembira dapat bertemu dan berbagi serta bersilaturahmi dengan penghuni Lapas. Ini adalah momen yang baik di bulan Ramadan untuk saling berbagi dan bersilaturahim,"sebut Dandim.

Dandim meminta penghuni lapas memanfaatkan sebaik-baiknya momen puasa ini untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada allah S.W.T karna tidak semua yang dibina dilapas ini pada awalnya bersalah, barangkali saja hanya sebuah kekhilafan.



"Ketaqwaan harus dijalankan dengan penuh kesabaran, agar nantinya apabila kembali dimasyarakat dapat kembali bermanfaat dan diterima dimasyarakat," imbuhnya.

Sementara, Kepala Lapas II B Painan Edi Mansyah, S.H menyampaikan terimakasih kepada Dandim 0311/Pessel beserta jajarannya yang sudah mengunjungi sekaligus melaksanakan berbuka puasa bersama seluruh warga binaan lapas.

Kegiatan dirangkai dengan siraman rohani yang dibawakan H. Ajudar turut dihadiri Kalapas kelas II B dan jajaran, Kapolsek IV Jurai, seluruh warga binaan sebanyak ± 102 orang walaupun sederhana namun berlangsung hikmad. (Ry)

Diduga Kurir Narkoba, Wanita Berkerudung Hitam Diringkus Polres Pasaman

Diposkan oleh On Saturday, May 26, 2018



Pasaman - Satuan Reserse Narkoba Polres Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat,  mengamankan seorang wanita berkerudung hitam karena diduga memiki Narkoba jenis Ganja kering di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Sabtu (26/5).

Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin, SAg melalui Kasatres Narkoba, Iptu Roni mengatakan, dari tangan pelaku berhasil diamankan tiga paket besar Ganja dengan berat sekitar 3 Kg.

”Kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi Ganja kering di daerah Lubuk Sikaping. Kemudian kami melakukan pengintaian terhadap pelaku dari kemarin. Namun pelaku baru bisa ditangkap di Pasar Lama jalan Jendral Sudirman Nomor 227 jorong Kampung Taji, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, sekitar pukul 14.30 WIB," terang Iptu Roni.

Dikatakan, pelakunya seorang janda berinisial SH (39) warga Kampung Pinagar, Jorong Pinagar, Nagari Aur kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan Barang Bukti (BB) jenis Ganja kering dalam tas hitam yang dibawa pelaku tiga paket besar dengan berat sekitar 3 Kg. Kemudian satu unit handphone.

Lebih lanjut Iptu Roni, mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan tentang adanya keterkaitan pelaku lain.

"Tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mako. Saat ini kami sedang mem-BAP tersangka. Untuk sementara barang bukti ganja yang diamankan sejumlah tiga paket besar,  yang di bungkus kertas sampul warna kuning. (Gani)

Polres Tanah Datar Ringkus Pengedar Shabu di Lintau Buo

Diposkan oleh On Saturday, May 26, 2018



Tanah Datar – IP (48) warga Jorong Jati Tunggal, Nagari Buo, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, diamankan jajaran Polres Tanah Datar dirumahnya, diduga IP salah satu komplotan pengedar barang haram narkotika jenis shabu. Sabtu (26/5) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. 

Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas saat dikonfirmasi membenarkan telah melakukan penangkapan tersebut, saat dilakukan pemeriksaan dirumah tersangka disaksikan oleh Kepala Jorong dan Ketua Pemuda setempat.

“Ya benar, kita telah mengamankan seorang laki-laki pengedar Shabu berusia 48 tahun di Jorong Jati Tunggal, kita melakukan penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka pengedar shabu, dan kita melakukan penyelidikan, dan ternyata saat dilakukan pemeriksaan dirumahnya ditemukan barang bukti narkotika jenis Shabu,” papar Bayuaji.

Bayuaji memaparkan, saat pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa 1 paket sedang kristal bening diduga narkotika jenis shabu, alat hisab shabu, 1 unit Hp, 1 dompet tempat shabu, 1 dompet tempat alat-alat hisap shabu, 1 bungkusan yang berisikan plastik bening kecil.

“Dan kini tersangka dan barang bukti telah kita amankan di Mapolres Tanah Datar, dan kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna proses hukumnya,” pungkasnya. (Del)

 Wabup Zuldafri Ajak Generasi Muda Bangun Kampung Halaman

Diposkan oleh On Saturday, May 26, 2018




Tanah Datar -- Kebiasaan orang Minangkabau merantau telah berlangsung lama. Tradisi merantau dilandasi keinginan untuk bisa menimba ilmu atau memperbaiki nasib di negeri orang dan berharap suatu saat nanti akan bermanfaat untuk kampung halaman.

Rasa cinta terhadap kampung halaman inilah yang harus terus dipelihara, dipupuk dan dimiliki generasi muda Minangkabau yang akan jadi pemegang tongkat estafet pembangunan di masa yang akan datang.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma saat acara Buka Bersama sekaligus Silaturahmi Ikatan Keluarga Perantau Perantau Turawan (IKPT) Jaya di Hotel Mega Anggrek Jakarta, Jum’at, (25/05).

Wabup Zuldafri sampaikan organisasi perantau sebagai wadah perantau, tentu dibentuk tanpa memandang status ekonomi dan sosial anggotanya untuk meningkatkan silaturahmi sesama dan menggalang kepedulian terhadap pembangunan kampung halaman.

Di kesempatan itu Wabup Zuldafri mengapresiasi kegiatan IKPT Jaya yang sudah teragenda dan terencana dengan baik. Beberapa kegiatan silaturahmi, arisan, termasuk buka bersama dan halal bi halal sudah direncanakan dengan baik sebagai bentuk solidnya pengurus beserta seluruh anggota.

“Generasi muda  harus meneladani sikap dan komitmen para tokoh dan senior yang telah bahu membahu membangun dan menjalankan organisasi  perantau dengan baik,” ucap Zuldafri di depan puluhan perantau Turawan.



Dikatakan, membangun rasa kebersamaan dan komunikasi dengan beragam latar belakang untuk menyatukan  kekuatan dan seluruh sumber daya meraih suatu tujuan tidaklah mudah. “Kuncinya itikad dan niat yang ikhlas serta rasa gotong royong, apa yang ingin dicapai Insya Allah akan tercapai,” sebutnya lagi.

Wabup juga pesankan kolaborasi generasi tua dengan generasi muda perantau yang masuk di pengurus IKPT Jaya dapat terus dipertahankan. “Dengan solidnya oganisasi, bisa merangkul sanak saudara yang ada di rantau untuk memikirkan dan mencari solusi atas permasalahan yang ada baik di rantau maupun di kampung halaman,” ucap Zudafri.

“Pemerintah daerah sangat mengapresasi keberadaan perantau sebagai salah satu pilar pembangunan untuk menjadikan Tanah Datar lebih maju lagi,” pungkasnya.

Ketua IKPT Jaya Bambang Trismen menyampaikan kegiatan buka bersama ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi sesama anak perantauan Jorong Turawan Nagari III Koto Kecamatan Rambatan yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

“Di tengah kesibukan masing-masing menjalankan aktifitas, mari kita manfaatkan momentum bulan suci Ramadhan merajut silaturahmi sehingga tali ukhwuwah semakin kuat dan kokoh,” sebutnya.



Bambang juga jelaskan Bulan Ramdahan sebagai bulan ibadah jadi peluang mencari pahala sebesar-besarnya sehingga pada kegiatan ini juga digalang dana, infak dan sedekah dari seluruh perantau yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di kampung halaman.

“Dana yang dikumpulkan hari ini akan kita kirimkan ke kampung halaman, sehingga bisa meringankan saudara-saudara kita dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri mendatang,” jelasnya.

Acara ini juga diisi dengan tausiyah agama dengan penceramah KH. Syofwan Nizomi dan semakin terasa spesial didahului shalat tarwih berjamaah dengan imam KH. Muammar ZA Qori internasional yang banyak melahirkan kaset tilawah di era 90-an.

Turut hadir pada kesempatan itu Ny. Retri Zuldafri, tokoh-tokoh IKPT Jaya Suherman Dt. Rajo Nan Sati, Dt. Malintang Sati, H. Ostri Patra, Aji Dirasidi dan Israfil Sidiq. (Hp)

  Peroleh Enam Kali Berturut-turut dari BPK,WTP Jadi Anugerah Terindah  Bagi Kabupaten Tanah Datar

Diposkan oleh On Saturday, May 26, 2018



Tanah Datar -- SUNGGUH! Ini adalah anugerah luar biasa untuk Kabupaten Tanah Datar. Kita wajib bersyukur atas rahmat terindah dari Allah SWT ini. Prestasi sekaligus prestise terbaik berhasil diraih dan dipertahankan untuk ketujuh kalinya.

“Itulah dia opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas pengelolaan keuangan dan aset daerah. Fakta ini membuktikan, Pemkab Tanah Datar berkomitmen tinggi dalam mengelola keuangan dan aset daerah secara baik dan benar, sekaligus menjad langkah positif menuju pemerintahan yang bersih” ujar Bupati H. Irdinansyah Tarmizi, Jumat (25/5), di Padang.

Irdinansyah mengatakan hal itu, usai menerima Surat Keputusan (SK) BPK RI tentang Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2017, dari Kepala Perwakilan BPK RI Sumatera Barat Pemut Arya Wibowo, dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Sumbar, Jl. Khatib Sulaiman, Padang.



Pada kesempatan yang membahagiakan itu, bupati didampingi Ketua DPRD Anton Yondra, Inspektur Altri Suandi, Kepala Badan Keuangan Daerah Hendri, Kabag Humas dan Protokol Syahril, dan sejumah pejabat terkait lainnya.

Opini WTP yang diperoleh Kabupaten Tanah Datar kali ini, jelasnya, merupakan WTP yang ketujuh kalinya, dan secara berturut-turut merupakan Opini WTP yang keenam kalinya; yakni Tahun 2009, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, dan 2017.

“Kami bersyukur kepada Allah atas rahmat yang luar biasa ini. Kami juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada segenap pengelola keuangan dan aset daerah di lingkup Pemkab Tanah Datar, mulai dari Badan Keuangan Daerah (BKD), sampai kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kami juga berterima kasih kepada jajaran legislatif dan segenap masyarakat Tanah Datar atas dukungan yang diberikan, sehingga pemerintah daerah berhasil mengelola keuangan dan aset daerah dengan sebaik-baiknya,” kata Irdinansyah.



Secara khusus, Irdinansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPK beserta segenap jajaran pemeriksa keuangan daerah, karena telah melakukan pembinaan dengan baik terhadap jajaran pengelola keuangan daerah, dan memeriksa dengan amat jelimet terhadap LKPD Tanah Datar Tahun 2017 yang telah disampaikan sebulan sebelumnya.

Irdinansyah mengatakan, dengan kembali diperolehnya opini WTP dari BPK itu, pihaknya berharap, hal demikian dapat menjadi motivasi bagi segenap jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja, dan secara konsisten akan berupaya menerapkan pengadministrasian berbasis elektronik, mencakup e-planning, e-budgetting, e-monev, e-procurement, dan lain-lain.

Bagi Ketua DPRD Anton Yondra, perolehan opini WTP yang ketujuh kalinya dengan enam kali di antaranya didapat secara berturut-turut setiap tahun itu, jadi pertanda, jajaran Pemkab Tanah Datar terus bekerja keras untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik, benar, dan bersih. Untuk itu, ujarnya, pihak legislatif menghaturkan terima kasih dan akan terus mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja di semua aspek.

“Opini WTP yang diperoleh Pemkab Tanah Datar dari BPK ini, menjadi referensi penting bagi legislatif. Dengan opini WTP ini, DPRD akan semakin terbantu dalam menunaikan tugas-tugas pokoknya, terutama di bidang penganggaran dan pengawasan,” sebut Anton.

Menurut Anton,  jajaran legislatif akan terus berupaya mendorong pengelolaan aset dan keuangan daerah dengan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Opini WTP yang diperoleh untuk ketujuh kalinya ini, katanya, menjadi langkah baik untuk meningkatkan usaha-usaha pembangunan daerah, guna mewujudkan visi dan misi daerah menuju Kabupaten Tanah Datar yang madani dengan masyarakat yang sejahtera.



Memujikan

Kepala Perwakilan BPK RI Sumatera Barat Pemut Arya Wibowo, memujikan opini WTP yang berhasil diperoleh Pemkab Tanah Datar atas LHP Keuangan Daerah Tahun 2017 itu. Untuk level Sumbar, Tanah Datar menjadi daerah terbaik pertama dan terbanyak dalam hal memperoleh Opini WTP dari BPK, yakni dimulai dari tahun 2009, dan secara berturut-turut diperoleh sejak tahun 2012.

“Opini yang diberikan BPK terhadap LKPD merupakan pernyataan profesional. Sejatinya, seluruh pemerintah daerah memperoleh opini WTP, karena opini itu merupakan standar yang harus dicapai jajaran pemerintahan dalam mengelola keuangan dan aset negara,” kata Pemut.

Diakui, Pemkab Tanah Datar di bawah kepemimpinan Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma merupakan daerah yang memiliki komitmen terbaik dalam mengelola keuangan dan aset daerah di Provinsi Sumatera Barat. Apalagi dalam dua tahun belakangan, pengelolaan keuangan sudah berbasis akrual dengan tujuh kelompok laporan yang diperiksa, meliputi Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan.(adv)

HUKRIM

Lowongan Kerja

OPINI KITA

Video Moment

INSPIRASI KEHIDUPAN