Follow & Like It !

IKLAN

Budaya

Dunia Sekolah

PARIWISATA

Komunitas Seni Kuflet  Padang Panjang Bakal Gelar Bincang Sastra

On Thursday, April 18, 2019


Padangpanjang  - Bertempat di Sekretariat Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang, yang beralamat di Jl. Dr. A. Rivai No. 146 Kampung Jambak  akan digelar bincang-bincang sastra dengan tema Eksistensi Penyair Perempuan dan Pengaruh Komunitas Seni dalam Dunia Sastra pada Sabtu mendatang (20/04).

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Sulaiman Juned, M.Sn  penyair, teaterawan dan Pendiri/Penasihat Komunitas Seni Kuflet), Kunni Masrohanti  merupakan Penyair, Ketua Penyair Perempuan Indonesia, Pembina Komunitas Seni Rumah Sunting, serta Wartawan Riau Pos Pekanbaru.

Mardhiyan Novita M.Z, Penyair yang juga Duta Baca Sumatera Barat Tutur Soleha Hasanah Nasution Ketua Umum Komunitas Seni Kuflet saat ditemui di sekretariat Kuflet , Kamis (18/4).

Kunni Masrohanti mengatakan , bicara soal penyair perempuan adalah bicara soal harapan. Jumlah penyair perempuan belum cukup banyak, begitu juga di Sumatera. Kalaupun ada hanya beberapa bahkan ada yang hanya tinggal nama.

Artinya namanya pernah besar sebagai penyair perempuan, namun kini tidak lagi menulis, tidak ada karya atau hilang diperedaran. Bicara tentang penyair perempuan bukan berarti  hendak membedakan antara penyair lelaki dengan perempuan, tetapi hendak mengajak bersama-sama menggali potensi diri sebagai perempuan dan menuangkan karya kepenyairannya Papar Wartawan Riau Pos itu.

Mardhiyan Novita M.Z mengatakan,  eksistensi penyair perempuan akan menjadi sudut pandang yang menarik, sebab bagaimana perempuan memandang suatu objek yang disampaikan lewat karya sastra.

Kehadiran penyair perempuan  akan menyeimbangkan ranah kepenyairan tanah air yang sampai sekarang masih didominasi lelaki. Sementara itu Komunitas sangat mempengaruhi perkembangan dan pergerakan sastra. Komunitas dapat menjadi rumah bagi anggotanya untuk mempertajam kualitas sastranya tutur penyair yang juga Duta Baca Sumatera Barat.

Kunni Masrohanti menambahkan Komunitas merupakan salah satu jalan untuk berbuat dan bergerak, dapat menjadi laman bermain dengan sejuta karya bahkan bukan untuk diri sendiri namun dihadirkan untuk siapa saja yang mau belajar dan tumbuh bersama. Kekuatan Komunitas dalam menggali dan berbuat sesuatu yang positif adalah hadiah bagi negeri yang tak bisa dilihat dengan sebelah mata Ucap Ketua Penyair Perempuan Indonesia.

Sulaiman Juned mengaharapkan Bincang sastra yang membahas Eksistensi penyair perempuan serta pengaruh komunitas seni dalam perkembangan dunia sastra ini menarik menjadi perbincangan sambil menyeruput kopi gayo, Aceh.

" Mari ramaikan sembari mengetahui bagaimana percaturan kepenyairan perempuan di negeri ini, sekaligus membahas seberapa penting komunitas seni bagi personal penyair. Hal ini jawabannya tentu ada pada dua penyair perempuan  yang menjadi narasumber, " Papar Dosen Seni Teater ISI Padangpanjang ini.(***)

SMPN 5 Padangpanjang Luncurkan Majalah Hi-Five

On Thursday, April 18, 2019


Padangpanjang -  SMP Negeri 5 Padangpanjang luncurkan Majalah Hi-Five, peluncuran majalah tersebut merupakan Edisi Perdana oleh SMP N 5 yang dihadiri lansung oleh Wakil Walikota Padangpanjang Drs. Asrul, Kamis (18/4).

"Kami sangat bangga dengan keberanian siswa yang telah berprestasi apalagi berhasil menghasilkan sebuah karya, tentu itu tidak luput dari bimbingan dari Kepala sekolah dan majelis guru serta pembina," ujar Asrul mengapresiasi.

Dikesempatan tersebut, Asrul mengatakan, dengan terbitnya Majalah Hi-Five pada hari ini, sekaligus menjadi bukti, bahwa SMP N 5 secara eksplisit telah berhasil melaksanakan gerakan literasi secara baik dan nyata.  

“Gerakan Literasi sekolah, merupakan sebuah gerakan dalam upaya menumbuhkan budi pekerti siswa, yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis, sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat,” jelas Asrul.

Asrul mengatakan, seiring dengan perkembangan teknologi informasi, ranah literasi mengalami pergeseran. Yang dulunya hanya terpaku pada media buku, sekarang sudah dimarakkan dengan literasi digital.

Namun, Arul juga mengatakan, apapun medianya, hal tersebut akan singkron dengan sasaran yang ingin dicapai dari literasi itu sendiri, yakni untuk meningkatkan kemampuan dalam menyerap informasi, memperoleh banyak ilmu dan memiliki kemampuan untuk mengolah sesuatu. 

"Apapun medianya, capaian untuk menggerakkan literasi tetap ditingkatkan, untuk para siswa, jangan berpuas diri dengan apa yang telah diraih, terus tingkatkan kemampuan membaca dan menulis agar lebih menghasilkan karya-karya yang gemilang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Padangpanjang Ermita, S.Pd, juga menyampaikan bahwa literasi merupakan program unggulan sekolah. " Alhamdulillah dengan semangat literasi tersebut siswa-siswi kita dapat menerbitkan sebuah majalah perdana yang kita beri judul hi-five," katanya.

Ermita juga mengatakan ucapan terimakasih kepada pembina yang telah membimbing siswa-siswi untuk terus menggiatkan program literasi. "Semoga dalam waktu secepatnya siswa kita dapat lagi meluncurkan majalah berikutnya," pungkasnya. (Del)

Terkait Surat Suara Tercecer di Kampar, Ketua KPU Tanah Datar Dipanggil Bawaslu

On Thursday, April 18, 2019


Tanah Datar  – Seputar masalah tercecernya surat suara milik KPU Tanah Datar di Kabupaten Kampar - Riau, Ketua  KPU Tanah Datar dimintai keterangan oleh Bawaslu Tanah Datar .
Ketua KPU Tanah Datar, Fahrul Rozi mengatakan jika pemanggilan yang dilakukan oleh Bawaslu hanya sekedar konfirmasi, dan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan pemeriksa sesuai dengan kondisi yang terjadi.
Rozi juga menyatakan jika tercecernya surat suara tersebut dalam hal ini KPU hanya menerima, mengamankan dan mengelola.
“Alurnya pengiriman kita tidak tahu persis. Ketika barang yang kita terima akan kita catat, apa apa saja yang diterima,berapa saja jumlahnya apa sudha cukup dengan kebutuhan kita,” ucap Rozi.
Rozi juga mengatakan jika setiap barang yang diterima KPU selalu memiliki berita acara. Surat suara yang diterima pada 9 april lalu tersebut juga memiliki berita acara yakni 5 jenis barang dari 8 jenis kekurangan.
“Disaat itu hanya 5, ada berita acaranya, tapi saya lupa nomor berita acaranya. Diberita acara itu dijelaskan apa saja jenisdan jumlah koli atau lembar yang dikirimkan ke Tanah Datar,” tutup Rozi.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Tanah Datar, Hamdan mengatakan jika seluruh pertanyaan tersebut masih seputar proses pengiriman dan penerimaan surat suara oleh KPU Tanah Datar pada 9 april lalu.
“34 pertanyaan itu ya tentang proses pengiriman dan penerimaan barang dari ekspedisi kepada KPU yang saat itu diterima oleh salah seorang staf KPU,” ujar Hamdan.
Menurut Hamdan, berdasarkan surat jalan ekspedisi, semestinya KPU Tanah Datatr menerima barang atau kekurangan surat suara yang dikirimkan sebanyak 8 jenis. Sementara, berdasarkan berita acara penerimaan yang dibuat oleh KPU hanya menerima dan menandatangani sebanyak 5 jenis surat suara.
“Semestinya, berdasarkan surat jalan sebanyak 8 jenis tersebut yang harus diterima KPU Tanah Datar. Namun disini terjadi selisi 3 jenis surat suara,” tambahnya.
Hamdan pun tidak menutup kemungkinan akan adanya pemanggilan terhadap yang bersangkutan jika masih dibutuhkan.

Selain memeriksa Ketua KPU Tanah Datar, Fahrul Rozi, Bawaslu Tanah Datar juga mememeriksa seorang anggota KPU yang saat itu menerima barang tersebut. (Ril)

Miliki 816 gram Ganja Kering, Pengedar di Batipuh Diringkus Polisi

On Thursday, April 18, 2019



Padangpanjang – Menjadi Target Operasi (TO) sejak beberapa tahun terakhir, akhirnya pemakai sekaligus pengedar narkotika golongan I jenis ganja kering berhasil diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Padangpanjang. 

MB (35) diringkus pihak kepolisian pada Selasa malam (16/4) sekitar pukul 23.00 WIB dirumahnya di Jorong Mato Aia, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

“MB merupakan TO kita selama ini, namun ia tergolong licin karena selalu lolos dari buruan polisi. Tetapi sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga, dan MB diringkus dirumahnya sendiri,” jelas Kapolres AKBP Cepi Noval,SiK melalui Wakapolres Padangpanjang, Kompol M. Nasir didampingi Kasat Narkoba, IPTU. Asrul Harahap, SH saat press release di Mapolres setempat, Kamis (18/4). 

Nasir mengatakan, dari tangan pelaku diamankan satu paket kecil ganja kering siap edar seberat 0,56 gram yang dibungkus plastic dan dibungkus lagi dengan kertas, serta satu paket besar ganja kering seberat 816,98 gram yang dibungkus dengan lakban, dan uang pecahan 50.000 senilai Rp. 200.000,-.

“Dari pengakuan pelaku, awalnya paket besar ganja kering tersebut beratnya 1 kg. Namun, karena sebagian telah ia jual dan ia konsumsi sendiri, sehingga berat ganja kering itu menjadi 816,98 gram,” paparnya.

Nasir menjelaskan, awalnya kronologis penangkapan, pelaku ditangkap oleh Polsek Batipuh Selatan bersama warga pada Selasa malam pukul 23.00 WIB. Dari hasil penggeledahan pihak kepolisan menemukan satu paket kecil ganja kering kecil yang disimpan di bawah kasur kamar pelaku.

Mendapati hal tersebut, Polsek Batipuh Selatan menghubungi dan melaporkan penangkapan ke Satresnarkoba Polres Padangpanjang. Saat menuju TKP dan ikut melakukan penggeladahan, Satresnarkoba menemukan kembali satu paket besar ganja kering yang ia disimpan didalam lemari.

“Dari keterangan pelaku, barang tersebut ia beli dari pengedar di Panyabungan, Sumatera Utara. Dan sampai saat ini kita masih melakukan pendalam, untuk barang bukti dan pelaku telah kita amankan di mapolres, guna proses lebih lanjut,” ucapnya.

Lebih lanjut Nasir mengatakan, MB terjerat Undang-Undang no. 35 tahun 2009 pasal 114 ayat 1 dan pasal 111 ayat satu tentang penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Del)

Makin Kokoh Di Literasi Sekolah, SMPN 5 Luncurkan Majalah "Hi-Five"

On Thursday, April 18, 2019


Padang Panjang - Melalui gerakan Literasi, SMPN 5 Padang Panjang berhasil meluncurkan Majalah Hi-Five Edisi 

Majalah tersebut diluncurkan langsung oleh Wakil Walikota Padang Panjang Drs. Asrul di dampingi Kepala SMPN 5 Ermita, S.Pd, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Neldawati, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Drs. Afrizal, M.Pd dan Ketua FPL Muhammad Subhan di Halaman SMPN 5 Padang Panjang, Kamis (18/4).

Gerakan literasi di sekolah merupakan sebuah gerakan dalam upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat.

"Kami sangat bangga dengan keberanian siswa yang telah berprestasi apalagi berhasil menghasilkan sebuah karya, tentu itu tidak luput dari bimbingan dari Kepala sekolah dan majelis guru serta pembina," ujar Asrul.

Sama diketahui, bahwasanya seiring dengan perkembangan teknologi informasi, ranah literasi mengalami pergrseran, yang dulunya hanya terpaku pada media buku sekarang sudah dimarakkan dengan literasi digital.

Asrul berpesan, "Apapun medianya, capaian untuk menggerakkan literasi tetap ditingkatkan, untuk para siswa, jangan berpuas diri dengan apa yang telah diraih, terus tingkatkan kemampuan membaca dan menulis agar lebih menghasilkan karya-karya yang gemilang," tambahnya.

Begitu juga dengan Ermita, beliau menyampaikan bahwa literasi merupakan program unggulan sekolah. 

"Dan Alhamdulillah dengan semangat literasi tersebut siswa-siswi kita dapat menerbitkan sebuah majalah perdana yang kita beri judul "hi-five"," katanya.

Ermita juga mengatakan ucapan terimakasih kepada pembina yang telah membimbing siswa-siswi untuk terus menggiatkan program literasi. 

"Semoga dalam waktu secepatnya siswa kita dapat lagi meluncurkan majalah berikutnya," tutupnya. (Rel)

Partisipasi Pemilih Di Agam Meningkat

On Thursday, April 18, 2019


Agam — Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu serentak 2019 di kabupaten Agam diyakini meningkat dibanding pemilih 2014 lalu.

Bahkan target rata-rata kecamatan yang ditetapkan sebelumnya diatas 70 persen akan tercapai, sesuai laporan awal dari kecamatan.

Asisten I Sekab Agam Rahman, menyebutkan sesuai data awal sampai Rabu malam ini, mayoritas kecamatan menginformasikan data awal angka partisipasi pemilih diatas 70 persen.

Seperti data dari IV Koto, partisipasi pemilih sementara mencapai 71,1 persen,Banuhampu partisipasi masyarakat 70, 88 persen, di Malalak ngkat partisipasi pemilih 69 persen, di Sungai Pua 70 persen, Kamang Magek angka partisipasi diperkirakan melebihi 70 persen, dan Baso 72,46 persen.
” Proses penghitungan masih berlanjut dan kita berharap, angka partisipasi itu terus meningkat, karena proses penghitungan suara masih berlanjut,” sebut Rahman. ( Ril )

Ketua KPU Arief Budiman: Quick Count Bukan Hasil Resmi Pemilu

On Wednesday, April 17, 2019

Ketua Kpu RI , Arief Budiman ( Dok.Net )

Pasbana.com --- Setelah pemungutan suara, keramaian Pemilu 2019 diisi dengan perolehan hasil hitung cepat atau quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

Ada yang menyambut gembira hasil quick count. Namun, ada juga yang bersikap skeptis dan mencurigai hasil quick count.

Misalnya, akun Twitter @greenblackcyber membuat sebuah kicauan yang menginformasikan cara kerja hasil hitung cepat alias quick count saat Pemilu.

Dalam twitnya, pemilik akun mengungkapkan bahwa lembaga survei sengaja memenangkan salah satu pasang calon presiden dan calon wakil presiden untuk mengalihkan perhatian publik dan memancing emosi paslon lainnya. Hal itu bertujuan untuk membuat kecurangan pada hasil Pemilu.

Berikut narasinya:

Bisa jadi exit poll yg ditampilkan di TV itu angkanya adalah suara asli untuk 01 -> 02, 02 -> 01, suara dibalikan.

Siapa yg mengaudit lembaga survei ini? Apa landasan bagi lembaga survei ini jadi patokan QC.

Lihat rekam jejak pemilu 2014.

HASIL CEK FAKTA

Berdasarkan penelusuran, hasil quick count yang dilakukan oleh lembaga survei hanya menggunakan sejumlah suara dari beberapa tempat pemungutan suara (TPS) sebagai sampel.

Sementara, hasil real count yang dilakukan oleh KPU menggunakan seluruh suara yang terkumpul dari semua TPS se-Indonesia.

Lembaga survei penyelenggara quick count telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2013 yang diubah menjadi Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2014. PKPU mengatur kewajiban yang harus dipenuhi lembaga-lembaga survei.

Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, hasil quick count bukan hasil resmi pemilu. Oleh karena itu, lembaga survei harus mengumumkan dengan jelas persentase sampel yang sudah diambil dari angka yang dimunculkan tersebut.

"(Kalaupun) perolehan suara ini memang sudah 100 persen, tapi 100 persen dari sampling yang dia punya, ini masyarakat harus tahu. Berbeda dengan KPU melakukan real count, begitu data 100 persen sudah masuk maka itu data 100 persen jumlah TPS se-Indonesia," ujar Arief.

Sementara itu, Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia Hamdi Muluk mengatakan, quick count atau Parallel Vote Tabulation (PVTs) merupakan alat yang diadopsi dari The National Democratic Institute (NDI).

Hamdi menjelaskan, quick count adalah alat untuk mengetahui hasil pemilu secara cepat dengan mengambil sampel di tempat pemungutan suara (TPS).

"Quick count bukan sekadar untuk tahu pemilu saja, tapi juga sebagai perbandingan dengan hasil resmi KPU (Komisi Pemilihan Umum). Jadi bisa dibilang ini adalah alat untuk mengawal demokrasi," kata Hamdi pada 10 Juli 2014 silam.(Ril)

Dua Orang ASN Terduga Pelaku Pelanggaran Pemilu Diperiksa Bawaslu Kota Padang

On Wednesday, April 17, 2019


Padang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang, Sumatera Barat memanggil dua Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AF dan NV yang diduga melakukan pelanggaran pemilu.

Komisioner Bawaslu Padang Firdaus Yusri di Padang, Selasa (16/04), mengatakan, ASN berinisial AF merupakan seorang dosen di perguruan tinggi, sementara ASN berinisial NV adalah seorang guru di Kota Padang.
Ia mengatakan, keduanya diduga melakukan pelanggaran pemilu dengan cara yang berbeda.

Menurut dia, kedua ASN yang seharusnya netral dan tidak terlibat politik praktis diduga ikut mengkampanyekan salah seorang caleg.

ASN berinisial AF di akun media sosialnya terdapat banyak postingan yang mendukung salah seorang calon dan foto profilnya diganti dengan foto salah satu pasangan calon presiden.

Ia mengatakan mendapatkan laporan dari pesan aplikasi Whatsapp milik Bawaslu Kota Padang. Selanjutnya pihaknya melakukan investigasi dan melakukan pemanggilan.

 "Kami sudah layangkan surat dan yang baru hadir itu ketua jurusan di tempatnya mengajar, informasinya memang sedang tugas belajar. Jadi kami masih menunggu keterangan yang dari terlapor hari ini," kata dia.

Sementara untuk pelanggaran ASN berinisial NV diduga ikut menggerakan masyarakat untuk hadir dalam kampanye salah satu pasangan calon. Dari hasil investigasi awal di lapangan, yang bersangkutan membantah tuduhan tersebut.(Ril)

Bencana Galodo di 50 Kota Juga Melanda Kota Payakumbuh

On Tuesday, April 16, 2019



Payakumbuh - Bencana galodo (banjir bandang-red) yang terjadi di tiga jorong Kenagarian Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, juga melanda kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, Kecamatan Payakumbuh Selatan kota Payakumbuh. selasa (16/4).

Walikota Riza Falepi dan Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz didampingi Kalaksa BPBD Payakumbuh Yufnani Away mengatakan, aliran air yang berada di sekitar kawasan Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang ini tidak mampu menahan luapan banjir kiriman tersebut. Akibatnya, luapan air bercampur lumpur ini pun menggenangi lahan pertanian, kolam ikan larangan, dan pemukiman yang berada di sekitar aliran.

"Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi dan kami akan segera melakukan tindakan antisipasi dengan membuat bronjong atau dam di sekitar lokasi," kata Riza Falepi didampingi Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam dan Sekretaris BPBD Payakumbuh Agus Rubiono serta Kepala Satpol PP dan Damkar Devitra yang terjun langsung ke lokasi bencana.

Riza menjelaskan salah satu daerah terdampak banjir kiriman ini adalah sebuah perumahan di Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang dan beberapa lahan pertanian di Kelurahan Padang Karambia. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan hanya menimbulkan kerusakan pada akses jalan menuju perumahan.

"Tercatat di sini ada sekitar 56 rumah terdampak dimana lumpur-lumpur memenuhi jalan sekitar, menerjang lahan pertanian seperti sawah, dan kolam ikan larangan. Air bercampur lumpur tersebut juga sebagian memasuki rumah warga," kata Riza Falepi.

Ia menambahkan pihak pemerintah akan membantu melakukan pembersihan dengan menurunkan alat berat untuk membuka akses jalan yang dipenuhi lumpur. Kemudian saat ini dikatakannya armada damkar juga telah berada di lokasi untuk membantu pembersihan rumah warga.

“Warga Kota Payakumbuh, khususnya yang berada di sekitar lokasi baik di daerah lain diharapkan meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan lainnya," ujarnya.

Ia menjelaskan untuk kerugian pasti, pihak BPBD Payakumbuh dan pemerintahan setempat tengah melakukan pendataan. (BD)

HUKRIM

Video Moment

INSPIRASI KEHIDUPAN

CARITO LAPAU