Follow & Like It !

IKLAN

Budaya

Dunia Sekolah

PARIWISATA

Pekerja Konstruksi Wajib Sertifikasi

On Tuesday, April 23, 2019



Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Bina Konstruksi Balai Jasa Konstruksi wilayah I Banda Aceh mengadakan Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Konstruksi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 117 peserta dan dilakukan selama 2 hari, 22-23 April 2019. Pembukaan acara bimtek berlangsung di Hotel Kolivera, Kelurahan Sicincin Kecamatan Payakumbuh Timur, Senin, (22/4). Bimtek dibuka secara resmi oleh Walikota Payakumbuh diwakili Asisten II Setdako Elzadaswarman.

Dalam sambutan, Elzadaswarman mengatakan sangat mendukung dan sangat mengapresiasi kegiatan Bimtek ini. Dengan adanya kegiatan Bimtek dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi, sertifikat bimtek yang diterima nanti akan menjadi modal yang sangat besar untuk kedepan.

“Dengan adanya sertifikat tersebut, berarti keahlian para pekerja sudah teruji dan profesional sehingga dapat dihargai dengan upah yang setimpal dengan kerja kerasnya,” ujar Om Zet, panggilan akrab Elzadaswarman.

Elzadaswarman menambahkan, diharapkan bimbingam teknis ini dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap para peserta dalam menerapkan kaidah-kaidah keselamatan.

“Keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan serta pemberian pengakuan kepada para peserta setelah melakukan pelatihan dengan metode distance learning, dan dinyatakan lulus pelatihan dan uji kompetensi sebagai tenaga ahli K3 konstruksi,” pungkasnya.

Senada, Kepala Dinas PUPR Muslim, mengatakan Bimtek SMK3 dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para tenaga kerja konstruksi di proyek berbasis masyarakat agar mutu hasil pelaksanaan pekerjaan tetap terjamin.

“Sertifikat kompetensi yang nantinya mereka miliki dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat pekerja konstruksi agar dapat meningkatkan taraf hidupnya kelak,” ujar Muslim.

Dikatakan, tujuan lain dari pelaksanaan Bimtek tersebut adalah menyebarluaskan informasi dan peningkatan pengetahuan SMK3 konstruksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan penerapan K3 pada pengadaan barang dan jasa.

“Melalui Bimtek ink diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan material dan peralatan serta teknologi yang memenuhi standar, norma, prosedur, dan kriteria keselamatan dan kesehatan kerja serta meningkatkan pengetahuan dalam pengaturan dan peningkatan manajemen mutu, biaya, waktu, dalam pelaksanaan konstruksi,” ujar Muslim.

Sementara, Kepala Sub bagian Tata usaha Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat direktorat jendral Bina Konstruksi Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh Danny Suriansyah yang juga merupakan narasumber dalam Bimtek SMK3 ini mengatakan setiap tenaga kerja j wajib memiliki sertifikat kompetensi.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 02 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi Pasal 70 (1) dan 70 (2) mengamanatkan bahwa setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang jasa konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja dan bahwa setiap Penyedia dan/atau Pengguna Jasa wajib mempekerjakan tenaga konstruksi yang memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja,” terang Danny.

Kepada para peserta yang telah mengikuti Bimbingan Teknis dan dinyatakan LULUS, berhak mendapatkan Surat Keterangan/Sertifikat yang ditandatangani oleh Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi, Kementerian PUPR sebagai Petugas K3 sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri PU No. 05/PRT/M/2014. (BD)

ASN Payakumbuh Ikuti Ujian Dinas Demi Kenaikan Pangkat

On Tuesday, April 23, 2019



Payakumbuh - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Payakumbuh mengadakan ujian dinas tingkat I dan II serta penyesuaian ijazah bagi sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. Ujian dilaksanakan di Kantor UPT Kantor Regional BKN, Kota Padang, Senin (22/4) kemarin.

Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh melalui Kabid Mutasi, Dewi Mulia, mengatakan via selulernya, Selasa (23/4), pelaksanaan ujian dinas dan penyesuaian ijazah tersebut mengacu kepada PP No. 12 Tahun 2002 tentang perubahan atas PP No. 99 tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.

“Ujian dinas adalah suatu rangkaian kegiatan yang diperuntukan bagi Pegawai Negeri Sipil untuk dapat dinaikkan golongannya ke yang lebih tinggi dimana terjadi perubah golongan dan yang bersangkutan tidak memenuhi syarat otomatis untuk berpindah golongan,” ujar Dewi Mulia saat dihubungi,  Senin (22/4).

Ditambahkan, kenaikan golongan itu seperti dari golongan II ke III sementara yang bersangkutan belum sarjana atau dari golongan III ke IV dan yang bersangkutan belum magister atau belum memiliki syarat kenaikan otomatis lainnya.

Dikatakan, untuk mengikuti pelaksanaan ujian dinas dan penyesuaian ijazah tersebut pihaknya mengusulkan sebanyak 36 orang PNS Payakumbuh yang telah memenuhi syarat. Namun dalam pelaksanaan hanya diikuti 33 orang saja.

“Kita mengusulkan 36 orang PNS dengan rincian ujian dinas tingkat II sebanyak 7 orang, ujian dinas tingkat I sebanyak 6 orang dan penyesuaian ijazah sebanyak 20 orang, tetapi yang mengikuti hanya 33 orang. 3 orang tidak hadir,” terang Dewi.

Ujian dinas ini sendiri dilaksanakan sebelum Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan dipertimbangkan kenaikan pangkatnya ke dalam golongan yang lebih tinggi.

“Ujian Dinas tingkat I untuk kenaikan pangkat dari golongan/ruang Pengatur Tk.I/IId menjadi Penata Muda/IIIa dan Ujian Dinas tingkat II untuk kenaikan pangkat dari golongan/ruang Penata Tk.I/IIId menjadi Pembina/IV.a,” pungkas Dewi. (BD)

Hari Buku Sedunia, Walikota Fadly Amran Ajak Masyarakat Untuk Baca Buku

On Tuesday, April 23, 2019

Pasbana.com --- Melalui momen peringatan Hari Buku Sedunia, Walikota Fadly Amran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membaca buku.

Dan minat untuk baca buku hendaknya ditumbuhkan pada anak sejak usia dini. Sebab, kebiasaan membaca sejak usia dini akan bermanfaat untuk kehidupan masa depan.

Buku sangat memberi arti  dalam kehidupan kita, sehingga bisa membuat kita tahu dan memahami akan dunia, tahu akan ilmu pengetahuan, tahu tentang sejarah, dan masih banyak lagi.

Membaca buku tidak terbatas oleh usia dan profesi, ungkap Walikota Fadly Amran. Melalui gerakan literasi yang digalakkan di Kota Padang Panjang, Fadly berkomitmen untuk mendukung penuh gerakan literasi yang mendorong masyarakat untuk membaca buku.

Melalui berbagai media literasi yang ada, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidupnya untuk lebih baik lagi. ( PB-01)


Berikut video Walikota Fadly Amran mengajak seluruh masyarakat untuk membaca buku yang dipublikasikan oleh Diskominfo Padang Panjang ;

Sinergitas TNI Polri dalam Pengamanan Pemilu

On Tuesday, April 23, 2019




Pessel-- Koramil 05/Batang Kapas melaksanakan Apel pengamanan Pemilu Bersama Polsek Sutera dalam rangka kegiatan Apel Pengamanan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2019 di Kantor Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Selasa (23/04)

Apel di pimpin langsung oleh Kapolsek Sutera Iptu Asmardi Abas dan diikuti oleh Anggota Koramil 05/Batang Kapas dan Anggota Polsek Sutera.

Kapolsek Sutera Iptu Asmardi Abas mengatakan Tingkat kan sinergitas TNI Polri dalam pengaman pemilu.

" Mari Kita tingkatkan Sinergitas TNI Polri dalam Pengamanan Pemilu 2019 ini, khususnya di kecamatan sutera dan Tetap semangat dan selalu waspada" Katanya Kapolsek

Di samping itu Danramil 05/Batang Kapas Kapten Inf Adek melalui Babinsa mil 05 Serda Heri. K,  mengatakan  kami dari pihak TNI siap mendukung mendukung  untuk membantu rekan-rekan dari Polsek Sutera dalam rangka Pengamanan Pemilu Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2019.

Informasi terkait sinergitas yang sangat bermanfaat bagi TNI Polri , Diharapkan seluruh warga masyarakat yang ada di Wilayah Kecamatan Sutera dan Juga Kecamatan lain  dapat menikmati pesta demokrasi 5 tahun ini dengan aman dan nyaman, jelas Serda Heri. (Ry)

Anggota Koramil 02/Rnh. Pesisir dan polisi Kawal Serta Amankan Rekapitulasi Surat Suara Pemilu 2019, 24 jam

On Tuesday, April 23, 2019



Pessel --- Anggota Koramil 02/Rnh. Pesisir bersama Polisi di Kec. Ranah Pesisir dan Linggo Sari Baganti mengawal proses rekapitulasi surat suara Pemilu 2019. Pengawalan dan kesiagaan dilakukan 24 jam. Selasa (23/4).

Danramil 02/Rnh. Pesisir Kapten Arm sahrial Harahap, mengatakan, bahwa pihaknya siap mengawal proses perhitungan hasil pemungutan suara sampai selesai.

“Sebanyak 4 orang personel Koramil 02/rah. Pesisir libatkan dalam mengawal proses perhitungan di tingkat PPK ini, dengan sistem pembagian menjadi 2 shif, sehingga proses pengamanan dapat berjalan dengan maksimal,” ungkapnya.

Anggota Koramil 02/Rnh. Pesisir dan Polisi melakukan patroli dalam kesiapsiagaan selama 24 jam tersebut. Dalam patroli ini memantau PPK di Kec. Ranah Pesisir hingga PPK di kecamatan Linggo Sari Baganti yang menjadi Tanggung Jawab binaan Koramil 02/Rnh. Pesisir

"Tugas kami belum selesai. Sekarang masih proses rekapitulasi di tingkat PPK, nantinya rekan-rekan yang PAM TPS harus melaksanakan tugas hingga pergeseran dari PPK hingga ke KPU. Petugas harus siaga 24 jam di PPK jangan sampai lengah," lanjut Danramil

Danramil juga mengingatkan kepada jajarannya dalam pengamanan rekapitulasi di tingkat PPK. Sebab saat ini kedua kubu saling klaim menang.

"Mengingatkan agar tetap body sistem, serta standby pada pelaksanaan PAM di PPK yang merupakan Tanggung jawab binaan Kita" ujar Danramil.



(Sumber Kodim 0311/Pessel)

Nyaris Ricuh, Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan Saat Rekapitulasi Suara di PPK Rao Selatan - Pasaman

On Tuesday, April 23, 2019


PASAMAN ---Diprotes para saksi partai politik, rekapitulasi penghitungan suara ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, dihentikan sementara, Senin (22/4) pukul 17.00 WIB. 

Penghentian itu disebabkan suasana yang semakin memanas hingga nyaris berujung ricuh. Bahkan pihak kepolisian yang berjaga mengamankan proses rekapitulasi di kecamatan itu terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan untuk mengamankan suasana. 

Salah satu saksi mata, Rojob mengatakan, saksi partai mendesak dilakukan penghitungan ulang kepada PPK setempat, karena menduga telah terjadi penggelembungan suara hingga menguntungkan salah satu caleg di wilayah itu. 

"Suasana penghitungan suara di PPK berlangsung kisruh. Saksi partai pada protes. Polisi terpaksa melakukan tembakan peringatan baru suasana kembali kondusif di kantor Camat Rao Selatan," ujarnya. 

Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita saat ditemui di lokasi mengatakan, pihaknya menemukan adanya kesalahan rekapitulasi oleh pihak penyelenggara ditingkat TPS. Sehingga menimbulkan aksi protes dari sejumlah saksi partai.

"Sebanyak tiga nagari di Rao Selatan, yaitu Lubuk Layang, Lansekkadok dan Tanjung Betung, betul memang terjadi kesalahan penulisan angka perolehan suara caleg pada salinan C1 plano, C1 hologram dan C1 saksi. Itu yang membuat para saksi protes hingga rekap dihentikan sementara," katanya. 

Dikatakan Rini, kesalahan penulisan itu bisa saja diperbaiki dengan cara disesuaikan dengan C1 plano, C1 punya Pengawas Pemilu dan saksi itu. "Sebab, yang berbeda itu kan terjadi pada C1 hologram. Artinya, itu bisa diperbaiki dengan merujuk pada C1 plano," ujarnya. 

Akan tetapi, kata dia, jika memang dugaan penggelembungan suara sebagaimana diprotes para saksi partai itu betul terjadi, Bawaslu, kata dia, akan menyikapi dan menindaklanjutinya. Ketidaksingkronan data pada salinan itu akan diteliti. 

Terkait beberapa dugaan yang disangkakan, ini akan kita telusuri secepatnya. Apakah ada unsur kesengajaan atau bukan. Kalo tidak salah, ada sejumlah TPS di Nagari Lubuk Layang yang dipersoalkan oleh saksi partai, karena adanya dugaan itu," ungkap Rini.

Terpisah, Kordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Pasaman, Taufik memastikan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rao Selatan, akan dilanjutkan, Selasa (23/4).

"Tetap dilanjutkan besok pagi (hari ini, red) pukul 08.00 Wib. Rekap di kecamatan itu dihentikan sementara sekitar pukul 17.00 WIB, tadi sore," kata Komisioner KPU Pasaman, Taufik seperti dilansir Haluan.

Dipending, kata Taufik, karena situasi perekapan di kecamatan itu sudah tidak kondusif lagi. Penyebabnya, ada saksi partai yang protes dan menuding terjadi penggelembungan suara disejumlah TPS di wilayah itu. 

"Keberatan itu sah sah saja. Kejadian itu akan dicatat pada formulir kejadian khusus dan keberatan saksi. Meski saksi keberatan, rekap tetap dilanjutkan," ujar Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU ini. 

Pihaknya, kata dia, akan tetap melanjutkan proses rekapitulasi suara ditingkat PPK, meski saksi menolak untuk menandatangani berita acara rekapitulasi. 

"Tetap dilanjutkan dong. KPU akan meminta rekomendasi dari Bawaslu lagi jka masih ada keberatan dari para saksi," katanya. 

Sebenarnya, kata Taufik, protes para saksi terkait terjadinya penggelembungan suara disejumlah TPS di wilayah itu baru sebatas dugaan semata tanpa disertai bukti yang kuat. 

"Itu kan baru dugaan-dugaan. Kalau dilihat, tidak jelas juga dasar keberatan kawan-kawan itu. Jikalah ada kesalahan dalam penulisan pada C1 hologram, C1 salinan, rujukannya kembali lagi pada C1 plano. Demikian ketentuannya," ujar Taufik. 

Guna memastikan proses rekapitulasi suara di kecamatan itu kondusif, Polres Pasaman akan menambah jumlah personel pengamanan. Dari semula sebanyak 6 personel menjadi 12 personel bahkan lebih. (haluan)

Suara Jokowi Kalah Di Sumbar, Muncul Ajakan Boikot Nasi Padang

On Tuesday, April 23, 2019


PADANG - Aksi boikot ini muncul seusai pasangan Capres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.
Merujuk hasil real count KPU, Senin (22/4/2019), perolehan suara Jokowi - Maruf di Sumatera Barat hanya sebesar 13,37 persen.

Sementara, pasangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menang telak dengan perolehan 86,63 persen.
Sejumlah pendukung Jokowi - Maruf  kecewa terhadap perolehan suara yang begitu kecil di Sumatera Barat.

Akun Facebook bernama Satria lantas mengajak para pendukung Jokowi - Maruf untuk melakukan boikot rumah makan padang. "Jadi malas makan di Rumah Makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua Rumah Makan Padang," ujar akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2019).

Ajakan dari akun itu mendapatkan respons positif dari pengguna Facebook lainnya. Akun bernama Totok Hendriarto menegaskan, akan melakukan aksi boikot dimulai dari keluarganya sendiri sejak Minggu, 21 April 2019.

"Ide bagus nih. Gimana supaya bisa buat gerakan anti masakan Padang ya. Biar tau rasa mereka. Udah dikasih banyak sama Pakde masih juga balasannya nyakitin Pakde. Gila emang! Akan saya mulai dari keluarga saya sendiri mulai hari Minggu 21 April," ujar akun Totok Hendriarto.

Sementara itu, akun bernama Omang juga menyetujui ajakan boikot itu. "Setuju, makan nasi pecel aja. Nasi Padang saya kurang suka," ungkap Omang.
Penggalan obrolan merencanakan aksi boikot Rumah Makan Padang ini menjadi viral di media sosial.

Banyak warganet yang meragukan rencana aksi itu hingga tak sedikit pula warganet balik mencibir aksi yang dianggap cukup ekstrem. "Yang bisa boikot rumah makan padang hanya persatuan hipertensi dan kolesterol tinggi hahahaa ada-ada aja," kata @f4dl176.

"Yakin mau boikot rumah makan padang dan segala masakannya? Fix, pas lebaran gak usah makan rendang ya. Padahal rendang dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak di dunia loh," ujar @nippon_indo.

 "Gara-gara ada yang mau boikot rumah makan padang, alhasil bertebaran macam-macam masakan padang di timeline. Tolonglaaah, hamba cuma bisa nelen ludah," ungkap @mayasoffa.

Diboikot, Nasi Padang Jadi Lebih Viral

Cuitan tentang nasi padang di Twitter juga turut diramaikan oleh politikus Partai Keadilan Sejahtra asal Sumatera Barat, Tifatul Sembiring.

"Wah, ini bener nggak sih, isue isue nasi Padang mau diboikot ? Kalau bener, ini udah keterlaluan banget...!!" tulis Tifatul di akun Twitter-nya.


"Gimana nggak gemes ya. Dikasih dendeng balado, eh dia minta tunjang," lanjut mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu.

Tak lama kemudian ia mengunggah video seorang perempuan sedang menikmati nasi padang dengan lahap.(*)
sumber: suara.com

Ribuan Santri di Kabupaten Pasaman Ikuti Pawai Akbar Khatam Al Qur’an

On Tuesday, April 23, 2019


Pasaman, – Sebanyak 1.596 santri di Kabupaten Pasaman mengikuti Pawai Akbar Khatam Al Qur’an di Lubuk Sikaping, Minggu (21/4).

Santri itu berasal dari 33 MDTA  Kecamatan Lubuk Sikaping, 1 MDTA  Kecamatan Rao Selatan, 1 MDTA Kecamatan Bonjol dan 11 TPQ/TPSQ se-Kecamatan Lubuk Sikaping.

Bupati Pasaman saat melepas pawai akbar ini mengajak untuk membangun ukhuwah islamiyah dan semangat belajar mengajar Al-qur’an demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Pasaman yang Sejahtera, Agamis dan Berbudaya.

“Pawai khatam Al Qur’an salah satu kegiatan yang di dorong oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mensyiarkan keagamaan dalam upaya membumikan Al Qur’an di Pasaman,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pasaman memberikan apresiasi dan penghargaan atas terlaksanaanya acara Khatam AL Qur’an dan pawai hari ini.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Dedi Wandra dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pawai ini yang digelar oleh panitia pelaksana dibawah koordinasi Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Pasaman dapat digelar rutin setiap tah1.596 santri di Kabupaten Pasaman mengikuti Pawai Akbar Khatam Al Qur’an untuk syiarnya Agama Islam.

“Kita berharap pawai khatam Al Qur’an ini dapat dilaksanakan bukan hanya tingkat Kecamatan. Syiar yang lebih besar akan dapat kita rasakan jika digelar tingkat Kabupaten Pasaman pada tahun-tahun mendatang,” sebutnya. (Gani)

Upayakan Penanggulangan Kemiskinan Pemda Pasaman Gelar Rakor

On Monday, April 22, 2019



Pasaman - Bupati Pasaman, Yusuf Lubis resmi membuka acara Pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Pasaman dengan tema “Rembuk Stunting Sebagai Tahapan ke – III dari Rencana 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting” di gedung Syamsiar Taib Lubuk Sikaping Senin, (22/4/2019).

Bupati Pasaman didampingi Wakil Bupati Atos Pratama sebagai Ketua Tim Koordinasi  Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Pasaman, dalam arahannya mengharapkan seluruh komponen dapat memberikan kontribusi positif dalam penurunan Stunting di Pasaman,  dan betul-betul berkomitmen untuk menurunkan dan menuntaskannya.

“Melalui rakor ini kita harus punya niat dan tujuan untuk mendukung program penurunan, penuntasan dan pencegahan Stunting di Kabupaten Pasaman,” tukasnya.

Wakil Bupati Pasaman sebagai Ketua TKPK dalam arahannya mengharapkan SKPD, camat, wali nagari dan instansi-instansi yang terkait betul-betul bekerja keras untuk tingkatkan Koordinasi.

Acara rakor penanggulangan kemiskinan dalam rangka Rembuk Stunting ini digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pasaman (Bappeda), diikuti oleh Unsur Forkopimda, seluruh Kepala OPD, Camat dan Wali Nagari se-Kabupaten Pasaman.

Bappeda mendatangkan satu orang narasumber, Idesra Iskandar dari Koordinator Program untuk Sumatera, INE Kementerian dalam Negeri. (Gani)

HUKRIM

Video Moment

INSPIRASI KEHIDUPAN

CARITO LAPAU