Payakumbuh - Kembali Kota Batiah (Payakumbuh.red) dikunjungi tim verifikasi penilaian Kota Sehat Tingkat Nasional. Sebelumnya Tim Verifikasi dijamu di kediaman Rumah Dinas Walikota, Senin (11/9) malam langsung bertatap muka dengan Walikota Riza Falepi, sejumlah pimpinan OPD, Forum Kota Sehat setempat dan Plh. Sekretaris Daerah Amriul Dt. Karayiang, Asisten I dan II, Staf Ahli serta undangan lainnya.
Dan pada hari ini, Selasa (12/9) tim verifikasi sudah melakukan penilaian ke sejumlah lokus, start dari Pasar Ibuh Barat Kelurahan Ibuah dan Kelurahan Kubu Gadang Payakumbuh Utara dengan materi penilaian pasar, klinik pasar, radio land, pengomposan dan resto Batang Agam.
Kemudian dilanjutkan ke KWT Kaluek Payobasung, SMAN 3 Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, dilanjutkan menuju Karang Taruna Mangkudu Kelurahan Balai Tangah Koto menuju outlet Rendang Riri di Latina. Penilaian dilanjutkan ke Toga Padang Data, LSM Gempa Subarang Batuang, KWT Sumber Rezeki Kelurahan Koto Tangah, KWT Sarumpun Sarai Kelurahan Payolansek.
Perjalanan dilanjutkan ke Forum Kota Sehat Payakumbuh Barat menuju Terminal Koto Nan Ampek, dilanjutkan ke Ngalau Indah dalam penilaian hutan dan pariwisata. Penilaian akan berlangsung hingga sore berakhir di sekretariat tim pembina yang sebelumnya singgah di Bank Sampah Kelurahan Koto Tuo dan Industri Cokato Kelurahan Kapalo Koto.
Bagi Payakumbuh, kunjungan tim verifikasi tersebut tidak main-main karena penilaian ini merupakan penilaian Kota Sehat menuju Tingkat Wistara untuk kelima kalinya.
Walikota Riza Falepi, mengungkapkan, kita semua tentu sangat berharap penghargaan Kota Sehat menuju Wistara yang ke-5 ini dapat kita pertahankan dan raih. Untuk itu, mari seluruh elemen mewujudkan mimpi kita bersama ini dengan perilaku hidup sehat.
Dalam menunjang Kota Sehat, beberapa program inovasi dalam pemberdayaan masyarakat sudah kita lakukan diantaranya, kampung rendang, rumah singgah (lembaga swadaya masyarakat gempa), karang taruna mangkudu, pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH), kelompok wanita tani (KWT), industri rumah tangga pangan (IRTP) rendang, pengelolaan coklat dan lain sebagainya, ungkap Riza.
Selain program inovasi tersebut, sekolah di Kota Payakumbuh 85,9% mengikuti program Adiwiyata dan 95,2% mengikuti program Usaha Kesehatan Sekolah. Dimana di tahun 2015 TK IPHI juara 3 Tingkat Nasional dan tahun 2017 MTSN 1 Payakumbuh Juara 1 Tingkat Nasional. Tidak hanya itu, pengelolaan sampah rumah tangga mulai dikelola dan disosialisakan dalam masyarakat, program bank sampah pada lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolah masih terus berkesinambungan, ulas Riza.
Tim verifikasi nasional beranggotakan 2 (dua) orang tersebut diantaranya Yunihasto Ekobudi dan Ananingsih Budieko datang dengan didampingi Tim Verifikasi dari Provinsi Sumatera Barat diketuai Firdaus Arifin dari Bappeda dengan anggota dari Dinas Kesehatan dan sejumlah dinas terkait dari Provinsi Sumatera barat. (Bayu Denura)




