Notification

×

Iklan

Iklan

ABS-SBK Perlu Ditanamkan Kepada Generasi Muda Mulai Dari Sekarang

01 Juni 2018 | 21:36 WIB Last Updated 2018-11-17T05:53:02Z


Tanah Datar - Generasi Muda menjadi aset yang sangat berharga dan sangat menentukan maju mundurnya suatu daerah dan bangsa. Untuk itu sebagai pemegang tongkat estafet, generasi muda harus disiapkan baik fisik maupun mental sebaik mungkin.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma saat memimpin Tim Safari Ramadhan Khusus ke Masjid Taqwa Turawan Nagari III Koto Kecamatan Rambatan, Kamis (30/5).

Menyongsong masa depan dengan tantangan yang lebih beragam, sebut Zuldafri, menyiapkan generasi muda menjadi generasi yang tangguh dan berdaya saing harus menjadi tugas dan tanggung jawab bersama.

“Generasi Muda harapan bangsa kalau tidak kita siapkan dari sekarang, baik secara fisik apalagi mental, pada gilirannya nanti yang akan melanjutkan estafet pembangunan baik dan yang akan mengisi posisi di pemerintahan, perekonomian, sosial masyarakat dan lainnya, tidak memiliki pondasi yang kokoh sehingga dikhawatirkan kehidupan jauh dari nilai dan norma agama, adat dan budaya yang luhur,” ujar Zuldafri.

Untuk itu Wabup Zuldafri sampaikan tugas bersama seluruh komponen masyarakat, filosofi Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) harus benar-benar diaplikasikan ke tengah-tengah masyarakat dan ditanamkan kepada generasi muda.

“Pemerintah daerah tentunya punya komitmen tinggi, mewujudkan masyarakat Tanah Datar yang religius khususnya untuk kalangan generasi muda melalui program tahfiz, subuh berjamaah, magrib mengaji dan lainnya,“ tegasnya.

Generasi masa datang diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin yang terbebas dari pengaruh narkoba, minuman keras, perbuatan asusila, dan penyakit masyarakat lainnya.

Wabup juga sampaikan melalui kunjungan silaturrahmi ini dapat menjalin tali komunikasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mengajak masyarakat terus meningkatkan persatuan dan kebersamaan. “Nilai persatuan dan kebersamaan menjadi modal utama mendorong suskesnya pembangunan,” ajaknya.

Terkait pembangunan jembatan Turawan yang mengalami kerusakan akibat bencana beberapa waktu lalu, Zuldafri sampaikan proses lelang dilaksanakan setelah lebaran. “Insya Allah, pembangunan jembatan Turawan dan perbaikan lingkungan sekitar sungai dengan biaya Rp. 3,2 Milyar dimulai dengan proses tender setelah lebaran,” ucap Zuldafri.

Di kesempatan itu, Tim Safari Ramadhan menyerahkan bantuan sebesar Rp. 10 juta dan buku-buku keagamaan untuk masjid.

Acara yang didahului dengan buka bersama, Shalat Magrib, Isya dan Tarwih Berjamaah ini, dihadiri Kadis Kominfo Erizal Ramli, Sekretaris RSUD Athosra, Kabid BUD Andri, Bagian Humas dan Bagian Kesra, Camat Rambatan Abdurrahman Hadi, Forkompinca dan Walinagari III Koto Muhammad Hatta. (Hp/put)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update