Tim Erman Safar Tetap Solid, Meskipun Ada Upaya Memecah Konsentrasi -->

Iklan Semua Halaman


Tim Erman Safar Tetap Solid, Meskipun Ada Upaya Memecah Konsentrasi

11 February 2020


Bukittinggi - Dinamika politik menjelang pemilihan Kepala Daerah Kota Bukittinggi yang terjadi beberapa hari terakhir dipandang masih kondusif. Meskipun perkembangan suhu politik sudah terasa sedikit 'memanas' terkait beredarnya nama-nama calon Kepala Daerah, tidak mempengaruhi kesolidan tim sukses.

Hal tersebut disampaikan oleh  Maryuli Apindo SH Juru Bicara Bakal Calon Kepala Daerah Erman Safar di Sekretariat Rumah Juang Erman Safar di Jalan Raya Bypass, Kota Bukittinggi. Selasa, (11/02).

Saat didampingi bersama Deedi Tim Sukses Erman Safar, sapaan Pindo menambahkan, "Kami melihat meskipun ada upaya, gerakan untuk memecah konsentrasi, inshaAllah tidak ada pengaruhnya. Kamipun tetap solid dan tidak terpecah konsentrasi terhadap niat dan perjuangan kami untuk membangun Kota Bukittinggi."

Lanjut Pindo, seperti kita ketahui, akhir-akhir ini sudah semakin banyak bermunculan nama-nama calon kepala daerah. Sehingga terkesan akan terjadi pemecahan suara pemilih di Pilkada esok. Semua itu tidak menjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Kalaupun nanti akan muncul 3 bahkan hingga 6 pasangan calon kepala daerahpun, kami tetap solid. Justru ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Bukittinggi dinamis dan demokratis.

"Selama dinamika politik ini berjalan sesuai di koridornya, politik yang ideal, tidak saling fitnah tanpa ada upaya black campain. Saya rasa akan terwujud nuansa politik yang sehat di Kota Bukittinggi," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai calon pasangan calon wakil walikota yang akan mendampingi Erman Safar, Pindo mengatakan bahwa telah ada 12 nama calon wakil walikota yang sudah memenuhi kriteria tim dan mengerucut menjadi 5 nama kandidat yang akan dipilih satu orang untuk jadi calon wakil walikota.

"Mohon doanya, mudah-mudahan nama pasangan calon wakil kepala daerah yang akan mendampingi Erman Safar nanti adalah nama yang sudah memenuhi kriteria kebutuhan masyarakat Kota Bukittinggi," Pindo mengakhiri. (Rizky)