Notification

×

Iklan

Iklan

Wagub Audy Luncurkan Komik Uda Audy dan Yuang Lala

25 Juni 2022 | 07.33 WIB Last Updated 2022-07-01T03:33:52Z

Padang, pasbana - Bertemakan cerita tentang pariwisata dan kebudayaan di Sumatera Barat, yang dikemas dengan gaya komedi, Wagub Sumatera Barat Audy Joinaldy meluncurkan komik strip yang berjudul Da Audy dan Yuang Lala.


"Komik ini merupakan kolaborasi karya seniman Sumatera Barat. Ada Muhammad Fadli yang akrab disapa Ajo Wayoik. Saat ini sudah terdapat 10 sketsa komik strip Da Audy dan Yuang Lala," kata Wagub, Jumat 24 Juni 2022.


Ia menyebutkan ke depan komik tersebut akan dibukukan, bila sudah mencapai 50 cerita atau lebih. Sementara untuk saat ini Da Audy dan Yuang Lala dapat dibaca secara gratis melalui media sosial dan website.


"Jadi Komik Da Audy dan Yuang Lala menceritakan hal-hal yang ada di Sumatera Barat, yang belum banyak diketahui orang-orang dari luar Sumatera Barat," jelasnya.


"Seperti, cerita tentang berburu babi dengan anjing, dan kenapa Sumbar punya bendera yang mirip bendera Jerman. karena banyak orang luar kan belum tahu," sambung Audy.


Dalam cerita komik itu, lanjut Wagub, terdapat dua tokoh utama, yaitu Da Audy, dirinya secara pribadi yang terpisah dari sosok Audy Joinaldy, Wakil Gubernur Sumatera Barat, dan Yuang Lala, representasi wisatawan dari luar Sumatera Barat yang ingin mengenal ranah Minangkabau lebih jauh.


"Saya merasa, Da Audy adalah representasi dari diri saya pribadi. Bukan sebagai Wakil Gubernur, bukan juga sebagai akademisi atau pebisnis," sebutnya.


Komikus Ajo Wayoik mengatakan Audy Joinaldy yang saat ini telah dikenal sebagai Wagub milenial menarik untuk digambarkan dalam komik.


"Lewat komik ini kita ingin melepaskan Da Audy dari kesibukan sebagai pejabat daerah lewat gambar, melalui komik Da Audy bisa ada dimana saja, kapanpun dan lebih dekat dengan rakyat," ujar Ajo.


Adanya komik ini, turut disambut dengan baik oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumatera Barat Novrial. Menurutnya saat ini tingkat literasi masyarakat Sumatera Barat masih tergolong rendah.


Bahkan pada peringkat enam di regional Sumatera. Dengan komik ini, dia berharap bisa menjadi trigger peningkatan minat baca dan budaya literasi generasi muda di Sumatera Barat.


"Saya memahami, melalui komik ini, turut memperkenalkan budaya dan pariwisata Sumatera Barat dengan cara humor, dan hal ini akan sangat mudah diterima oleh generasi muda," sebut Novrial.(rilis) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
×
Berita Terbaru Update