Tanah Datar, pasbana - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar operasi pengawasan pangan di Pasar Pabukoan Batusangkar, Selasa (24/2/2026), guna memastikan keamanan jajanan dan takjil menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar, Aries Sumantri, mengatakan langkah ini merupakan agenda rutin tahunan yang diperketat saat permintaan bahan pokok meningkat. “Lonjakan konsumsi jelang Ramadhan kerap dimanfaatkan oknum tertentu. Kami memastikan produk yang beredar bebas dari formalin, boraks, dan rhodamin B, serta memeriksa masa kedaluwarsa produk kemasan,” ujarnya.
Dalam operasi gabungan tersebut, tim mengambil 14 sampel makanan. Hasil uji cepat menunjukkan 13 sampel negatif bahan berbahaya, sementara satu sampel dicurigai mengandung boraks dan telah dikirim ke laboratorium BPOM Payakumbuh untuk pemeriksaan lanjutan.
Pengawasan tidak hanya dilakukan di pasar takjil, tetapi juga menyasar swalayan dan pedagang eceran di Pasar Serikat Batusangkar. Ke depan, pengawasan diperluas ke 14 kecamatan dengan melibatkan petugas puskesmas dan unsur pemerintah setempat.
Aries menegaskan, sinergi lintas instansi—termasuk DPMPTSP-Naker, Dinas Pangan dan Perikanan, Dinas KUKMP, Satpol PP, kepolisian, kejaksaan, serta BPOM—ditujukan untuk menekan risiko keracunan pangan dan peredaran obat ilegal.
“Keamanan pangan adalah prioritas agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan merayakan Idulfitri dalam kondisi sehat,” katanya.
Pemkab Tanah Datar mengajak pedagang mematuhi standar keamanan pangan dengan slogan: Pangan Aman, Keluarga Nyaman, Lebaran Berkesan.(*)




