Notification

×

Iklan

Iklan

HUT ke-39 PPDI: Dorong Kesetaraan dan Inklusi Penyandang Disabilitas

12 Maret 2026 | 20:52 WIB Last Updated 2026-03-12T13:52:54Z


PADANG PANJANG, pasbana— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dimaknai sebagai momentum memperkuat perjuangan menuju kesetaraan bagi penyandang disabilitas. Di Kota Padang Panjang, momen tersebut diperingati melalui kegiatan webinar bertajuk Bincang-Bincang Sore yang disiarkan secara langsung pada Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPDI Padang Panjang bekerja sama dengan Taman Baca Literasi Rumah Baca Anak Nagari. Webinar mengangkat tema Inklusi Digital: Pendidikan Literasi Digital untuk Generasi Muda”, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi digital bagi penyandang disabilitas serta masyarakat luas.

Ketua DPC PPDI Padang Panjang, Muhamad Ilham, S.Ds., M.Sn., yang menjadi narasumber utama, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi di era digital saat ini. Menurutnya, literasi digital merupakan salah satu kunci agar penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama dalam pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sosial.

“Di era teknologi seperti sekarang, kemampuan literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Penyandang disabilitas harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses informasi dan meningkatkan keterampilan,” ujar Ilham dalam pemaparannya.

PPDI sendiri merupakan organisasi nasional yang didirikan pada 11 Maret 1987, berfungsi sebagai wadah perjuangan, koordinasi, advokasi, serta sosialisasi bagi berbagai organisasi penyandang disabilitas di Indonesia. Pada usia ke-39 tahun ini, PPDI mengusung tema “Terwujudnya Kesamaan Kesempatan Bagi Penyandang Disabilitas”, yang menegaskan komitmen organisasi dalam mendorong kebijakan dan lingkungan yang lebih inklusif.




Webinar tersebut diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pengurus PPDI, penyandang disabilitas, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Diskusi menyoroti pentingnya peningkatan pengetahuan serta keterampilan digital agar generasi muda, termasuk penyandang disabilitas, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Selain kegiatan literasi digital, DPC PPDI Padang Panjang juga menggelar program sosial “Berkah Berbagi” selama bulan Ramadan. Program ini mencakup kegiatan buka puasa bersama serta penyaluran paket Lebaran bagi anggota dan masyarakat yang membutuhkan.

Menambah kabar menggembirakan, salah satu perwakilan dari Padang Panjang juga berhasil lolos ke babak final Lomba Kompetensi Hafidz Disabilitas Sumatera Barat yang akan digelar pada 4 April 2026.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, PPDI berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesetaraan dan inklusi sosial bagi penyandang disabilitas semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya Indonesia yang lebih ramah dan setara bagi semua warga negara.(ilh) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update