Padang, pasbana - Warga Kampung Guo, RT 01/RW 06, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, akhirnya dapat bernapas lega setelah Jembatan Gantung Merah Putih resmi dioperasikan pada Senin (9/3/2026). Peresmian dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring bersamaan dengan peluncuran program nasional pembangunan jembatan.
Jembatan tersebut menjadi jalur penghubung utama bagi warga yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses menuju sekolah, tempat ibadah, hingga pusat aktivitas ekonomi.
Salah seorang warga, Nirwana, mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya jembatan baru tersebut. Menurutnya, mobilitas warga kini jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya.
“Sekarang akses sudah lancar. Anak-anak bisa pergi ke sekolah lebih mudah, ke masjid dan ke kedai juga tidak sulit lagi. Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang sudah membangun jembatan ini,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayjen TNI Arief Gajah Mada turut menghadiri peresmian di lokasi. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan prasasti sebagai tanda resmi beroperasinya jembatan.
Dalam sambutannya melalui video conference, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas daerah, terutama di wilayah yang rawan bencana.
“Indonesia berada di kawasan Ring of Fire, sehingga kesiapsiagaan infrastruktur menjadi sangat penting,” kata Prabowo.
Data TNI mencatat hingga awal 2026, sebanyak 1.072 proyek jembatan telah dikerjakan di berbagai wilayah Indonesia dan 218 jembatan telah selesai dibangun. Program tersebut juga dilengkapi pembangunan fasilitas pendukung seperti 544 sumur bor dan 272 MCK darurat guna membantu masyarakat di daerah terdampak bencana.
Pemerintah menargetkan pembangunan ribuan jembatan baru untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.(*)




