Semakin Dekat Idulfitri: Ingatanku Padamu Tak Pernah Lepas
idulfitri
semakin dekat. Ingatan
pada Emak--Abi semakin kuat
rindu mengurung hati dan pikir
lewat doa sampaikan
kangen.
: aku ada karena keberadaanmu.
idulfitri
semakin dekat. Emak
Abi, aku ingat doa-doa usai sujud
tak putus untukku--nasihat
tentang hidup dan kehidupan
bersaudara harus erat
di ikat.
: eratkan ikat pinggangmu untukku.
idulfitri
semakin dekat. Emak
Abi tak pernah pergi dalam ruang
pikir dan zikir. Mengingat
cinta yang kau tanam
tumbuh dan melekat
di hati.
: kusebut engkau dalam doa
dan kenangan.
Ah!
Payakumbuh, 15 Maret 2026
SELEMBAR DAUN
selembar
daun. Basah, kering
rapuh menderu kuasa
tak berdaya diterpa
angin.
: aku tak ingin jadi pohon
besar.
selembar
daun. Basah, kering
rapuh apakah tetap hijau
di tengah kekuasaan menantang
lagit meski tak
disiram.
: aku tak ingin jadi
bunga.
selembar
daun. Basah, kering
rapuh dibelai, dipetik
jadi rumput liar tumbuh
meski diinjak
injak.
: biar jadi daun kecil
tetap berharga.
Padangpanjang, 2026
MEMBACA GERIMIS
Tuhan
dalam sunyi dan doa
aku menemukanmu di bising hari
pada hati yang lemah
helaan napas ada
di sini.
: kupikir dirimu selalu
ada disampingku.
Tuhan
dalam sunyi dan doa
aku mencarimu pada setiap
langkah dengan napas
menderu.
: aku rasa dirimu ada
di sini.
Tuhan
dalam sunyi dan doa
aku temukan hati di setiap
lekuk dan tikung membaca
gerimis bersihkan
jiwa.
: Tuhan ada di langit,
ada di setiap hati.
Payakumbuh, 14 Maret 2026
*)Biodata singkat penyair:
Sulaiman Juned, merupakan Doktor Penciptaan Seni Teater ISI Surakarta. Dilahirkan di Gampong Usi Dayah, 12 Mei 1965. Ia merupakan Sastrawan, Esais, Kolomnis dan Dramawan, Dosen Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang, Ketua Panitia Pendirian Kampus ISBI Aceh (2012/2015), Pendiri Sanggar Cempala Karya Banda Aceh (1986), Pendiri UKM Teater NOL Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh (1990), Pendiri Teater Kosong Banda Aceh (1993), Pendiri Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang (1997), Pendiri UKM Pers Pituluik (1997), Mantan Kepala Humas ISI Padangpanjang (2009-2013), mantan Ketua Jurusan Seni Teater ISI Padang Panjang (2019-2023), Ketua Umum Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Barat, Penerima Pin emas Bidang Seni Budaya dan Adat Istiadat dari Pemda Kota Padang Panjang (2020).




