Notification

×

Iklan

Iklan

Puisi-Puisi Karya Sulaiman Juned

15 Maret 2026 | 14:36 WIB Last Updated 2026-03-15T07:36:41Z


Semakin Dekat Idulfitri: Ingatanku Padamu Tak Pernah Lepas


idulfitri
semakin dekat. Ingatan
pada Emak--Abi semakin kuat
rindu mengurung hati dan pikir
lewat doa sampaikan
kangen.

: aku ada karena keberadaanmu.

idulfitri 
semakin dekat. Emak
Abi, aku ingat doa-doa usai sujud
tak putus untukku--nasihat 
tentang hidup dan kehidupan 
bersaudara harus erat
di ikat.

: eratkan ikat pinggangmu untukku.

idulfitri 
semakin dekat. Emak
Abi tak pernah pergi dalam ruang
pikir dan zikir. Mengingat
cinta yang kau tanam
tumbuh dan melekat
di hati.

: kusebut engkau dalam  doa 
  dan kenangan. 

Ah!

Payakumbuh, 15 Maret 2026



SELEMBAR DAUN


selembar
daun. Basah, kering
rapuh menderu kuasa 
tak berdaya diterpa 
angin.

: aku tak ingin jadi pohon
  besar.

selembar
daun. Basah, kering
rapuh apakah tetap hijau 
di tengah kekuasaan menantang 
lagit meski tak 
disiram.


:  aku tak ingin jadi
   bunga.

selembar
daun. Basah, kering
rapuh dibelai, dipetik 
jadi rumput liar tumbuh
meski diinjak
injak.

: biar jadi daun kecil
  tetap berharga.

Padangpanjang, 2026



MEMBACA GERIMIS


Tuhan
dalam sunyi dan doa 
aku menemukanmu di bising hari 
pada hati yang lemah
helaan napas ada
di sini.

: kupikir dirimu selalu
  ada disampingku. 

Tuhan
dalam sunyi dan doa
aku mencarimu pada setiap 
langkah dengan napas 
menderu.

: aku rasa dirimu ada 
  di sini.

Tuhan 
dalam sunyi dan doa
aku temukan hati di setiap 
lekuk dan tikung membaca 
gerimis bersihkan 
jiwa.

: Tuhan ada di langit,
  ada di setiap hati.
   

Payakumbuh, 14 Maret 2026



*)Biodata singkat penyair:

Sulaiman Juned, merupakan Doktor Penciptaan Seni Teater ISI Surakarta. Dilahirkan di Gampong Usi Dayah, 12 Mei 1965. Ia merupakan Sastrawan, Esais, Kolomnis dan Dramawan, Dosen Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang, Ketua Panitia Pendirian Kampus ISBI Aceh (2012/2015), Pendiri Sanggar Cempala Karya Banda Aceh (1986), Pendiri UKM Teater NOL Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh (1990), Pendiri Teater Kosong Banda Aceh (1993), Pendiri Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang (1997), Pendiri UKM Pers Pituluik (1997), Mantan Kepala Humas ISI Padangpanjang (2009-2013), mantan Ketua Jurusan Seni Teater ISI Padang Panjang (2019-2023), Ketua Umum Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Barat, Penerima Pin emas Bidang Seni Budaya dan Adat Istiadat dari Pemda Kota Padang Panjang (2020).

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update