PADANG, pasbana– Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Nagari digelar di Hotel Mercure Padang, Rabu (11/3/2026), dengan agenda utama mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus menetapkan arah strategis bank pembangunan daerah tersebut untuk tahun mendatang.
Pertemuan ini dihadiri Gubernur Sumatera Barat, para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat sebagai pemegang saham, serta jajaran direksi dan komisaris Bank Nagari. RUPS menjadi forum penting bagi para pemilik saham untuk menilai capaian kinerja 2025 dan merumuskan kebijakan bisnis yang lebih adaptif menghadapi tantangan ekonomi.
Gubernur Sumatera Barat menegaskan, Bank Nagari memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya melalui pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Bank Nagari harus terus memperkuat fungsi intermediasi dan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, karena sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya.
Data Bank Indonesia menunjukkan UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Karena itu, penguatan pembiayaan sektor tersebut dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Wali Kota Solok menyampaikan dukungan terhadap berbagai langkah transformasi yang dilakukan Bank Nagari, termasuk peningkatan layanan digital dan perluasan akses pembiayaan produktif bagi masyarakat.
Ia berharap keputusan yang dihasilkan dalam RUPS dapat mendorong peningkatan kinerja Bank Nagari sekaligus memperbesar kontribusinya bagi pembangunan daerah.
Melalui RUPS ini, sinergi antara pemerintah daerah sebagai pemegang saham dan manajemen Bank Nagari diharapkan semakin kuat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.(*)




