Padang Aro, pasbana– Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memastikan program sekolah gratis dari tingkat TK hingga SMA/SMK mulai direalisasikan pada 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp8 miliar melalui skema cost sharing dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Solok Selatan, Marfiandhika Arief, menyebutkan pemerintah kabupaten telah mengalokasikan hibah sebesar Rp4 miliar. Jumlah yang sama juga disiapkan oleh Pemprov Sumbar untuk mendukung pembiayaan pendidikan di jenjang SMA/SMK yang berada di bawah kewenangan provinsi.
“Pemerintah kabupaten sudah menyiapkan Rp4 miliar dan pemerintah provinsi juga Rp4 miliar. Dana ini untuk memastikan tidak ada lagi pungutan kepada siswa,” ujar Marfiandhika, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, dana hibah tersebut saat ini tengah diproses secara administratif sebelum disalurkan. Anggaran itu akan digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional sekolah pada semester genap dan ganjil tahun ajaran 2026.
Program ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Solok Selatan dan Pemprov Sumbar yang ditandatangani Bupati H. Khairunas dan Gubernur Mahyeldi pada Januari 2025 dengan nomor 130/10/Pem/2025.
Langkah ini diharapkan memperluas akses pendidikan dan menekan angka putus sekolah di Solok Selatan. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan program agar manfaatnya dirasakan merata oleh seluruh pelajar.(*)




