Pariaman, pasbana - Sebanyak 12 pelajar terbaik Kota Pariaman mengikuti seleksi psikotes beasiswa penuh Universitas PASIM Bandung melalui jalur Pemberdayaan Umat Berkelanjutan (PUB), yang digelar di Laboratorium Komputer SMPN 2 Kota Pariaman, Minggu (19/4). Seleksi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pariaman memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, meninjau langsung pelaksanaan ujian sekaligus memastikan proses berjalan transparan. Ia menegaskan, seluruh tahapan seleksi sepenuhnya menjadi kewenangan tim akademik Universitas Nasional PASIM Bandung tanpa intervensi pemerintah daerah.
“Seleksi ini sangat ketat. Setelah psikotes, tim kampus akan melakukan visitasi ke rumah peserta untuk menilai motivasi belajar serta memperoleh persetujuan orang tua,” ujar Mulyadi.
Program PUB memberikan beasiswa penuh mencakup biaya pendidikan dan uang saku hingga mahasiswa lulus. Skema ini sejalan dengan program unggulan Pemko Pariaman, "Satu Keluarga Satu Sarjana Plus", yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Menurut Mulyadi, standar akademik penerima beasiswa cukup tinggi. Mahasiswa diwajibkan mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 selama masa studi. Jika tidak terpenuhi, penerima berisiko kehilangan status beasiswa.
Selain kerja sama dengan Universitas PASIM, Pemerintah Kota Pariaman telah menggandeng 18 perguruan tinggi di dalam dan luar Sumatera Barat. Pemko juga tengah menjajaki kolaborasi pendidikan internasional, termasuk peluang beasiswa ke kampus di Malaysia, guna membuka akses pendidikan global bagi putra-putri daerah.(*)




