PADANG PANJANG, pasbana — Harga sejumlah komoditas cabai di Kota Padang Panjang mengalami penurunan signifikan pada pekan kedua April 2026. Penurunan harga dipicu meningkatnya pasokan dari daerah sentra produksi serta menurunnya permintaan masyarakat pasca-Lebaran.
Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, Minggu (12/4/2026), menjelaskan cabai hijau menjadi komoditas dengan koreksi harga terbesar, turun Rp8.000 dari Rp43.333 menjadi Rp35.333 per kilogram. Cabai rawit ikut melemah Rp3.350 menjadi Rp34.500 per kilogram, sementara cabai merah turun Rp2.483 menjadi Rp33.167 per kilogram.
“Pasokan cabai ke pasar tradisional meningkat, sementara konsumsi masyarakat cenderung menurun setelah periode Lebaran,” ujarnya.
Penurunan harga juga terjadi pada beberapa komoditas pangan lain. Daging ayam broiler turun menjadi Rp33.415 per kilogram, bawang daun menjadi Rp11.300 per kilogram, serta seledri anjlok cukup dalam menjadi Rp9.300 per kilogram.
Di sisi lain, sejumlah kebutuhan pokok justru mengalami kenaikan harga. Beras premium cap Pamanukan naik menjadi Rp17.000 per kilogram, tepung terigu Lencana Rp10.400 per kilogram, dan daging sapi mencapai Rp151.667 per kilogram. Kenaikan paling mencolok terjadi pada ikan asin teri yang melonjak Rp20.000 menjadi Rp125.000 per kilogram.
Menurut Chandra, lonjakan harga ikan asin dipengaruhi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menghambat aktivitas nelayan, di tengah tingginya permintaan pasar.
Sementara itu, harga komoditas utama lainnya relatif stabil, seperti gula pasir Rp19.000 per kilogram, telur ayam ras Rp29.317 per kilogram, serta minyak goreng curah Rp21.000 per kilogram.
Pemerintah daerah terus memantau pergerakan harga guna menjaga stabilitas inflasi pangan daerah.(*)




