PADANG, pasbana — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memastikan pembangunan olahraga daerah tetap menjadi prioritas melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat menghadiri halal bihalal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar di Auditorium Gubernuran Padang, Senin (6/4/2026).
Dalam pertemuan yang dihadiri pengurus KONI, pelatih, atlet, serta pengurus cabang olahraga itu, Mahyeldi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Dengan kekompakan dan kolaborasi, arah pembangunan olahraga Sumbar akan lebih terukur dan mampu meningkatkan prestasi atlet,” ujar Mahyeldi.
Ia memastikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sumbar 2026 tetap digelar setelah sempat tertunda selama delapan tahun akibat pandemi Covid-19. Menurutnya, ajang tersebut menjadi momentum kebangkitan olahraga sekaligus sarana regenerasi atlet daerah menuju kompetisi nasional.
Selain aspek prestasi, Porprov dinilai memiliki dampak ekonomi signifikan. Event olahraga diproyeksikan mendorong pertumbuhan sektor UMKM, perdagangan, hingga jasa pariwisata di daerah tuan rumah.
“Porprov bukan sekadar kompetisi, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.
Pemprov Sumbar juga merencanakan renovasi GOR Haji Agus Salim mulai Mei 2026 guna meningkatkan kualitas sarana olahraga daerah. Pemerintah berharap dukungan seluruh insan olahraga agar proses pembangunan berjalan lancar.
Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan keberhasilan prestasi olahraga membutuhkan sistem yang solid dan kerja kolektif. Ia menilai penguatan komunikasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci menghadapi agenda olahraga ke depan.
Dengan sinergi tersebut, Pemprov Sumbar optimistis olahraga daerah mampu berkembang lebih kompetitif sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi regional.(*)




