SAWAHLUNTO, pasbana — Pemerintah Kota Sawahlunto mempercepat pembenahan Pasar Sapan sebagai upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kenyamanan perdagangan lokal.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah meninjau langsung kondisi pasar pada Senin (13/4/2026). Peninjauan dilakukan dengan mengecek sejumlah los pedagang, saluran drainase, kebersihan lingkungan, hingga kondisi bangunan yang dinilai masih memerlukan perbaikan.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan langsung pemerintah daerah setelah sebelumnya meninjau Pasar Sawahlunto pada hari yang sama. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terhadap kondisi pasar tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat.
Riyanda Putra menegaskan, pemerintah kota berkomitmen mengalokasikan anggaran pembenahan infrastruktur pasar agar fasilitas perdagangan menjadi lebih tertata, aman, dan representatif bagi pedagang maupun pengunjung.
“Pasar tradisional harus nyaman dan berfungsi optimal karena menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain pembenahan fisik, Pemko Sawahlunto juga melakukan penataan sistem operasional pasar. Mulai 16 April 2026, jadwal Pasar Sapan resmi diubah dari sebelumnya Rabu dan Sabtu menjadi Senin dan Kamis.
Penyesuaian jadwal ini bertujuan menciptakan pemerataan hari pasar antarwilayah sekaligus meningkatkan konsentrasi aktivitas perdagangan di tiap kecamatan. Pemerintah berharap kebijakan tersebut mampu meningkatkan daya beli masyarakat serta memperkuat sektor ekonomi lokal yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Langkah revitalisasi pasar tradisional ini sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat UMKM dan menjaga stabilitas ekonomi daerah berbasis perdagangan rakyat.(*)




