Notification

×

Iklan

Iklan

Camat Rozaldi Rosman Bawa Secercah Harapan untuk Madan Penjual Jamu di Kuranji

19 Mei 2026 | 16:38 WIB Last Updated 2026-05-19T14:10:53Z



​Padang, pasbana— Bagi warga yang sering melintasi jalanan di Kuranji, Padang, sosok Gusri Ramadhan adalah bagian dari ritme harian kawasan tersebut. Pria yang akrab disapa Madan ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sehari-harinya menyambung hidup dengan berjualan jamu. Namun beberapa hari terakhir, lapak kecilnya sepi. Tubuh yang biasa kokoh meracik ramuan herbal itu harus menyerah pada rasa sakit dan terbaring lemah di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang.

​Di tengah sunyinya ruang perawatan, sebuah kejutan hangat datang mengetuk pintu. Bukan sekadar kerabat dekat, melainkan Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, yang datang langsung membezuknya.

​Tidak datang sendiri, Selasa (19/5), Camat Rozaldi didampingi oleh Koordinator Lapangan Tim Trantibum Kecamatan Kuranji, Sandiko Buana, S.STP. Kehadiran kedua pejabat kecamatan ini seketika mengubah suasana ruang rawat menjadi penuh haru dan takjub. Tanpa sekat birokrasi, mereka datang membawa senyum, doa, dan dukungan moril yang sangat dibutuhkan oleh Madan.

​Aksi spontan ini menjadi bukti nyata dari tingginya jiwa sosial dan empati seorang pemimpin terhadap warganya. Bagi Rozaldi Rosman, keluhan warga, sekecil apa pun itu adalah panggilan nurani yang tidak bisa ditunda.

​Saat duduk di samping tempat tidur Madan, Camat Rozaldi bersama Sandiko Buana tampak berbincang hangat. Mereka menanyakan perkembangan kondisi kesehatan Madan, sekaligus memastikan bahwa warga Kelurahan Kuranji ini mendapatkan pelayanan medis yang layak selama di rumah sakit.

"​Melihat warga kita yang biasanya produktif kini harus terbaring sakit, tentu menjadi perhatian kita bersama. Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan moral. Kita ingin memastikan Pak Madan tidak merasa sendirian menghadapi ujian ini," ujar Rozaldi Rosman di sela-sela kunjungannya.

​Langkah nyata yang dilakukan oleh Camat Kuranji bersama Tim Trantibum ini memicu rasa simpati mendalam dari masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa rasa kepedulian sosial di Kecamatan Kuranji bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen yang dihidupkan dalam keseharian. Kehadiran Sandiko Buana dari unsur Trantibum juga memperlihatkan bahwa aparat kecamatan hadir tidak hanya untuk penegakan aturan, tetapi juga dengan pendekatan humanis yang menyentuh hati warga.

​Madan, yang masih tampak lemas, tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Senyum kecil mengembang di wajahnya yang pucat. Baginya dan keluarga, dikunjungi langsung oleh Camat Rozaldi Rosman dan tim adalah sebuah kehormatan besar yang menyuntikkan semangat baru untuk segera sembuh. (Bayu)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update