Notification

×

Iklan

Iklan

Dharmasraya Dorong PSN dan Tol Penghubung ke Trans Sumatera

21 Mei 2026 | 00:53 WIB Last Updated 2026-05-21T03:10:56Z


Jakarta, pasbana - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mengusulkan kawasan industri hilirisasi sawit dan pembangunan feeder toll sepanjang 139 kilometer agar masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

Usulan tersebut disampaikan Bupati Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy saat audiensi dengan Kementerian PPN/Bappenas yang dipimpin Menteri Rachmat Pambudy, Selasa (19/5/2026).

Dalam pemaparannya, Annisa mengajukan pembangunan Kawasan Industri Terintegrasi Sawit dan Agro Dharmasraya seluas 500 hektare di Nagari Sungai Duo. Kawasan itu dirancang menjadi pusat hilirisasi crude palm oil (CPO), industri oleokimia, hingga pakan ternak.

Proyek tersebut diproyeksikan menarik investasi sekitar Rp3,2 triliun dan membuka hingga 2.500 lapangan kerja baru di wilayah timur Sumatera Barat.

Selain kawasan industri, Pemkab Dharmasraya juga mengusulkan pembangunan jalan feeder toll yang menghubungkan Koto Baru menuju akses Tol Rengat–Pekanbaru di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Menurut Annisa, posisi Dharmasraya sangat strategis karena menjadi jalur distribusi utama Sumbar bagian timur menuju Riau dan Jambi. Saat ini, sekitar 70 persen distribusi CPO dan tandan buah segar (TBS) dari kawasan tersebut masih bergantung pada jalur darat eksisting yang kapasitasnya semakin terbatas.

Pemkab menilai pembangunan feeder toll mampu memangkas biaya logistik hingga 30 persen sekaligus mempercepat distribusi barang menuju Pekanbaru, Jambi, dan Palembang.

Pemprov Sumbar menyatakan dukungan penuh terhadap usulan tersebut karena dinilai dapat memperkuat Dharmasraya sebagai hub logistik dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Sumatera Barat. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update