Notification

×

Iklan

Iklan

KUFLET Rayakan Milad ke-29, Perkuat Kebersamaan dan Kiprah Seni di Masyarakat

04 Mei 2026 | 00:03 WIB Last Updated 2026-05-04T00:40:23Z


Padang Panjang, pasbana— Komunitas Seni KUFLET tengah mematangkan persiapan perayaan milad ke-29 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, di Sekretariat KUFLET, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.

Mengusung tema “29 Tahun KUFLET: Merajut Kebersamaan”, momentum tahunan ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguat solidaritas antaranggota, alumni, dan para pecinta seni yang selama ini ikut membersamai perjalanan komunitas tersebut.

Ketua Harian KUFLET, Nofal, mengatakan peringatan usia ke-29 tahun bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi refleksi atas perjalanan panjang komunitas seni yang telah berkiprah hampir tiga dekade di Padang Panjang.



“Milad tahun ini diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota, alumni, serta masyarakat pecinta seni yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan KUFLET,” ujar Nofal.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Fajri Rahmat menjelaskan, rapat persiapan yang digelar pada 3 Mei 2026 di markas KUFLET difokuskan pada pematangan konsep kegiatan dan pembagian tugas panitia.

Menurutnya, saat ini seluruh tim tengah bekerja intensif guna memastikan rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan meriah.

“Seluruh panitia sedang menyiapkan berbagai kebutuhan teknis agar perayaan milad ke-29 ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Fajri.

Acara nantinya akan berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB dengan sejumlah agenda seni dan literasi yang melibatkan tokoh-tokoh budaya serta para alumni komunitas.




Salah satu agenda utama dalam perayaan tersebut adalah bedah buku terbaru sastrawan Sulaiman Juned berjudul Padangpanjang 999. Panitia menghadirkan tiga narasumber yang dikenal aktif di bidang seni dan akademik, yakni:
Prof. Dr. Asril, S.SKar., M.Hum.
Adri Sandra, Muhammad Subhan. 

Diskusi buku ini diharapkan menjadi ruang apresiasi terhadap karya sastra lokal sekaligus memperkuat tradisi intelektual di kalangan generasi muda Padang Panjang.

Selain itu, acara juga akan diisi dengan pembacaan puisi, yang menjadi simbol ekspresi kreatif sekaligus refleksi perjalanan panjang KUFLET dalam dunia seni.

Fajri menambahkan, milad kali ini tidak hanya dimaknai sebagai perayaan usia organisasi, tetapi juga bentuk komitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sastra, teater, dan seni rupa di Kota Padang Panjang.




“Melalui milad ke-29 ini, KUFLET ingin terus memperkuat solidaritas internal serta berkontribusi bagi kemajuan seni dan budaya daerah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Pembina Komunitas Seni KUFLET, Muhammad Subhan, mengungkapkan bahwa rangkaian peringatan milad sebenarnya telah dimulai sejak 12 April 2026 melalui kegiatan Tur Literasi KUFLET ke lima kota/kabupaten di Provinsi Jambi.

“Alhamdulillah, tur literasi tersebut berjalan lancar dan sukses. KUFLET terus mengabdi lewat seni bagi negeri,” kata Subhan.

Sebagai informasi, Padang Panjang dikenal sebagai salah satu kota pendidikan dan budaya di Sumatera Barat. Kehadiran komunitas seni seperti KUFLET dinilai penting dalam menjaga ekosistem kreatif, terutama di tengah tantangan era digital yang menuntut inovasi dalam berkesenian.

Dengan usia yang memasuki hampir tiga dekade, KUFLET menunjukkan bahwa komunitas berbasis seni tetap mampu bertahan, berkembang, dan memberi ruang tumbuh bagi generasi baru seniman daerah. (*) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update