Payakumbuh, pasbana - Pemerintah Kota Payakumbuh membuka ruang dialog bersama kalangan mahasiswa guna memastikan arah pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Zulmaeta menegaskan pemerintah dan mahasiswa memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan warga. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Payakumbuh dan Limapuluh Kota (BEM Paliko) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin (25/5/2026) malam.
Wali Kota Zulmaeta menegaskan pemerintah dan mahasiswa memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan warga. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Payakumbuh dan Limapuluh Kota (BEM Paliko) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin (25/5/2026) malam.
Menurut Zulmaeta, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus yang nantinya melanjutkan estafet pembangunan di Payakumbuh. Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang kritik dan masukan dari kalangan akademisi agar program pembangunan berjalan tepat sasaran.
Dalam pertemuan tersebut, Pemko Payakumbuh juga memaparkan sejumlah progres pembangunan, mulai dari revitalisasi Pasar Payakumbuh, penataan Pasar Tradisional Ibuh, peningkatan layanan rumah sakit, pembenahan transportasi, penguatan layanan PDAM, hingga peningkatan disiplin aparatur sipil negara.
Zulmaeta menilai pembangunan tidak dapat berjalan hanya oleh pemerintah semata. Partisipasi masyarakat dan pengawasan publik, termasuk dari mahasiswa, dinilai penting agar setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi warga.
Sementara itu, Koordinator Pusat Aliansi BEM Paliko Muhammad Fadli mengapresiasi langkah Pemko Payakumbuh yang membuka ruang diskusi bersama mahasiswa.
Ia menegaskan kritik yang disampaikan mahasiswa merupakan bentuk kontrol sosial sekaligus bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi demi memastikan pembangunan tetap berpihak kepada masyarakat. (*)




