Padang, pasbana- Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali menggelora di Kecamatan Kuranji. Forum RT/RW Kelurahan Gunung Sarik menggelar aksi gotong royong massal yang dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, beserta jajaran pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran orang nomor dua di Kota Padang ini memberikan motivasi berlipat bagi warga yang sejak pagi hari telah berkumpul dengan membawa peralatan kebersihan, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah kota, kecamatan, hingga perangkat RT/RW di tingkat kelurahan. Selain Wakil Wali Kota, tampak hadir Camat Kuranji, Rozaldi Rosman yang ikut membaur dan mengoordinasikan jalannya aksi bersih-bersih ini. Ketua Forum RT/RW Kelurahan Gunung Sarik, Anwar, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kehadiran para pimpinan daerah tersebut karena menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi warga.
Anwar menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antarwarga. Pihaknya merasa sangat bangga dan berterima kasih karena Wakil Wali Kota dan Camat mau turun langsung ke lapangan bersama masyarakat.
Gotong royong kali ini difokuskan pada pembersihan saluran irigasi, pemangkasan pohon yang rimbun, serta pembersihan sampah di area fasilitas umum. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif menjaga kesehatan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi genangan air atau banjir.
Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, menambahkan bahwa kegiatan berbasis swadaya masyarakat seperti ini harus terus dilestarikan. Beliau menegaskan Forum RT/RW adalah ujung tombak pelayanan, sehingga apa yang dilakukan Kelurahan Gunung Sarik patut dicontoh oleh kelurahan lain karena kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
Di akhir kegiatan, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menyempatkan diri berdialog santai dengan warga dan menampung aspirasi terkait pembangunan infrastruktur di Kelurahan Gunung Sarik. Kegiatan ini ditutup dengan makan siang bersama sebagai simbol kebersamaan yang erat antara pemimpin dan masyarakatnya. (Bayu)




