Notification

×

Iklan

Iklan

339 Huntap Dikebut, Warga Terdampak Bencana di Padang Ditargetkan Tempati Rumah Awal 2027

20 Juli 2026 | 20:02 WIB Last Updated 2026-07-20T13:02:38Z
 


Padang, pasbana - Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana. Program relokasi ini menyasar 523 kepala keluarga yang hingga kini masih tinggal di hunian sementara (huntara).

Sebanyak 340 unit Huntap sedang dibangun di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka, Balai Gadang, sementara sisa kebutuhan hunian akan dipenuhi melalui pembangunan di kawasan Sungkai. Tahap pertama yang mencakup 39 unit ditargetkan rampung pada akhir Juli sebelum pembangunan berlanjut secara bertahap.

Percepatan proyek ini diharapkan membuat warga mulai menempati rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak pada awal tahun depan, seiring penyelesaian pembangunan secara bertahap hingga tuntas pada akhir 2026.

Di tengah proses tersebut, Kota Padang juga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Berdasarkan hasil monitoring Tim Satuan Tugas Penggunaan TKD Tambahan dan pembangunan Huntap, Padang dinilai berhasil menunjukkan progres pemulihan pascabencana yang terstruktur.

Penilaian itu mencakup percepatan pembangunan Huntap, penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak, hingga rehabilitasi infrastruktur yang berjalan beriringan. Dengan target pembangunan lebih dari 500 unit Huntap, Kota Padang menjadi daerah dengan program relokasi terbesar di Sumatera Barat.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemko Padang, serta berbagai pihak dinilai menjadi faktor utama yang mempercepat penyediaan hunian permanen bagi masyarakat terdampak. Pemerintah berharap seluruh proses pembangunan berjalan sesuai target sehingga seluruh keluarga penerima manfaat dapat segera meninggalkan huntara dan memulai kehidupan baru di hunian yang lebih layak.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update