Pasbana - Pergantian Menteri Keuangan membawa babak baru bagi pasar modal Indonesia. Setelah Suahasil Nazara resmi dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, pelaku pasar kini mencermati sejauh mana perubahan di Kementerian Keuangan akan memengaruhi kepercayaan investor dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Dalam jangka pendek, ruang gerak IHSG diperkirakan masih terbatas. Proyeksi yang dikutip IDX Channel menempatkan indeks di kisaran 6.290–6.370. Investor dinilai masih menunggu sinyal lebih jelas mengenai arah kebijakan fiskal dan kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.
Kredibilitas Fiskal Jadi Perhatian
Salah satu pekerjaan utama yang menjadi perhatian adalah mengembalikan kredibilitas dan prediktabilitas kebijakan fiskal. Bagi investor saham, kepastian arah APBN bukan sekadar persoalan pemerintah, tetapi juga berkaitan dengan prospek pertumbuhan ekonomi, konsumsi, investasi, hingga kinerja emiten.
Pasar biasanya merespons positif ketika pergantian pejabat tidak diikuti perubahan kebijakan yang terlalu drastis. Sebaliknya, ketidakpastian dapat membuat investor memilih bersikap defensif dan menunggu sebelum kembali meningkatkan eksposur di pasar saham.
Pergantian Menteri Keuangan juga berlangsung ketika IHSG masih menghadapi tekanan. Pada perdagangan 15 September 2026, IHSG sempat dibuka menguat ke 6.544 sebelum berbalik melemah hingga 6.461,01 pada sesi pertama.
Karena itu, investor kini tidak hanya melihat sosok baru di kursi Menteri Keuangan, tetapi juga menunggu bukti konkret melalui kebijakan. Konsistensi pengelolaan fiskal, komunikasi pemerintah, serta kemampuan menjaga kepercayaan pasar akan menjadi faktor penting yang menentukan apakah IHSG mampu keluar dari fase tekanan atau kembali menguji level bawah.(*)




