Notification

×

Iklan

Iklan

Ballon d'Or 2024 Minta Lamine Yamal Tak Terburu-buru Kejar Rekor Piala Dunia

13 Juli 2026 | 15:39 WIB Last Updated 2026-07-13T08:39:26Z


Pasbana  – Penampilan gemilang Lamine Yamal bersama Timnas Spanyol terus memantik ekspektasi besar dari publik sepak bola dunia. Namun, di tengah sorotan tersebut, pemain muda Barcelona itu mendapat pesan penting agar tetap menikmati proses dan tidak terbebani ambisi mengejar berbagai rekor.

Nasihat itu datang dari peraih Ballon d'Or 2024, Rodri, yang mengingatkan Yamal untuk tetap tenang meski digadang-gadang menjadi salah satu bintang masa depan sepak bola dunia. Menurutnya, usia muda merupakan waktu terbaik untuk berkembang tanpa tekanan berlebihan. 

Rodri Ingatkan Yamal Menikmati Perjalanan

Rodri menilai kualitas yang dimiliki Yamal sudah terlihat sejak tampil bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol. Meski demikian, ia menegaskan bahwa perjalanan karier seorang pesepak bola masih sangat panjang sehingga tidak perlu terburu-buru mengejar pencapaian individu.

"Kalem sedikit. Dia masih sangat muda dan memiliki masa depan yang luar biasa," ujar Rodri, memberikan pesan kepada kompatriotnya tersebut. 

Ucapan itu muncul seiring meningkatnya perhatian terhadap catatan Yamal di ajang Piala Dunia. Hingga saat ini, pemain berusia belasan tahun tersebut baru mengoleksi satu gol di turnamen sepak bola paling bergengsi itu. Meski demikian, pencapaian tersebut dinilai bukan ukuran utama untuk menilai kualitas maupun prospek kariernya. 

Rodri menambahkan bahwa konsistensi performa dalam jangka panjang jauh lebih penting dibanding mengejar statistik dalam waktu singkat. Ia percaya Yamal memiliki peluang besar mencetak sejarah apabila mampu menjaga perkembangan dan terhindar dari cedera.

Di level klub maupun tim nasional, Yamal telah menunjukkan kedewasaan bermain yang melampaui usianya. Kemampuan menggiring bola, menciptakan peluang, hingga menentukan hasil pertandingan membuatnya kerap dibandingkan dengan sejumlah legenda sepak bola sejak usia dini.

Meski demikian, berbagai pihak menilai tekanan berlebihan justru bisa menjadi tantangan terbesar bagi pemain muda tersebut. Karena itu, pesan agar tetap rendah hati dan fokus berkembang diyakini menjadi bekal penting bagi Yamal untuk membangun karier panjang di level tertinggi sepak bola dunia. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update