Notification

×

Iklan

Iklan

Bukittinggi Siapkan Wajah Baru 2026, Jam Gadang hingga Pasar Bawah Direvitalisasi

14 Juli 2026 | 09:21 WIB Last Updated 2026-07-14T02:21:55Z


BUKITTINGGI, pasbana– Pemerintah Kota Bukittinggi mulai mematangkan transformasi kawasan pusat kota yang akan dikerjakan sepanjang 2026–2027. Fokus utama pembangunan diarahkan pada penataan kawasan wisata, revitalisasi Pasar Bawah, hingga menghadirkan koridor ramah pejalan kaki menuju Jam Gadang.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, bersama unsur Forkopimda di Balai Kota, Senin (13/7). 

Program ini menjadi bagian dari implementasi Integrated City Planning (ICP), setelah Bukittinggi ditetapkan sebagai satu dari 10 kota prioritas nasional dalam pengembangan perkotaan terpadu. Pemerintah pusat juga telah menyatakan dukungan agar program ICP segera direalisasikan. 

Penataan akan difokuskan di koridor Jalan Sudirman, Jalan Istana, Jalan Minangkabau, Jalan Perwira, dan Jalan Ombilin menuju Jam Gadang. Kawasan tersebut akan dilengkapi pedestrian berbahan conblock, ruang hijau, bangku taman, pohon peneduh, serta lampu jalan untuk menciptakan kawasan yang lebih nyaman bagi wisatawan dan masyarakat.

Pemko juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap di kawasan Jam Gadang dan Panorama guna mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus memperkuat konsep kota yang ramah pejalan kaki.

Di sektor perdagangan, revitalisasi Pasar Bawah menjadi prioritas. Tahap awal difokuskan pada pembenahan sistem drainase untuk mengatasi genangan, kemudian dilanjutkan perbaikan lantai dan atap tanpa menghilangkan karakter pasar tradisional.

Selain itu, pemerintah akan mempercantik Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), memasang lampu di kawasan Janjang 40 beserta gapura gerbang atas, serta menambah lampu hias di sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat ekonomi kreatif.

Program ini sejalan dengan arah pembangunan Bukittinggi sebagai kota pariwisata, perdagangan, dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Dalam dokumen perencanaan daerah, kawasan Jalan Sudirman dan Pasar Simpang Aur juga telah ditetapkan sebagai koridor strategis pengembangan kota untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update