Notification

×

Iklan

Iklan

Festival Literasi Dharmasraya 2026 Dibuka, Pemkab Perkuat Budaya Baca di Era Digital

29 Juli 2026 | 10:51 WIB Last Updated 2026-07-29T03:51:50Z


DHARMASRAYA, pasbana – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya resmi membuka Festival Literasi Kabupaten Dharmasraya 2026 di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah, Komplek Sport Center Koto Padang, Selasa (28/7). Kegiatan yang berlangsung hingga 30 Juli ini menjadi langkah pemerintah daerah memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah pesatnya transformasi digital.

Pembukaan festival dilakukan oleh Sekretaris Daerah Dharmasraya, Medison, yang mewakili Bupati Annisa Suci Ramadhani. Dalam sambutan bupati, pemerintah daerah menegaskan bahwa literasi kini tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, menganalisis, serta memanfaatkan informasi secara bijak untuk menghadapi tantangan zaman.

Menurut Medison, penguatan budaya literasi menjadi fondasi penting dalam mencetak masyarakat yang inovatif, kreatif, dan memiliki daya saing. Karena itu, keberadaan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah diharapkan berkembang menjadi pusat pembelajaran, ruang kreativitas, sekaligus sarana edukasi yang inklusif bagi seluruh masyarakat Dharmasraya.

Pemerintah juga mendorong penguatan literasi melalui keluarga, sekolah, digitalisasi layanan perpustakaan hingga tingkat nagari, serta kolaborasi bersama berbagai komunitas agar tercipta ekosistem literasi yang berkelanjutan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, Asri, mengatakan festival digelar selama tiga hari sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat baca dan mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat.

Festival menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari gelar wicara inspiratif bersama Prof. Puti Reno Raudha Thaib, penulis novel Boy Candra, hingga content creator Uda Rio. Selain itu, pengunjung dapat menikmati pameran produk literasi, hasil pemberdayaan masyarakat berbasis perpustakaan, serta pertunjukan seni, sastra, bertutur, dan pembacaan puisi yang mengangkat kekayaan budaya lokal.

Melalui Festival Literasi 2026, Pemkab Dharmasraya berharap budaya membaca semakin mengakar di masyarakat sekaligus memperkuat pelestarian nilai-nilai budaya daerah di era digital.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update