Notification

×

Iklan

Iklan

Pasar Tanah Kongsi Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Gastronomi Baru di Padang

01 Juli 2026 | 11:45 WIB Last Updated 2026-07-01T04:45:21Z
 


Padang, pasbana - Pemerintah Kota Padang mempercepat penataan Pasar Tanah Kongsi sebagai kawasan wisata gastronomi berbasis heritage. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat identitas kuliner kota sekaligus mendukung upaya Padang menuju pengakuan sebagai Kota Gastronomi Dunia oleh UNESCO.

Transformasi kawasan itu tidak hanya berfokus pada revitalisasi fisik pasar, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan pengalaman wisata yang memadukan kekayaan kuliner, sejarah, budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Konsep tersebut diharapkan mampu menjadikan Pasar Tanah Kongsi sebagai salah satu ikon baru pariwisata Kota Padang. 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan Pasar Tanah Kongsi akan dikembangkan sebagai kawasan heritage dengan mengangkat potensi kuliner khas, kopi, serta berbagai produk nonbahan pokok yang dihasilkan masyarakat setempat.

“Pasar Tanah Kongsi akan kami kembangkan sebagai kawasan heritage dengan mengangkat potensi kuliner, kopi, dan berbagai produk nonbahan pokok yang dimiliki masyarakat setempat,” ujar Fizlan.
Menurutnya, pengembangan tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha lokal agar kawasan memiliki identitas yang kuat dan mampu menarik wisatawan. 

Pengembangan Pasar Tanah Kongsi merupakan bagian dari program revitalisasi delapan pasar satelit di Kota Padang. Pemerintah tidak hanya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, tetapi juga mendorong penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) guna menciptakan pasar yang lebih bersih, nyaman, dan kompetitif.

Saat ini, Pasar Tanah Kongsi bersama Pasar Alai telah mengantongi status pasar berstandar SNI. Pemerintah juga mulai menyiapkan Pasar Ulak Karang untuk memperoleh standar serupa sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik.

Fizlan menegaskan bahwa standardisasi pasar bukan sekadar memenuhi aspek administratif, melainkan menjadi upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional sekaligus memperluas fungsinya sebagai pusat ekonomi, ruang sosial, dan destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

Ke depan, pembenahan pasar juga mencakup peningkatan fasilitas pendukung seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL), drainase, serta infrastruktur lainnya secara bertahap. 

Pemerintah Kota Padang berharap pengembangan Pasar Tanah Kongsi mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat citra Padang sebagai destinasi wisata gastronomi yang berkelas nasional hingga internasional. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update