Pasbana – Perjalanan Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari harapan. Kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar bukan hanya mengakhiri langkah Selecao das Quinas, tetapi juga menandai berakhirnya masa kepemimpinan Roberto Martinez sebagai pelatih kepala.
Di saat yang sama, Cristiano Ronaldo memastikan bahwa edisi Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya di turnamen sepak bola terbesar dunia. Momen tersebut menutup perjalanan panjang sang megabintang yang telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia selama lebih dari dua dekade.
Roberto Martinez mengonfirmasi dirinya tidak lagi menangani Portugal setelah tim gagal melangkah ke perempat final. Pelatih asal Spanyol itu menyebut berakhirnya kontrak menjadi momentum yang tepat untuk mengakhiri siklus kepemimpinannya.
"Ini adalah akhir dari sebuah siklus," ujar Martinez. Ia menambahkan bahwa target utamanya adalah membawa Portugal meraih gelar Piala Dunia dan kini saatnya federasi menentukan arah baru bagi tim nasional.
Meski tersingkir, Martinez menilai Portugal telah menunjukkan performa kompetitif sepanjang turnamen. Menurutnya, pertandingan melawan Spanyol ditentukan oleh detail kecil yang akhirnya menguntungkan lawan.
Sorotan lain tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun itu memastikan laga melawan Spanyol menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia.
"Saya pergi dengan hati nurani yang bersih," kata Ronaldo. Ia mengaku bangga atas dedikasi dan pencapaiannya bersama Portugal selama lebih dari 20 tahun membela tim nasional.
Meski mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia tanpa trofi, Ronaldo meninggalkan warisan besar. Ia tercatat sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia serta menjadi bagian penting ketika Portugal meraih gelar Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League.
Martinez pun memberikan penghormatan kepada sang kapten. Menurutnya, Ronaldo bukan sekadar pencetak gol, melainkan ikon sepak bola yang memiliki pengaruh besar di dalam maupun luar lapangan.
Kepergian Martinez dan berakhirnya perjalanan Ronaldo di Piala Dunia menjadi penanda dimulainya babak baru bagi Timnas Portugal, yang kini menghadapi tantangan membangun generasi berikutnya untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. (*)




