Notification

×

Iklan

Iklan

Sumbar Bidik PSN SSD, Membangun Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru dari Selatan

08 Juli 2026 | 08:07 WIB Last Updated 2026-07-08T01:07:52Z
 


PADANG, pasbana — Pertumbuhan ekonomi tak selalu lahir dari pusat kota. Di Sumatera Barat, harapan itu kini diarahkan ke kawasan Sawahlunto–Sijunjung–Dharmasraya (SSD) yang tengah diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN)

Jika mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat, kawasan ini berpotensi menjadi episentrum ekonomi baru yang menghubungkan investasi, industri, logistik, hingga pariwisata dalam satu ekosistem pembangunan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, dan Pemerintah Kota Sawahlunto. Seluruh kepala daerah menyatakan kesiapan untuk menyatukan langkah demi memenuhi seluruh persyaratan administratif maupun teknis agar usulan PSN dapat segera diproses pemerintah pusat.

Menurut Vasko, pendekatan pembangunan kawasan terpadu menjadi kunci agar potensi tiga daerah tidak berkembang secara parsial. Sawahlunto dengan sejarah industri dan pariwisatanya, Sijunjung yang memiliki kekuatan sektor pertanian dan budaya, serta Dharmasraya yang berkembang sebagai wilayah strategis di jalur ekonomi, dinilai saling melengkapi dalam membentuk koridor pertumbuhan baru.

"Kita ingin pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Jika disatukan dalam satu arah pembangunan, manfaat ekonominya akan jauh lebih besar bagi masyarakat," ujar Vasko.

Rancangan kawasan SSD tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur. Pemerintah juga menyiapkan penguatan industri berbasis nilai tambah, peningkatan konektivitas antarwilayah, pengembangan sistem logistik, pemanfaatan energi hijau, hingga pengembangan destinasi pariwisata. 

Strategi ini sejalan dengan prinsip pembangunan ekonomi modern, yakni menciptakan ekosistem yang mampu menarik investasi sekaligus meningkatkan produktivitas daerah.

Secara ekonomi, status PSN dapat menjadi katalis percepatan investasi karena memberikan kepastian perencanaan, mempercepat koordinasi lintas kementerian, serta membuka peluang pembiayaan proyek yang lebih besar. Dampak lanjutannya adalah munculnya aktivitas usaha baru, perluasan lapangan kerja, dan meningkatnya daya saing kawasan.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama pemerintah kabupaten dan kota terkait telah menandatangani surat komitmen bersama.

Kesepakatan tersebut mencakup penyediaan data dan kajian teknis, percepatan penyelesaian tata ruang serta perizinan, dukungan penyediaan lahan, sinkronisasi program pembangunan, hingga koordinasi dan advokasi kepada pemerintah pusat.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan daerahnya siap mendukung sesuai kewenangan dan kapasitas fiskal yang dimiliki. Ia berharap sinergi lintas daerah mampu mempercepat persetujuan usulan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

Apabila pengusulan ini disetujui, kawasan Sawahlunto–Sijunjung–Dharmasraya bukan hanya menjadi proyek pembangunan fisik, melainkan fondasi transformasi ekonomi baru yang berpotensi memperkuat daya saing Sumatera Barat, memperluas kesempatan kerja, dan mendorong pemerataan pertumbuhan di masa depan. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update