Pasbana - Swiss memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Kolombia melalui drama adu penalti pada babak 16 besar. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Granit Xhaka dan kolega menghadapi Argentina dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di delapan besar.
Laga berlangsung ketat sejak menit awal. Baik Swiss maupun Kolombia sama-sama kesulitan memanfaatkan peluang sehingga pertandingan berakhir tanpa gol hingga waktu normal maupun babak tambahan usai. Adu penalti pun menjadi penentu nasib kedua tim.
Sepanjang pertandingan, Kolombia beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Swiss melalui serangan cepat. Namun, disiplin lini belakang Swiss mampu meredam tekanan sehingga gawang mereka tetap aman.
Di sisi lain, Swiss juga memperoleh sejumlah kesempatan berbahaya, tetapi penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat skor 0-0 bertahan hingga 120 menit. Situasi tersebut memaksa kedua tim menyelesaikan pertandingan melalui babak adu penalti.
Dalam tos-tosan, para eksekutor Swiss tampil lebih tenang dan efektif. Mereka sukses mengungguli Kolombia untuk mengamankan tiket terakhir menuju babak perempat final Piala Dunia 2026.
Hasil ini sekaligus mengakhiri perjuangan wakil Amerika Selatan tersebut di turnamen.
Keberhasilan lolos membawa Swiss bertemu Argentina yang lebih dulu memastikan tempat di babak delapan besar. Duel tersebut diperkirakan berlangsung sengit mengingat Argentina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati fase gugur sebelumnya.
Keberhasilan lolos membawa Swiss bertemu Argentina yang lebih dulu memastikan tempat di babak delapan besar. Duel tersebut diperkirakan berlangsung sengit mengingat Argentina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati fase gugur sebelumnya.
Bagi Swiss, kemenangan atas Kolombia menjadi bukti kemampuan mereka menjaga konsistensi saat menghadapi tekanan. Ketangguhan organisasi permainan serta ketenangan dalam adu penalti menjadi modal penting menghadapi tantangan berikutnya.
Pertemuan melawan Argentina diprediksi menjadi ujian terbesar Swiss sejauh ini. Jika mampu mempertahankan disiplin permainan dan memaksimalkan peluang yang tercipta, wakil Eropa itu berpeluang menciptakan kejutan demi merebut satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026. (*)




