Notification

×

Iklan

Iklan

Vaksin PMK Gratis Mulai Disalurkan, Padang Kejar Perlindungan 3.000 Ternak

08 Juli 2026 | 11:39 WIB Last Updated 2026-07-08T04:39:14Z
 

PADANG, pasbana— Pemerintah Kota Padang mempercepat langkah pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan menggulirkan vaksinasi tahap kedua bagi hewan ternak. Sebanyak 700 dosis vaksin disiapkan secara gratis untuk melindungi sapi, kerbau, kambing, dan domba milik peternak di berbagai wilayah kota.

Program yang mulai dijalankan melalui Dinas Pertanian Kota Padang ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan ternak sekaligus mengurangi risiko kerugian ekonomi akibat penyebaran PMK. Pemerintah juga mengimbau peternak segera memanfaatkan layanan tersebut karena jumlah vaksin yang tersedia masih terbatas. 

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, mengatakan daerahnya memperoleh alokasi sebanyak 3.000 dosis vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sepanjang 2026. Hingga awal Juli, sebanyak 1.300 dosis telah diberikan kepada ternak di 10 kecamatan, kecuali Kecamatan Padang Barat yang tidak memiliki populasi sapi.

"Dari target 3.000 dosis pada tahun ini, hingga saat ini sudah terealisasi sebanyak 1.300 dosis vaksin PMK. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan oleh dokter hewan dari Bidang Kesehatan Hewan dan tim Puskeswan yang sebelumnya telah melakukan survei lokasi kandang di seluruh wilayah Kota Padang," ujar Yoice. 

Menurutnya, vaksinasi diprioritaskan untuk sapi betina karena memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan populasi ternak. Meski demikian, sapi jantan juga tetap dapat menerima vaksin, kecuali yang sudah mendekati masa pemotongan.

Yoice menargetkan seluruh alokasi vaksin dari pemerintah provinsi dapat tersalurkan paling lambat pada September 2026.

Selain meningkatkan kekebalan tubuh ternak, vaksin PMK dinilai mampu mempercepat proses pemulihan apabila hewan terpapar virus. Karena itu, pemerintah meminta peternak tidak ragu mengikuti program vaksinasi.

"Kami mengimbau para peternak agar tidak takut memvaksin ternaknya. Vaksin ini akan meningkatkan imunitas sehingga ternak lebih tahan terhadap serangan PMK. Jika ada ternak yang terpapar, biasanya proses pemulihannya juga lebih cepat apabila daya tahan tubuhnya baik," kata Yoice.

Layanan vaksinasi hanya diberikan kepada ternak yang dalam kondisi sehat. Peternak juga diminta membawa identitas diri saat mengikuti program tersebut. Pemerintah berharap percepatan vaksinasi mampu menjaga produktivitas sektor peternakan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui populasi ternak yang lebih sehat. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update