Notification

×

Iklan

Iklan

Pertamax Turun Jadi Rp15.950 per Liter, Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

| 17:01 WIB Last Updated 2026-08-02T10:01:14Z


Pasbana - PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian ini membuat harga Pertamax (RON 92) turun Rp300 per liter menjadi Rp15.950 dari sebelumnya Rp16.250 per liter. Kebijakan tersebut menjadi kabar positif bagi masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi, terutama di tengah dinamika harga energi global. 

Tak hanya Pertamax, penurunan harga juga berlaku untuk Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95. Sementara itu, harga Dexlite dan Pertamina Dex diputuskan tetap bertahan. Penyesuaian dilakukan mengikuti mekanisme harga berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta kebijakan pemerintah. 

Harga BBM Non-Subsidi Disesuaikan
Dalam daftar harga terbaru untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta, Pertamax Turbo kini dibanderol Rp18.300 per liter dari sebelumnya Rp19.300. Sementara Pertamax Green 95 turun menjadi Rp16.600 per liter dari Rp17.000.

Di sisi lain, Pertamina Dex tetap dijual Rp21.150 per liter dan Dexlite bertahan di level Rp19.700 per liter. Adapun harga BBM bersubsidi maupun BBM penugasan tidak mengalami perubahan. 

Pertimbangkan Harga Minyak dan Daya Beli
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi.

"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat," ujar Kitty. 

Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga ketersediaan energi berkualitas sekaligus memastikan pasokan BBM tetap andal di seluruh Indonesia.

Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM non-subsidi terbaru melalui situs resmi Pertamina Patra Niaga maupun aplikasi MyPertamina. Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi konsumen sekaligus menjaga keseimbangan antara kondisi pasar energi global dan kebutuhan dalam negeri. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update