Notification

×

Iklan

Iklan

Bioflok Didorong Naik Kelas, Pesisir Selatan Bidik Budidaya Ikan Berkelanjutan

Selasa, 01 September 2026 | 11:35 WIB
 


Pesisir Selatan, pasbana - Bantuan teknologi tak selalu berujung pada peningkatan ekonomi. Tanpa pengelolaan dan pendampingan, fasilitas yang diberikan pemerintah berisiko berhenti sebagai aset yang hanya tersimpan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memilih memastikan teknologi bioflok benar-benar bekerja di tingkat pembudidaya ikan.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan, Andi Syafinal, S.Pi., M.Si., turun langsung meninjau sekaligus membina kelompok pembudidaya ikan penerima bantuan teknologi Bioflok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI 2026, Senin (31/8).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan bantuan tidak berhenti pada seremoni penyerahan, tetapi mampu meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan masyarakat.

Andi melihat langsung kondisi sarana dan prasarana bioflok serta aktivitas budidaya yang dijalankan kelompok penerima. Ia juga memberikan arahan mengenai pengelolaan kolam dan usaha budidaya dengan sistem bioflok.

Menurutnya, dukungan KKP merupakan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha perikanan secara lebih produktif.

“Bantuan ini harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. Kita berharap kelompok penerima dapat meningkatkan produksi ikan sekaligus menjadikan kegiatan budidaya ini sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan,” ujar Andi.

Ia menegaskan Dinas Perikanan dan Pangan Pesisir Selatan akan melanjutkan pendampingan dan pembinaan. Langkah ini penting agar persoalan teknis maupun kendala usaha yang muncul di lapangan dapat segera dicarikan solusi.

Andi juga meminta kelompok penerima menjaga fasilitas bioflok dan terus meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha. Sebab, keberhasilan program bukan semata diukur dari berapa banyak bantuan tersalurkan, melainkan seberapa besar nilai ekonomi yang tercipta setelahnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini tidak hanya selesai pada tahap penyerahan, tetapi benar-benar berkembang dan memberikan manfaat bagi anggota kelompok,” katanya.

Dengan pendampingan berkelanjutan, teknologi bioflok diharapkan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya tahan usaha pembudidaya ikan. Pada akhirnya, penguatan budidaya skala kecil dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Pesisir Selatan.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update