Solok , pasbana— Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam sekitar pukul 19.45 WIB. Material pasir, batu, lumpur, dan air dari kawasan hulu Sungai Batang Laso menerjang kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok hingga permukiman warga.
Bencana terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur Kabupaten Solok sejak sore. Longsoran dari kawasan perbukitan di sekitar aliran sungai membawa material hingga meluap ke badan Jalan Raya Solok–Padang. Akses jalan tersebut sempat tidak dapat dilalui dan pengendara diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang.
BPBD Kabupaten Solok mencatat empat warga mengalami luka-luka. Tiga korban menjalani perawatan di RSUD Arosuka, sedangkan satu korban, Muhammad Nur Zen (56), dirujuk ke Semen Padang Hospital di Padang.
Material galodo juga menimbun sejumlah kantor pemerintahan. Dalam laporan awal, Kantor Dinas PUPR dan DPMN termasuk yang tertimbun material, sementara kantor DPRD, Bapenda, Bapelitbang, Inspektorat Daerah, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan BKPSDM turut terdampak.
Selain perkantoran, sekitar 100 rumah diperkirakan terdampak, satu jembatan penghubung jalan utama Arosuka tertimbun material, dan Masjid Kayu Aro turut terdampak longsor. Data kerusakan masih dalam pendataan BPBD.
Penanganan dilakukan tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan unsur terkait dengan dukungan tiga alat berat untuk membersihkan material dan membuka akses terdampak.(*)




