DHARMASRAYA, pasbana — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, berhasil dikendalikan setelah petugas gabungan berjibaku memadamkan api hingga Minggu (6/9/2026) sore.
Kebakaran yang terdeteksi sekitar pukul 13.15 WIB itu terjadi di lahan perkebunan sawit warga di Jalan Poros Utama Timpeh-Pulau Punjung via Bukit Lantak. Lokasi kebakaran berada sekitar 500 meter dari Situs Cagar Budaya Candi Pulau Sawah.
Sebanyak 10 personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Dharmasraya dengan dua unit mobil pemadam diterjunkan dari Pos Pulau Punjung dan Pos Timpeh. Penanganan turut melibatkan TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Wali Nagari Siguntur Hamdan memperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar tiga hektare. Api sempat menjalar ke area kebun karet di sekitar lokasi, namun berhasil dikendalikan sebelum meluas.
Medan berbukit dan angin kencang menjadi tantangan bagi petugas karena membuat api lebih cepat merambat. Setelah penanganan selama beberapa jam, api dinyatakan terkendali sekitar pukul 18.10 WIB dan kondisi lokasi ditetapkan berstatus hijau.
Hamdan menduga kebakaran dipicu puntung rokok yang dibuang pengguna jalan ke lahan perkebunan sawit yang sedang dalam kondisi kering.
Meski berada di dekat jalan poros utama, kebakaran tidak menimbulkan gangguan lalu lintas berarti. Candi Pulau Sawah juga dipastikan tidak terdampak karena titik api berada relatif jauh dan terpisah jalan utama.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh petugas dan masyarakat yang terlibat dilaporkan dalam kondisi baik.(*)




